Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
Desa  

Mendes PDTT Dorong BUMDesa dan LKD Bentuk Bank Desa

“Harapan kami di Kemendes adalah lahirnya Bank Desa yang merupakan sebuah usaha perbankan yang dilahirkan atas kerjasama antar BUMDesa Bersama LKD. Jadi, BUMDesa yang khusus menangani lembaga keuangan desa,” kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, dalam keterangannya terkait penyerahan hasil audit Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Bersama Lembaga Keuangan Desa (LKD) di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, seperti dilansir pada Rabu (12/6/2024).

Menurut Abdul Halim, dalam pembentukan Bank Desa, BUMDesa bersama LKD yang telah di audit bisa melakukan kerja sama dengan pendampingan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan demikian, setiap desa diharapkan bisa memiliki bank desa yang akan terus beroperasi melayani Masyarakat desa setelah Abdul Halim Iskandar mengakhiri jabatan sebagai Mendes PDTT.

“Saya yakin ini akan sangat luar biasa bagi kepentingan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.

Sementara itu. Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menjelaskan, BUMDesa bersama LKD yang terbentuk di Kabupaten Serang merupakan transformasi dari Unit Pengelola Kegiatan (UPK) eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan yang sudah tidak dilanjutkan lagi sejak 2014 lalu.

“Semoga saja BUMDesa Bersama LKD yang telah diaudit bisa menjadi cikal bakal terbentuknya bank desa. Semoga ini menjadi usaha besar dan menjadi sandaran usaha-usaha mikro yang ada di Kabupaten Serang,” harap Ratu Tatu.

Pada kegiatan penyerahan hasil audit BUMDesa Bersama Lembaga Keuangan Desa (LKD) di Kabupaten Serang, terdapat empat BUMDesa Bersama LKD mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan satu BUMDesa Bersama LKD mendapatkan Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari kantor akuntan publik.

Rinciannya adalah, Opini WTP diraih BUMDesa Bersama UPK Mancak LKD, BUMDesa Bersama UPK Ciruas LKD, BUMDesa Bersama UPK Ciomas LKD,  BUMDesa Bersama UPK Bojonegara LKD.

Sedangkan Opini WDP diraih BUMDesa Bersama UPK Padarincang LKD.

“Alhamdulillah di Kabupaten Serang ini dari 27 BUMDesa Bersama LKD yang sudah teraudit ada lima unit. Serang ini yang paling berhasil dan kami mengapresiasi kepada Bupati dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Serang dan para direktur BUMDesa Bersama LKD,” pungkas Bupati Serang.

Kementerian Desa PDTT sendiri memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BUMDesa Bersama LKD yang telah diaudit oleh akuntan publik. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *