Bupati Luwu Lantik 33 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Kinerja dan Tanggung Jawab

Faktadelik.com, Luwu – Bupati Luwu, H. Patahudding, melantik dan mengambil sumpah jabatan 33 pejabat administrator dan pejabat pengawas lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu. Dalam pelantikan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya tanggung jawab, disiplin, kepemimpinan, dan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Belopa Utara, Jumat (9/10/2026), dihadiri Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu, Muhammad Rudi, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Ny. Hj. Kurniah Patahudding.
Sebanyak 33 pejabat yang dilantik terdiri atas 22 pejabat administrator dan 11 pejabat pengawas. Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan dan penguatan pelaksanaan tugas pemerintahan sesuai tanggung jawab masing-masing jabatan.
Dalam sambutannya, Bupati Luwu menyampaikan bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir dalam perjalanan seorang ASN, melainkan sarana untuk memberikan pengabdian yang lebih besar kepada masyarakat.
“Jangan pernah melihat jabatan hanya dari sisi kewenangan, fasilitas, atau kedudukannya. Lihatlah jabatan sebagai kesempatan untuk berbuat lebih banyak, memberikan manfaat yang lebih luas, dan menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegas H. Patahudding.
Ia menjelaskan, pejabat administrator memiliki peran penting dalam menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program dan pekerjaan nyata. Sementara itu, pejabat pengawas bertanggung jawab memastikan pelaksanaan pekerjaan sehari-hari berjalan sesuai aturan, tepat waktu, tepat sasaran, dan menghasilkan kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
Bupati juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan administratif, tetapi mampu menjadi pemimpin yang menggerakkan pegawai, membangun kerja sama, dan menyelesaikan persoalan di lingkungan kerja masing-masing.
Menurutnya, sumpah jabatan yang telah diucapkan merupakan janji kepada Tuhan, negara, dan masyarakat. Karena itu, setiap pejabat harus menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Kita semua mempunyai tanggung jawab yang sama, yaitu membawa Kabupaten Luwu menjadi daerah yang semakin maju, semakin baik tata kelolanya, dan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menegaskan bahwa kinerja pejabat akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa evaluasi akan dilakukan setelah pejabat menjalani masa kerja sekurang-kurangnya enam bulan.
“Di pemerintahan ini, jangan pernah ada yang main-main. Waktu kita sangat singkat. Kita harus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Bupati berharap pelantikan tersebut diikuti dengan semangat baru, pola pikir yang lebih baik, inovasi, dan energi baru dalam bekerja. Ia meminta seluruh pejabat membuktikan bahwa jabatan yang dipercayakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Luwu.
Pelantikan ini diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas perangkat daerah, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.

