FAKTADELIK.COM, POLMAN – Muhammad Ilham Borahima, Penjabat Bupati Polewali Mandar, lahir pada 19 Maret 1969 di Wonomulyo. Menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di Polewali Mandar, beliau kemudian melanjutkan ke Akademi Pemerintahan Dalam Negeri dan Institut Ilmu Pemerintahan. Dengan latar belakang keluarga sederhana, ayahnya seorang Pegawai Negeri di Kantor Bupati Polewali Mandar.
Setelah menamatkan pendidikan di Institut Pemerintahan, karir Ilham Borahima dimulai sebagai lurah di Mamuju, kemudian menjabat sebagai Camat di Papalang dan Tapalang dari 2001 hingga 2005. Pindah ke Sulawesi Barat pada 2005, beliau diangkat sebagai Kepala Perwakilan di Jakarta.
Dari 2008 hingga 2018, Ilham Borahima berdinas di Satpol PP, lalu mengepalai Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil. Dilantik sebagai PJ Bupati Polewali Mandar pada 9 Januari 2024, beliau menghadapi tantangan, terutama persoalan sampah yang mendesak di Polewali Mandar.
Dikutip dalam Podcast Polewali Mandar TV, Ilham Borahima merespons dengan rencana solusi jangka pendek, membersihkan kota Polewali dan Wonomulyo dan menyelesaikan TPA di Satoko sebagai langkah jangka panjang. Tantangan lainnya melibatkan pesta demokrasi, perekaman data penduduk, penanganan stunting, perkawinan dini, dan anak putus sekolah. Beliau menekankan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, mengajak perubahan mindset.
Mengatasi permasalahan sampah, PJ Bupati menyoroti peran partisipatif masyarakat dengan gerakan kebersihan lingkungan dan toilet bersih. Ilham Borahima menekankan perlu mengubah pola berpikir masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan daerah.
Dalam pesannya, PJ Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memiliki dan mencintai daerah ini. Harapannya, Polewali Mandar menjadi tujuan wisata yang damai, sejahtera, dan penuh toleransi, serta mendukung program pemerintah demi kemajuan bersama.
Itulah profil dan pandangan PJ Bupati Polewali Mandar, Drs. Muhammad Ilham Borahima, mengenai perjalanan karirnya dan tantangan ke depan.(Bas)













