<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mutu Pendidikan Arsip - Fakta Delik</title>
	<atom:link href="https://www.faktadelik.com/tag/mutu-pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktadelik.com/tag/mutu-pendidikan/</link>
	<description>Mengungkap Fakta Dibalik Pena</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Jun 2026 11:25:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.faktadelik.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-Logo-Fakta-Delik-1-32x32.png</url>
	<title>Mutu Pendidikan Arsip - Fakta Delik</title>
	<link>https://www.faktadelik.com/tag/mutu-pendidikan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terkait Isu Mundurnya Kepala Sekolah, Disdik Sulsel Tegaskan Proses Berjalan Sesuai Aturan Demi Kemajuan</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/terkait-isu-mundurnya-kepala-sekolah-disdik-sulsel-tegaskan-proses-berjalan-sesuai-aturan-demi-kemajuan/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/terkait-isu-mundurnya-kepala-sekolah-disdik-sulsel-tegaskan-proses-berjalan-sesuai-aturan-demi-kemajuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:23:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Kinerja Kepsek]]></category>
		<category><![CDATA[Mutu Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan Kinerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=100270</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Makassar &#8211; Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA dan SMK merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan…</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/terkait-isu-mundurnya-kepala-sekolah-disdik-sulsel-tegaskan-proses-berjalan-sesuai-aturan-demi-kemajuan/">Terkait Isu Mundurnya Kepala Sekolah, Disdik Sulsel Tegaskan Proses Berjalan Sesuai Aturan Demi Kemajuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com, Makassar </strong>&#8211; Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA dan SMK merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan yang dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan organisasi.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Andi Iqbal Najamuddin, mengatakan evaluasi dilakukan untuk program memastikan pendikan berjalan efektif dan mampu memberikan layanan terbalik kepada peserta didik.</p>
<p>&#8220;Kami telah melakukan evaluasi terhadap kinerja semua kepala sekolah, dan tentu hasil evaluasi itu menjadi faktor utama dalam menentuan kedudukan menjadi kepsek,&#8221; ujar Andi Iqbal Najamuddin, Kamis, 4 Juni 2026.</p>
<p>Menurutnya, evaluasi kinerja merupakan hal yang lazim dalam tata kelola pemerintahan dan menjadi bagian dari mekanisme pembinaan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.</p>
<p>Terkait informasi mengenai pengunduran diri sejumah kepala sekolah, Andi Iqbal menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan konsekuensi dari hasil evaluasi yang dilakukan.</p>
<p>&#8220;Mengenai adanya kepsek yang mengundurkan diri, itu hal yang wajar karena tidak tercapaianya kinerja. Pengunduruan diri itu akan kita proses sesuai ketentuan perundang-undangan, katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, seluruh proses evaluasi dilakukan secara profesional, objektif, dan tetap mengacu pada peraturan kepegawaian serta prinsip tata kelola organisasi yang baik.</p>
<p>Di sisi lain, Dinas Pendidikan memastikan proses evaluasi tersebut tidak memengaruhi penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kegiatan belajar mengajar pada seluruh SMA dan SMK di Sulawesi Selatan tetap berlangsung normal sebagaimana mestinya.</p>
<p>&#8220;Pendidikan adalah layanan publik yang harus terus berjalan. Karena itu, kami memastikan seluruh kegiatan pembelajaran tetap berlangsung dengan baik dan tak terganggu oleh proses evaluasi yang sedang berjalan, ujarnya.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Andi Iqbal, berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pendidikan melalui tata kelola yang akuntabel, profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan layanan kepada peserta didik. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/terkait-isu-mundurnya-kepala-sekolah-disdik-sulsel-tegaskan-proses-berjalan-sesuai-aturan-demi-kemajuan/">Terkait Isu Mundurnya Kepala Sekolah, Disdik Sulsel Tegaskan Proses Berjalan Sesuai Aturan Demi Kemajuan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/terkait-isu-mundurnya-kepala-sekolah-disdik-sulsel-tegaskan-proses-berjalan-sesuai-aturan-demi-kemajuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Sulsel Perkuat Manajemen dan Kinerja Seluruh Kepala Sekolah</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/tingkatkan-mutu-pendidikan-disdik-sulsel-perkuat-manajemen-dan-kinerja-seluruh-kepala-sekolah/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/tingkatkan-mutu-pendidikan-disdik-sulsel-perkuat-manajemen-dan-kinerja-seluruh-kepala-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 08:16:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja Kepala Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Mutu Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan Manajemen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=100258</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Makassar &#8211; Dinas Pendidikan Sulsel akan melakukan evaluasi untuk penguatan kinerja dan mutu pendidikan Hal tersebut disampaikan oleh Kadis Pendidikan Sulsel, A Iqbal…</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/tingkatkan-mutu-pendidikan-disdik-sulsel-perkuat-manajemen-dan-kinerja-seluruh-kepala-sekolah/">Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Sulsel Perkuat Manajemen dan Kinerja Seluruh Kepala Sekolah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com, Makassar &#8211;</strong> Dinas Pendidikan Sulsel akan melakukan evaluasi untuk penguatan kinerja dan mutu pendidikan</p>
<p>Hal tersebut disampaikan oleh Kadis Pendidikan Sulsel, A Iqbal Nadjamuddin, Kamis (4/6/2026).</p>
<p>&#8220;Hal itu sebagai evaluasi terhadap kinerja kepala SMA dan SMK merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan yang dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan organisasi,&#8221; papar Iqbal</p>
<p>Evaluasi dilakukan untuk memastikan program pendidikan berjalan efektif dan mampu memberikan layanan terbaik kepada peserta didik.</p>
<p>&#8220;Kami telah melakukan evaluasi terhadap kinerja semua kepsek dan tentu hasil evaluasi itu menjadi faktor utama dalam menentukan kedudukan menjadi kepsek,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Menurutnya, evaluasi kinerja merupakan hal yang lazim dalam tata kelola pemerintahan dan menjadi bagian dari mekanisme pembinaan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.</p>
<p>Terkait informasi mengenai pengunduran diri sejumlah kepala sekolah, Andi Iqbal menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan konsekuensi dari hasil evaluasi yang dilakukan.</p>
<p>&#8220;Mengenai adanya kepsek yang mengundurkan diri, itu hal yang wajar karena tidak tercapainya kinerja. Pengunduruan diri itu akan kita proses sesuai ketentuan perundang-undangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, seluruh proses evaluasi dilakukan secara profesional, objektif dan tetap mengacu pada peraturan kepegawaian serta prinsip tata kelola organisasi yang baik.</p>
<p>Di sisi lain, Dinas Pendidikan memastikan proses evaluasi tersebut tidak memengaruhi penyelenggaraan pendidikan di sekolah.</p>
<p>Kegiatan belajar mengajar pada seluruh SMA dan SMK di Sulawesi Selatan tetap berlangsung normal sebagaimana mestinya.</p>
<p>&#8220;Pendidikan adalah layanan publik yang harus terus berjalan. Karena itu, kami memastikan seluruh aktivitas pembelajaran tetap berlangsung dengan baik dan tidak terganggu oleh proses evaluasi yang sedang berjalan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Andi Iqbal, berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pendidikan melalui tata kelola yang akuntabel, profesional, transparan dan berorientasi pada peningkatan layanan kepada peserta didik.</p>
<p>Menurutnya, langkah evaluasi yang dilakukan bukan semata-mata untuk menilai individu, melainkan bagian dari upaya mendorong peningkatan kinerja organisasi pendidikan secara menyeluruh agar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.</p>
<p>(Budi/PPID Disdik Sulsel)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/tingkatkan-mutu-pendidikan-disdik-sulsel-perkuat-manajemen-dan-kinerja-seluruh-kepala-sekolah/">Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdik Sulsel Perkuat Manajemen dan Kinerja Seluruh Kepala Sekolah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/tingkatkan-mutu-pendidikan-disdik-sulsel-perkuat-manajemen-dan-kinerja-seluruh-kepala-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TKA 2026 Fokus Refleksi Belajar, Bukan Sekadar Mengejar Nilai</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/tka-2026-fokus-refleksi-belajar-bukan-sekadar-mengejar-nilai/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/tka-2026-fokus-refleksi-belajar-bukan-sekadar-mengejar-nilai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 20:45:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Bukan Sekadar Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Mutu Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Paradigma Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemahaman Konsep]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[Refleksi Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[TKA 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Umpan Balik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=99863</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs tidak ditujukan untuk…</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/tka-2026-fokus-refleksi-belajar-bukan-sekadar-mengejar-nilai/">TKA 2026 Fokus Refleksi Belajar, Bukan Sekadar Mengejar Nilai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="150" data-end="572"><strong data-start="150" data-end="173">Faktadelik.com, Jakarta</strong> – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs tidak ditujukan untuk memberi label maupun meranking kualitas pendidikan antardaerah.</p>
<p data-start="150" data-end="572">Sebaliknya, TKA dirancang sebagai instrumen refleksi pembelajaran agar sekolah, guru, dan orang tua memahami capaian sekaligus kebutuhan belajar setiap murid.</p>
<p data-start="574" data-end="730">Pesan itu disampaikan Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, dalam Taklimat Media Laporan Hasil Pelaksanaan TKA SD dan SMP 2026, di Kantor Kemendikdasmen, Selasa (26/5/2026).</p>
<p data-start="732" data-end="894">Menurut Rahmawati, sebelum hasil diumumkan, Kemendikdasmen terlebih dahulu melakukan proses akademik yang ketat untuk memastikan keadilan dan validitas penilaian. “Untuk semua soal tersebut, sebelum melakukan proses scoring, kami melakukan verifikasi dan validasi,” ujar Rahmawati.</p>
<p>Ia menjelaskan, pada TKA jenjang SD/MI maupun SMP/MTs, nilai murid diperoleh dari proporsi jawaban benar yang ditransformasikan ke dalam skala 0–100. Dengan skema tersebut, apabila murid menjawab benar 15 dari 30 soal maka nilainya 50, sedangkan 27 jawaban benar menghasilkan nilai 90.</p>
<p data-start="1305" data-end="1483">Namun yang membedakan TKA tahun ini ialah komposisi soal. Sebanyak 70 persen soal berasal dari pusat sebagai soal nasional, sedangkan 30 persen disusun pemerintah daerah.</p>
<p data-start="1485" data-end="1578">Karena itu, Rahmawati mengingatkan agar publik berhati-hati dalam membaca hasil antarwilayah. “Tidak segampang itu bisa membandingkan satu wilayah dengan wilayah yang lain,” tegasnya.</p>
<p>Kemendikdasmen, kata dia, melakukan pengecekan statistik terhadap setiap butir soal dan paket ujian berdasarkan data empiris respons murid di seluruh sesi dan provinsi.</p>
<p data-start="1841" data-end="2023">Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada peserta didik yang dirugikan karena memperoleh paket soal terlalu sulit atau justru diuntungkan karena paket yang terlalu mudah. Selain skor numerik, hasil TKA juga disertai kategori capaian berupa kurang, memadai, baik, hingga predikat istimewa untuk nilai 95 ke atas.</p>
<p>Penetapan kategori tersebut menggunakan metode akademik yang dapat dipertanggungjawabkan, yakni extended Angoff, dengan melibatkan sekitar 140 guru mata pelajaran dari berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p data-start="2384" data-end="2482">Secara umum, capaian TKA menunjukkan bahasa Indonesia masih lebih tinggi dibanding matematika.</p>
<p data-start="2484" data-end="2602">Rahmawati menyebut capaian TKA SD dan SMP tahun ini juga lebih baik dibanding hasil TKA jenjang SMA/SMK/MA sebelumnya. “Dengan proses sosialisasi yang lebih panjang, persiapan anak-anak kita juga lebih baik, maka hasilnya memang lebih tinggi dibandingkan jenjang SMA, MA, dan SMK,” katanya.</p>
<p>Pada mata pelajaran bahasa Indonesia, rata-rata capaian SD dan SMP relatif serupa di kisaran angka 60. Namun untuk matematika, capaian SD tercatat lebih tinggi dibanding SMP.</p>
<p data-start="2953" data-end="3064">Perhatian khusus muncul pada jenjang SMP/MTs, di mana capaian matematika dinilai masih menjadi pekerjaan rumah.</p>
<p data-start="3066" data-end="3245">Data Kemendikdasmen menunjukkan hanya 9,67 persen murid SMP sederajat yang mencapai kategori baik pada matematika, sementara sebagian besar masih berada pada kategori memadai.</p>
<p data-start="3247" data-end="3411">Rahmawati menegaskan, pelaporan kategori bukan semata menampilkan angka, melainkan membantu murid dan orang tua memahami kemampuan yang telah maupun belum dikuasai. Karena itu, hasil TKA dilengkapi deskripsi naratif capaian.</p>
<p>Misalnya pada bahasa Indonesia, murid kategori memadai akan mendapat gambaran kemampuan yang telah dimiliki sekaligus aspek yang perlu ditingkatkan, seperti kemampuan memahami makna ungkapan atau mengaitkan isi teks dengan kehidupan sehari-hari.</p>
<p data-start="3725" data-end="3857">“Seharusnya TKA tidak berhenti pada nilai dan capaian, tetapi berujung pada perbaikan dan refleksi strategi pembelajaran. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mendukung pembelajaran terdiferensiasi, yakni strategi belajar yang disesuaikan dengan kemampuan awal murid,” paparnya.</p>
<p>Menurut Rahmawati, hasil TKA dapat menjadi asesmen awal bagi sekolah, terutama pada proses transisi dari SMP ke SMA. Jika mayoritas murid telah berkategori baik, sekolah dapat langsung melanjutkan materi baru. Sebaliknya, bila sebagian besar masih berada pada kategori kurang, guru perlu mengulang konsep-konsep dasar sebelum masuk ke materi lanjutan.</p>
<p>Kemendikdasmen juga mengingatkan media dan publik agar tidak menggunakan data TKA untuk membuat pemeringkatan daerah.“Tujuan kita bukan untuk melabeli, bukan untuk meranking,” tegas Rahmawati.</p>
<p>Hasil TKA mulai dapat diakses secara bertahap sejak pukul 13.00 WIB melalui dinas pendidikan dan kantor wilayah terkait dalam bentuk Daftar Kolektif Hasil TKA (DKH TKA).</p>
<p data-start="4744" data-end="4865">Sekolah kemudian melakukan verifikasi data sebelum menerbitkan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) bagi masing-masing murid. Untuk mendukung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi, nilai TKA juga telah diintegrasikan secara otomatis melalui API dan web service, sehingga peserta tidak perlu lagi mengunggah hasil secara manual.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Kemendikdasmen turut mengumumkan rencana pelaksanaan TKA SMA/SMK/MA 2026 yang akan berlangsung 26 Oktober–8 November 2026. Berbeda dari tahun sebelumnya, pola ujian diubah menjadi satu hari satu mata pelajaran guna mengurangi beban peserta. Bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika tetap menjadi mata pelajaran wajib, sementara pilihan mata pelajaran diperluas menjadi 69 mata pelajaran, termasuk tambahan 50 mata pelajaran vokasi untuk siswa SMK.</p>
<p>Langkah ini diharapkan dapat mengakomodasi keragaman bakat, minat, serta aspirasi studi dan karier peserta didik Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/tka-2026-fokus-refleksi-belajar-bukan-sekadar-mengejar-nilai/">TKA 2026 Fokus Refleksi Belajar, Bukan Sekadar Mengejar Nilai</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/tka-2026-fokus-refleksi-belajar-bukan-sekadar-mengejar-nilai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
