<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LDII Sulsel Arsip - Fakta Delik</title>
	<atom:link href="https://www.faktadelik.com/tag/ldii-sulsel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktadelik.com/tag/ldii-sulsel/</link>
	<description>Mengungkap Fakta Dibalik Pena</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2026 04:06:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.faktadelik.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-Logo-Fakta-Delik-1-32x32.png</url>
	<title>LDII Sulsel Arsip - Fakta Delik</title>
	<link>https://www.faktadelik.com/tag/ldii-sulsel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>LDII Sulsel dan PMI Makassar Kolaborasi Gelar Donor Darah, Semangat Kemerdekaan Jadi Aksi Kemanusiaan</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/ldii-sulsel-dan-pmi-makassar-kolaborasi-gelar-donor-darah-semangat-kemerdekaan-jadi-aksi-kemanusiaan/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/ldii-sulsel-dan-pmi-makassar-kolaborasi-gelar-donor-darah-semangat-kemerdekaan-jadi-aksi-kemanusiaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hardiwan FD]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2026 04:04:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[LDII Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=103082</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Makassar &#8211; Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/ldii-sulsel-dan-pmi-makassar-kolaborasi-gelar-donor-darah-semangat-kemerdekaan-jadi-aksi-kemanusiaan/">LDII Sulsel dan PMI Makassar Kolaborasi Gelar Donor Darah, Semangat Kemerdekaan Jadi Aksi Kemanusiaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com, Makassar &#8211;</strong> Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar menggelar kegiatan donor darah di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Kompleks Dr. Tajuddin Chalid, Jalan Berua Raya, Kota Makassar, pada Minggu (9/8/2026).</p>
<p>Kegiatan donor darah kali ini bertema “Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga”. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WITA dan melibatkan tim PMI Kota Makassar untuk pemeriksaan kesehatan serta pelayanan donor. Pelaksanaan donor darah dirangkaikan dengan kegiatan pengajian akbar LDII.</p>
<p>Ketua PMI Kota Makassar Dr Syamsu Rizal MI SSos MSi yang akrab disapa Deng Ical, yang juga merupakan Anggota Komisi I DPR RI hadir bersama Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan H. Asdar Mattiro SSos MIKom. Kehadiran kedua pimpinan lembaga tersebut menandai dukungan terhadap kegiatan sosial sekaligus memperkuat kolaborasi LDII dan PMI dalam bidang kemanusiaan.</p>
<p>Bagi Syamsu Rizal, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki dampak langsung bagi kehidupan orang lain. Darah yang disumbangkan dapat menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi.</p>
<p>“Donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa ditiru kelompok, komunitas, maupun organisasi lain,” kata Syamsu Rizal.</p>
<p>Menurut dia, donor darah tidak semestinya dipandang hanya sebagai aktivitas membantu orang lain. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan secara berkelanjutan.</p>
<p>Ia berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, menjadikan donor darah sebagai bagian dari budaya berbagi dan kepedulian sosial.</p>
<p>“Motivasinya bukan sekadar membantu sesama. Masyarakat juga perlu memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan dan menjadikan aksi kemanusiaan sebagai bagian dari kehidupan,” ujar Daeng Ical.</p>
<p>Memaknai Kemerdekaan melalui Kepedulian<br />
Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Asdar Mattiro, mengatakan donor darah menjadi salah satu cara LDII memaknai kemerdekaan melalui tindakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
<p>Menurut Asdar, kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonial. Semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan dengan membantu orang lain dan memperkuat solidaritas sosial.</p>
<p>“Tujuan utama kegiatan donor darah ini adalah memberikan kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di bidang kemanusiaan. Kita menyumbangkan darah untuk membantu keberlangsungan hidup orang lain yang membutuhkan,” kata Asdar.</p>
<p>Ia mengatakan, nilai kepedulian yang selama ini dibangun melalui pembinaan keagamaan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat. Donor darah menjadi salah satu bentuk sederhana untuk menerjemahkan nilai tersebut.</p>
<p>“Nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan pengajian juga diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya melalui kegiatan sosial seperti donor darah,” ujarnya.</p>
<p>Asdar juga menyampaikan apresiasi kepada PMI Kota Makassar, khususnya Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal dan seluruh tim yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.</p>
<p>Menurut dia, kerja sama antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga kemanusiaan seperti PMI penting untuk memperluas jangkauan kegiatan sosial. Kolaborasi tersebut memungkinkan kepedulian masyarakat diarahkan menjadi aksi yang terorganisasi dan memberikan manfaat nyata.</p>
<p>Setetes Darah, Harapan bagi Sesama<br />
Donor darah memiliki dimensi sosial yang kuat. Pendonor mungkin hanya memberikan sebagian kecil dari apa yang dimilikinya, tetapi darah yang terkumpul dapat menjadi bagian dari upaya menyelamatkan kehidupan seseorang yang sedang menjalani perawatan.</p>
<p>Karena itu, kegiatan donor darah yang digelar LDII Sulsel dan PMI Makassar tidak berhenti pada agenda menjelang HUT RI. Kegiatan tersebut membawa pesan yang lebih luas tentang pentingnya membangun budaya solidaritas dan kesediaan berbagi.</p>
<p>Di tengah berbagai tantangan sosial, kepedulian tidak selalu membutuhkan tindakan besar. Kesediaan meluangkan waktu, menjalani pemeriksaan, kemudian mendonorkan darah merupakan bentuk kontribusi yang dapat dilakukan banyak orang yang memenuhi syarat donor.</p>
<p>Semangat tersebut menjadi semakin relevan ketika dikaitkan dengan momentum peringatan kemerdekaan. Jika kemerdekaan dimaknai sebagai kesempatan untuk hidup dan berkembang bersama, maka menjaga kehidupan dan membantu sesama merupakan salah satu bentuk konkret mengisi kemerdekaan.</p>
<p>Kegiatan donor darah tersebut sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara LDII Sulawesi Selatan dan PMI Kota Makassar. Kedua pihak berharap kolaborasi serupa dapat berlanjut melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Asdar berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi organisasi, komunitas, dan kelompok masyarakat lainnya untuk mengambil peran dalam aksi kemanusiaan.</p>
<p>“Semoga semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Kami juga berharap semakin banyak komunitas dan organisasi ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi sesama,” katanya.</p>
<p>Kegiatan donor darah ini bertema “Selamatkan Jiwa, Sehatkan Raga”. Tema ini bukan sekadar slogan. Ini menjadi pesan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memiliki arti besar: berbagi apa yang dimiliki untuk memberi kesempatan hidup bagi orang lain.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/ldii-sulsel-dan-pmi-makassar-kolaborasi-gelar-donor-darah-semangat-kemerdekaan-jadi-aksi-kemanusiaan/">LDII Sulsel dan PMI Makassar Kolaborasi Gelar Donor Darah, Semangat Kemerdekaan Jadi Aksi Kemanusiaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/ldii-sulsel-dan-pmi-makassar-kolaborasi-gelar-donor-darah-semangat-kemerdekaan-jadi-aksi-kemanusiaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiri Safari Keagamaan Antikorupsi KPK, LDII Sulsel Komitmen Bangun Budaya Integritas</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/hadiri-safari-keagamaan-antikorupsi-kpk-ldii-sulsel-komitmen-bangun-budaya-integritas/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/hadiri-safari-keagamaan-antikorupsi-kpk-ldii-sulsel-komitmen-bangun-budaya-integritas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hardiwan FD]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 14:04:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[LDII Sulsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=98465</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Makassar &#8211; Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan menghadiri...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/hadiri-safari-keagamaan-antikorupsi-kpk-ldii-sulsel-komitmen-bangun-budaya-integritas/">Hadiri Safari Keagamaan Antikorupsi KPK, LDII Sulsel Komitmen Bangun Budaya Integritas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com, Makassar &#8211;</strong> Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan menghadiri kegiatan Safari Keagamaan Antikorupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (27/4/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program KPK melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam memperkuat kapabilitas masyarakat serta meningkatkan partisipasi publik dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, khususnya di sektor keagamaan.</p>
<p>Sebanyak 60 peserta undangan hadir dalam sesi pertama (pagi), terdiri dari pejabat eselon III lingkup Kanwil Kemenag Sulsel, para ketua tim kerja, tokoh lintas agama, serta organisasi keagamaan dari berbagai unsur masyarakat.</p>
<p>Dari unsur LDII Sulawesi Selatan, hadir Wakil Ketua DPW LDII Sulsel Dr. Mira Nila Kusuma Dewi, S.H., LL.M., M.Kn dan Ketua Biro Hukum dan HAM Dr. Kamsilanah Kamma, S.H., M.H.</p>
<p>Kehadiran keduanya menjadi bentuk partisipasi aktif LDII dalam mendukung gerakan nasional antikorupsi sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang jujur serta berintegritas.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemahaman dasar korupsi, bentuk-bentuk tindak pidana korupsi, serta landasan hukum yang mengaturnya.</p>
<p>Wakil Ketua DPW LDII Sulsel, Dr. Mira Nila Kusuma Dewi, menilai kegiatan ini sangat penting sebagai langkah preventif untuk mencegah korupsi, terutama pada sektor pelayanan keagamaan dan hukum.</p>
<p>“Kegiatan KPK di Kemenag sangat bagus sebagai upaya preventif pencegahan korupsi pada layanan keagamaan dan hukum. Substansi materi yang disampaikan mengenai pengertian korupsi, macam-macam perbuatan korupsi dan dasar hukum korupsi,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai korupsi akan memperkuat kesadaran masyarakat untuk menolak segala bentuk penyimpangan sejak dini.</p>
<p>Dr. Mira Nila menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan informasi kepada organisasi masyarakat serta tokoh agama mengenai bahaya korupsi, langkah pencegahan, dan penanganannya.</p>
<p>Peran tokoh agama dinilai sangat strategis karena memiliki pengaruh besar dalam membangun moral masyarakat melalui dakwah, pendidikan, dan pembinaan karakter.</p>
<p>Dengan pendekatan nilai-nilai keagamaan, gerakan antikorupsi diharapkan tidak hanya bersifat hukum semata, tetapi juga menjadi kesadaran moral bersama.</p>
<p>Kegiatan Safari Keagamaan Antikorupsi menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya integritas di Sulawesi Selatan. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan kolaborasi lintas sektor.</p>
<p>LDII Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program edukasi antikorupsi dan menanamkan nilai kejujuran, amanah, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
<p>Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran kolektif tentang pentingnya budaya antikorupsi semakin meningkat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan masyarakat maupun kelembagaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/hadiri-safari-keagamaan-antikorupsi-kpk-ldii-sulsel-komitmen-bangun-budaya-integritas/">Hadiri Safari Keagamaan Antikorupsi KPK, LDII Sulsel Komitmen Bangun Budaya Integritas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/hadiri-safari-keagamaan-antikorupsi-kpk-ldii-sulsel-komitmen-bangun-budaya-integritas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siap Bersaing di Kancah Dunia, LDII Sulsel Bekali Mahasiswa Lewat Workshop 2026</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/siap-bersaing-di-kancah-dunia-ldii-sulsel-bekali-mahasiswa-lewat-workshop-2026/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/siap-bersaing-di-kancah-dunia-ldii-sulsel-bekali-mahasiswa-lewat-workshop-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 12:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[LDII Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Go Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=98447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Makassar – Kegiatan Workshop dan Temu Akrab Mahasiswa LDII Sulawesi Selatan 2026 sukses diselenggarakan...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/siap-bersaing-di-kancah-dunia-ldii-sulsel-bekali-mahasiswa-lewat-workshop-2026/">Siap Bersaing di Kancah Dunia, LDII Sulsel Bekali Mahasiswa Lewat Workshop 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com, Makassar –</strong> Kegiatan Workshop dan Temu Akrab Mahasiswa LDII Sulawesi Selatan 2026 sukses diselenggarakan pada Sabtu (25/4/2026) pukul 09.00–15.00 WITA, bertempat di Masjid Nurul Hakim, Jalan Gajah Mada, Sinrijala, Kota Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa LDII se-Sulawesi Selatan dan diselenggarakan oleh Forum Dakwah Mahasiswa Islam Kota Makassar.</p>
<p>Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa LDII, meningkatkan kapasitas diri melalui workshop, serta membangun visi bersama menuju mahasiswa LDII yang berdaya saing hingga tingkat internasional. Mengusung tema besar “Mahasiswa LDII Go International”, acara berlangsung dengan penuh antusiasme dan keakraban.</p>
<p>Rangkaian kegiatan meliputi workshop beasiswa, diskusi interaktif, serta sesi temu akrab antar peserta. Suasana berlangsung hangat dan terbuka, memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi langsung dengan para pemateri maupun sesama mahasiswa.</p>
<p>Wakil Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Dr. Teri, S.E., M.Si., Ak., CA., CTA., CPA., CHRO., menyampaikan harapannya agar mahasiswa LDII dapat meneladani para pemateri yang telah berhasil menembus pendidikan internasional. Ia mencontohkan capaian Apt. Qonita Kurnia Anjani, S.Si., Ph.D yang berhasil berkiprah di Inggris, serta Muhammad Fahmi Aziz, SKM., MHS yang memperoleh beasiswa studi di Jepang.</p>
<p>“Kami berharap ke depan akan lahir lebih banyak mahasiswa LDII yang mampu mengikuti jejak tersebut, tidak hanya dari Sulawesi Selatan tetapi juga dari seluruh Indonesia,” ujar Teri.</p>
<p>Sementara itu, salah satu pemateri, Prof. Dr. drg. Sri Oktawati, Sp.Perio., SubsP.R.P.I.D (K), menekankan pentingnya kepekaan mahasiswa dalam melihat peluang.</p>
<p>“Sebagai mahasiswa, kita harus pintar melihat kesempatan. Sekecil apa pun peluang itu, ambil dan manfaatkan. Semua hal besar berawal dari hal kecil. Jangan minder walaupun berasal dari daerah, tetapi teruslah berusaha untuk maju dan menemukan keunggulan diri,” jelasnya.</p>
<p>Para pemateri juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas diri. Mahasiswa diharapkan terus melanjutkan pendidikan serta aktif mempersiapkan diri untuk berbagai peluang beasiswa yang tersedia.</p>
<p>Salah satu peserta, Nur Assyah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa.</p>
<p>“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami yang sedang menempuh pendidikan, dan sangat memotivasi untuk terus berkembang,” tuturnya.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa LDII dapat memperoleh wawasan baru serta meningkatkan semangat dalam mengembangkan diri, baik di bidang akademik maupun organisasi, sehingga mampu menjadi generasi unggul yang siap bersaing di kancah internasional. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/siap-bersaing-di-kancah-dunia-ldii-sulsel-bekali-mahasiswa-lewat-workshop-2026/">Siap Bersaing di Kancah Dunia, LDII Sulsel Bekali Mahasiswa Lewat Workshop 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/siap-bersaing-di-kancah-dunia-ldii-sulsel-bekali-mahasiswa-lewat-workshop-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
