Faktadelik.com, MAMASA SULBAR – Dua oknum Anggota DPRD Partai PDIP panggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, Rusli ke Rumah Dinas Pj. Bupati Mamasa.
Dalam pertemuannya, dua Anggota DPRD asal PDIP meminta proyek kepada kepala dinas tersebut dengan alasan untuk jatah Pj. Bupati. Sebab, PDIP berperan penting hingga Yakub F Solon menjadi Pj. Bupati Mamasa, 28/10/2023
Alasan itulah, yang mendasari dua anggota DPRD PDIP hingga memanggil Kadis Pendidikan dan Kebudayaan ke Rumah Dinas Pj. Bupati Mamasa beberapa waktu lalu. Meski begitu, Kadis Pendidikan, Rusli tetap tidak mengindahkan permintaan dua anggota DPRD tersebut, sebab semua kegiatan di Dinas Pendidikan sudah berjalan.
Saat media ini konfirmasi lewat WhatsApp Rusli kepala dinas pendidikan dan kebudayaan menjelaskan Saat pertemuan di Rumah Dinas Pj. Bupati Mamasa, dua anggota DPRD itu ditemani dengan anak Pj. Bupati Mamasa bernama Dandi. Sementara, saya juga datang bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Moris. ungkapnya
Karena tidak diberikan proyek, malah anak Pj. Bupati Mamasa bernama Dandi yang merupakan salah satu calon anggota DRPD provinsi dapil Mamasa 2024 yang membentak Kadis Pendidikan dengan kata kotor.”TELASOMU” kenapa kau pandangan enteng sekali bapakku,
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, Rusli mengakui adanya insiden yang dialami di Rumah Dinas Pj. Bupati Mamasa. sebelum dirinya mendapat bentakan dengan kata kotor, dua anggota DPRD PDIP terus mendesak untuk diberikan proyek. Ia kemudian menjelaskan terkait peruntukan kegiatan yang ada di Dinas Pendidikan.Dia bilang ke saya kami PDIP yang berperan penting hingga beliau jadi Pj. Bupati, kasi juga dia jatah proyek jangan dipandang enteng
Rusli menjelaskan, segala kegiatan yang ada di Dinas Pendidikan sudah berjalan sesuai dengan kontrak, tidak dapat lagi diganggu gugat saya dan keluarga akan bersikap atas apa yang dilontarkan anak Pj Bupati Ke saya, kami tidak akan tinggal diam.tutupnya
(Rdf).














