BANNER-MEDIA-KOMINFO-2026
Berita  

Empat Bulan Menjabat, SDI Mongisidi Dinilai Abai Perbarui Papan Nama dan Profil Sekolah

FAKTADELIK.COM, MAKASSAR – Sorotan terhadap kinerja buruk pascapelantikan massal 314 kepala sekolah di Kota Makassar pada 23 Juni 2026 lalu kini benar-benar menjadi buah bibir publik.

Hampir empat bulan resmi menjabat sebagai kepala sekolah definitif, performa pimpinan sekolah dasar di wilayah Karebosi justru panen kritik tajam karena dinilai tidak bergairah dalam membenahi sekolahnya sendiri

Perilaku yang ditunjukkan oleh seorang pimpinan sekolah tersebut menggambarkan sikap kerja yang lamban, malas, tidak punya inisiatif, dan tidak bertanggung jawab atau tidak bersemangat dalam mengemban jabatan baru alias ‘Loyo’ dalam menjalankan tugas operasional sekolah dipimpinnya.

Sekolah yang mendadak jadi sorotan negatif tersebut adalah SD Inpres Mongisidi. Publik dibuat heran karena urusan paling mendasar seperti memperbarui profil dan mengganti papan nama pejabat lama saja terkesan diabaikan oleh sang nakhoda baru

Kelambanan ini memicu kritik pedas dari pemerhati pendidikan yang menganggap kedua baru ini terlalu abai bahkan untuk urusan identitas fisik sekolah mereka.

Kondisi di lapangan kian memanas saat masalah administrasi ikut terendus. Ketika kepala sekolah lain di lingkungan yang sama sudah tancap gas bergerak cepat, pekerjaan administrasi yang disokong anggaran vital Dana BOS di dibsekolah yang satu ini justru berjalan sangat lambat dan jauh dari kata optimal.

Saat jurnalis mencoba mengonfirmasi berulang kali melalui selulernya kepsek ini malah tidak merespon bahkan arahan bendahara bos mengarahkan langsung untuk bertemu pimpinan baru, Ada Apa gerangan ?

Bukannya menghadapi media secara terbuka, Seperti oknum kepala sekolah ini ogah merespon atau mengangkat telfon yang bukan dari kalangan pejabat

Diketahui sebelumnya sekolah SD Inpres Mongisidi di Nakhodai Hasriyani, S.Sos,.S.Pd,.M.Pd dan di gantikan oleh Zaenab yang berasal dari sekolah besar pula

Hingga Selasa (4/11/2026), belum ada penjelasan resmi dari pihak sekolah, dan Kepala Bidang Pendidikan SD Makassar, Kurniati, S.Stp., juga belum memberikan keterangan.

Akibat rekam jejak kinerja yang dinilai loyo dan tidak amanah ini, sejumlah pemerhati pendidikan mendesak Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk segera melakukan evaluasi total dan menjatuhkan sanksi tegas kepada kedua kepala sekolah tersebut. (Tim Redaksi)

“Catatan Redaksi: Berita ini berdasarkan pengamatan di lapangan dan informasi yang diterima hingga saat ini. Pihak sekolah yang disebut belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dari pihak terkait”

Ucapan Hut Tni Pt Masmindo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *