Wakapolres Mamasa Edukasi Pelajar SMAN 1 Mamasa, Tegaskan Bahaya Hoaks dan Pentingnya Jejak Digital

FAKTADELIK.COM, MAMASA – Wakapolres Mamasa, Kompol Najamuddin, S.Pd., mengajak para pelajar SMA Negeri 1 Mamasa agar bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah percaya dan ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri upacara bendera sekaligus memberikan amanat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada siswa dan guru.
Dalam amanatnya, Kompol Najamuddin menekankan bahwa penggunaan media sosial harus disertai tanggung jawab moral dan kesadaran hukum. Menurutnya, kemudahan memperoleh dan membagikan informasi di era digital harus diimbangi dengan sikap kritis agar para pelajar tidak terjebak dalam penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya.
Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpancing emosi oleh informasi yang beredar di media sosial, terutama berita yang berpotensi menimbulkan keresahan, permusuhan, maupun perpecahan di tengah masyarakat.
Penyebaran hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian bukan hanya dapat merugikan orang lain, tetapi juga berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Kompol Najamuddin juga mengajak para pelajar menerapkan prinsip saring sebelum sharing. Setiap informasi yang diterima hendaknya diperiksa terlebih dahulu sumber dan kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain.
Selain itu, siswa diimbau untuk tidak menggunakan media sosial sebagai sarana menghujat, memfitnah, merendahkan orang lain, atau menyebarkan kebencian. Sebaliknya, media sosial perlu dimanfaatkan untuk kegiatan positif, memperluas wawasan, mendukung pembelajaran, serta membangun komunikasi yang sehat.
Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga jejak digital. Setiap unggahan, komentar, maupun konten yang dibagikan dapat berdampak terhadap reputasi dan masa depan seseorang.
Karena itu, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi muda yang cerdas, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran hukum dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Mamasa mendorong para pelajar untuk berperan aktif menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan bermanfaat, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungan sekolah maupun masyarakat









