Faktadelik.com – Piala Dunia atau sekadar ladang bisnis berkedok sepak bola? Setelah striker Mostafa Ziko mengamuk, kini giliran pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, yang membongkar bom waktu. Hassan secara terang-terangan menuduh FIFA sengaja menghalalkan segala cara demi menyelamatkan Argentina agar Lionel Messi bisa melaju sejauh mungkin!
Tudingan ini menyusul tersingkirnya Mesir secara dramatis dengan skor 2-3 dari Argentina di babak 16 besar, setelah The Pharaohs sempat memimpin dua gol terlebih dahulu.
“Semua Ini Hanya Soal Uang dan Messi!”
Dalam wawancara emosional seusai laga, Hassan tidak lagi menahan diri. Ia menyebut pertandingan di Stadion Mercedes-Benz tersebut sebagai sebuah ketidakadilan yang telanjang. Menurutnya, FIFA sengaja memelihara Argentina di turnamen ini demi meraup keuntungan finansial yang raksasa.
“Di sepak bola, banyak hal yang bisa terjadi di dalam maupun di luar lapangan. Namun pertandingan tadi sangatlah tidak adil bagi kami. Saya rasa ini semua ada hubungannya dengan uang. Mereka (FIFA) ingin Messi bisa terus bermain hingga akhir turnamen ini!” tegas Hassan berapi-api.
Rentetan Keputusan Wasit yang Berbau Amis
Hassan menilai ada “skenario gaib” yang berjalan sepanjang laga demi memuluskan langkah Albiceleste. Dua momen krusial ini dituding menjadi buktinya:
Penalti Gaib: Argentina dihadiahi penalti kontroversial di babak pertama atas pelanggaran yang sangat bisa diperdebatkan. Beruntung, kiper Mostafa Shobeir sukses menepis eksekusi Messi.
VAR yang Berpihak: Gol kedua Mostafa Ziko di babak kedua dianulir secara kejam oleh VAR. Hassan yakin, jika gol itu disahkan, mental Argentina sudah runtuh dan jalannya sejarah akan berubah.
Bisnis di Atas Sportivitas?
Kehadiran Lionel Messi di babak perempat final memang menjadi magnet rating televisi, penjualan tiket, dan sponsor bagi FIFA. Namun bagi Mesir, mimpi besar sebuah negara harus hancur demi memuaskan ambisi kapitalis badan sepak bola dunia tersebut.**














