Bupati Luwu Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Lewat Potensi Rumput Laut

Faktadelik.com, Luwu – Bupati Luwu H. Patahudding meninjau aktivitas nelayan dan pembudidaya rumput laut di Dusun Mamonta, Desa Seppong, Kecamatan Belopa Utara, Selasa (29/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melihat secara langsung aktivitas masyarakat pesisir sekaligus mendengarkan kebutuhan nelayan dan pembudidaya rumput laut.

Bupati menyampaikan, rumput laut merupakan salah satu komoditas potensial yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung perekonomian masyarakat pesisir. Menurutnya, kualitas rumput laut yang dihasilkan di wilayah Luwu cukup baik, namun pengelolaan dan tata niaga masih perlu diperkuat agar memberikan nilai ekonomi yang lebih optimal.

“Rumput laut wilayah kita ini merupakan salah satu rumput laut dengan kualitas terbaik, hanya saja pengelolaannya yang kurang maksimal yang menyebabkan penurunan harga,” kata H. Patahudding.

Di Dusun Mamonta, terdapat sekitar 200 kepala keluarga. Para kepala keluarga umumnya berprofesi sebagai nelayan, sementara para ibu turut beraktivitas dalam budidaya dan pengikatan bibit rumput laut.

Menurut Bupati, aktivitas budidaya rumput laut memberikan kontribusi ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat. Dalam satu siklus sekitar 30 hingga 45 hari, hasil panen sebagian pembudidaya dapat mencapai satu ton.

Secara keseluruhan, produksi rumput laut kering di Kabupaten Luwu disebut mencapai lebih dari 30.000 ton per tahun.

Melihat potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu juga terus menjajaki dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan budidaya rumput laut. Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Luwu telah mengajukan usulan pengembangan lokasi plasma budidaya rumput laut jenis katoni kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Usulan tersebut masih menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat pengelolaan budidaya rumput laut, terutama dari sisi pengembangan kawasan dan peningkatan produktivitas masyarakat pembudidaya.

Pengembangan tersebut sejalan dengan perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan terhadap komoditas rumput laut melalui pengembangan kawasan budidaya, kampung budidaya, peningkatan kualitas bibit, serta dukungan sarana dan pendampingan bagi pembudidaya. Dalam dokumen program Direktorat Rumput Laut KKP, Luwu tercatat sebagai salah satu daerah kampung budidaya rumput laut dengan produksi 632.933 ton pada 2023.

Selain pengembangan rumput laut, Bupati juga menyampaikan sejumlah rencana pembangunan yang berkaitan dengan penguatan kawasan pesisir Desa Seppong, di antaranya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan pengaspalan jalan.

“Kami berharap nelayan di Dusun Mamonta ini dapat tetap fokus dengan usahanya. Kami sudah meninjau lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dan kami sudah mendapatkan lokasi yang strategis,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan atas dukungan pembangunan 10 Kampung Nelayan Merah Putih yang diberikan kepada Kabupaten Luwu.

Ia berharap penguatan kawasan pesisir, peningkatan budidaya rumput laut, serta pembangunan infrastruktur pendukung dapat berjalan beriringan dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Turut mendampingi Bupati Luwu, Kepala Dinas Perikanan Kasmal, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Imran, Camat Belopa Utara Tenri Bajo, dan Pj. Kepala Desa Seppong Martono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *