<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementerian Komunikasi dan Informatika Arsip - Fakta Delik</title>
	<atom:link href="https://www.faktadelik.com/tag/kementerian-komunikasi-dan-informatika/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktadelik.com/tag/kementerian-komunikasi-dan-informatika/</link>
	<description>Mengungkap Fakta Dibalik Pena</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Sep 2024 14:42:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.faktadelik.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-Logo-Fakta-Delik-1-32x32.png</url>
	<title>Kementerian Komunikasi dan Informatika Arsip - Fakta Delik</title>
	<link>https://www.faktadelik.com/tag/kementerian-komunikasi-dan-informatika/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terkait Azan Magrib pada 5 September 2024, Ini Penjelasan Kemenag</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/terkait-azan-magrib-pada-5-september-2024-ini-penjelasan-kemenag/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/terkait-azan-magrib-pada-5-september-2024-ini-penjelasan-kemenag/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hardiwan FD]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 14:42:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Kerukunan Umat Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=62902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Jakarta &#8211; Kementerian Agama telah bersurat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait penyiaran Azan...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/terkait-azan-magrib-pada-5-september-2024-ini-penjelasan-kemenag/">Terkait Azan Magrib pada 5 September 2024, Ini Penjelasan Kemenag</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: inherit">Faktadelik.com, Jakarta &#8211;</strong><span style="font-size: inherit"> Kementerian Agama telah bersurat kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait penyiaran Azan Magrib dan Misa Akbar bersama Paus Fransiskus. Surat yang ditandatangani oleh Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dan Dirjen Bimas Katolik Suparman ini merupakan respons atas surat yang disampaikan oleh Panitia Kedatangan Paus Fransiskus.</span></p>
<p>Surat Kemenag ke Kominfo bersifat permohonan dan memuat dua substansi. Pertama, saran agar Misa bersama Paus Fransiskus pada 5 September 2024 disiarkan secara langsung pada pukul 17.00 WIB – 19.00 WIB di seluruh televisi nasional. Kedua, agar penanda waktu magrib ditunjukkan dalam bentuk running text sehingga misa bisa diikuti secara utuh oleh umat Katolik di Indonesia.</p>
<p>“Jadi substansinya, pemberitahuan waktu Magrib di TV disampaikan dengan running text. Sementara, panggilan azan di masjid dan musalla tetap dipersilakan,” jelas Juru Bicara Kementerian Agama, Sunanto, di Jakarta, Rabu (4/9/20240).</p>
<p>Sunanto menegaskan bahwa surat itu hanya berkenaan dengan siaran azan Magrib di televisi yang biasanya mengacu hanya pada waktu magrib di Jakarta (WIB). “Azan Mabrib di wilayah Indonesia Timur, tetap bisa disiarkan karena sudah masuk waktu sebelum pelaksanaan Misa,” sebutnya.</p>
<p>Sunanto yakin secara umum warga Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang religius dan menjunjung toleransi sehingga dapat memahami upaya yang dilakukan Kementerian Agama ini. Ini jalan tengah sebagai wujud hidup dalam kemajemukan.</p>
<p>“Semua bisa menjalankan ibadahnya. Misa berjalan. Pemberitahuan masuk waktu Magrib disampaikan lewat running text dan tetap Azan berkumandang di masjid dan musalla. Umat Katolik beribadah dalam Misa, umat Islam tetap melaksanakan ibadah Salat Magrib. Ini potret toleransi dan kerukunan umat di Indonesia yang banyak dikagumi dunia,” tegasnya. Sekaligus “Ini juga kontribusi besar umat Islam untuk toleransi di Indonesia dan dunia,” lanjutnya.</p>
<p>Sunanto menambahkan, hakikatnya azan Magrib disiarkan melalui televisi untuk mengingatkan umat Islam yang sedang menonton televisi agar menunaikan Sholat. “Saya tidak tahu apakah pada saat Misa bersama Paus Fransiskus ada umat Islam yang ikut menonton melalui siaran televisi? Jika pun ada, kita sudah mengingatkan waktu Magrib masuk melalui running text tersebut,” tandasnya.</p>
<p>Sumber : (Kemenag)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/terkait-azan-magrib-pada-5-september-2024-ini-penjelasan-kemenag/">Terkait Azan Magrib pada 5 September 2024, Ini Penjelasan Kemenag</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/terkait-azan-magrib-pada-5-september-2024-ini-penjelasan-kemenag/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pegawai Kominfo Kembali Bekerja Penuh Usai Libur Idulfitri 1445 H</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/pegawai-kominfo-kembali-bekerja-penuh-usai-libur-idulfitri-1445-h/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/pegawai-kominfo-kembali-bekerja-penuh-usai-libur-idulfitri-1445-h/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Apr 2024 05:30:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=48224</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Jakarta – Seluruh jajaran pegawai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dipastikan sudah kembali bekerja...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/pegawai-kominfo-kembali-bekerja-penuh-usai-libur-idulfitri-1445-h/">Pegawai Kominfo Kembali Bekerja Penuh Usai Libur Idulfitri 1445 H</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com, Jakarta – </strong>Seluruh jajaran pegawai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dipastikan sudah kembali bekerja penuh pada Selasa, 16 April 2024 yang ditandai dengan kehadiran mereka dalam acara apel pagi sekaligus halalbilahal yang digelar di Lapangan Anantakupa Kantor Kominfo.</p>
<p>“Halalbihalal menunjukkan kesiapan Kementerian Kominfo untuk kembali sepenuhnya produktif bekerja setelah masa liburan selesai,” ujar Menteri Kominfo (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, dalam acara Apel pagi dan Halalbihalal Idulfitri 1445 Hijriah (H) di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, pada Selasa (16/4/2024).</p>
<p>Budi Arie mengatakan, sedianya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah memberikan kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) selama dua hari setelah masa libur lebaran berakhir.</p>
<p>Hal itu  merupakan langkah pemerintah untuk menguragi kepadatan arus balik lebaran yang diprediksi mencapai puncaknya pada 14 – 15 April 2024 lalu.</p>
<p>“Kita semua mengetahui bahwa MenPANRB mengeluarkan surat edaran yang memberi kesempatan untuk bekerja dari rumah atau WFH untuk pegawai denan kriteria tertentu,” ungkapnya.</p>
<p>Oleh karena itu, Menteri Budi Arie mengapresiasi seluruh jajaran pejabat dan staf Kominfo yang telah hadir dalam apel pagi yang diteruskan dengan Halalbihalal bersama di lokasi upacara.</p>
<p>Kehadiran seluruh pegawai Kementerian Kominfo dalam apel ini dinilai menjadi perwujudan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas-tugasnya</p>
<p>“Saya tentu mengaprasiasi dan berterima kasih atas kesigapan itu sebagai bentuk dedikasi ibu bapak dan rekan-rekan sekalian,” tandas Menkominfo.</p>
<p>Turut hadir dalam acara itu, Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria, para pejabat eselon satu dan dua, hingga staf pegawai Kominfo. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/pegawai-kominfo-kembali-bekerja-penuh-usai-libur-idulfitri-1445-h/">Pegawai Kominfo Kembali Bekerja Penuh Usai Libur Idulfitri 1445 H</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/pegawai-kominfo-kembali-bekerja-penuh-usai-libur-idulfitri-1445-h/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kominfo Tindak 425.506 Situs Judi Online Selama Tiga Bulan Terakhir</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/kominfo-tindak-425-506-situs-judi-online-selama-tiga-bulan-terakhir/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/kominfo-tindak-425-506-situs-judi-online-selama-tiga-bulan-terakhir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 13:03:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Arie Setiadi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Kominfo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=31550</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com &#8211; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membeberkan bahwa 425.506 konten judi online ditindak selama...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/kominfo-tindak-425-506-situs-judi-online-selama-tiga-bulan-terakhir/">Kominfo Tindak 425.506 Situs Judi Online Selama Tiga Bulan Terakhir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com &#8211;</strong> Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membeberkan bahwa 425.506 konten judi online ditindak selama tiga bulan terakhir. Penindakan dilakukan bersama Polri dan instansi terkait lainnya sebagai langkah serius memberantas perjudian online yang merebak di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Dari 18 Juli hingga 18 Oktober 2023, kami sudah mengeksekusi pemutusan akses 425.506 konten perjudian. 237.096 konten di antaranya berasal dari situs alamat internet protokol (IP address), sebanyak 17.235 konten dari file sharing, dan 171.175 konten dari media sosial,&#8221; jelas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam konferensi persnya, Jumat (20/10/23).</p>
<p>Menkominfo mengatakan, tidak hanya pencegahan yang dilakukan, tetapi juga upaya pencegahan lainnya dengan berkolaborasi bersama para penyelenggara internet. Melalui kolaborasi itu, penyelenggara internet diminta bergerak cepat menutup akses terhadap konten judian online.</p>
<p>Ia pun menyatakan dukungan penuh kepada Polri agar dapat tegas menangkap para pelaku yang terlibat dalam penyediaan akses maupun promosi judi online.</p>
<p>&#8220;Itu pun belum cukup. Peran aktif masyarakat menggaungkan anti judi online di lingkungan sekitar sangat diperlukan. Menjaga keluarga, teman, dan orang-orang di sekitar untuk memerangi judi online menjadi langkah konkret pemberantasan penyakit masyarakat ini,” ujarnya.</p>
<p>Sumber : <i class="text-muted">YouTube Kominfo</i></p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/kominfo-tindak-425-506-situs-judi-online-selama-tiga-bulan-terakhir/">Kominfo Tindak 425.506 Situs Judi Online Selama Tiga Bulan Terakhir</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/kominfo-tindak-425-506-situs-judi-online-selama-tiga-bulan-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
