FAKTADELIK.COM, MAMASA – Bupati Mamasa Welem Sambolangi secara resmi membuka Perkemahan ke-13 Gugus Depan Pangkalan UPTD SMA Negeri 1 Mamasa di Bumi Perkemahan Buntutambo, Desa Mambulliling, Kecamatan Mamasa, Rabu (19.8.2026).
Pembukaan perkemahan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat. Kegiatan yang digelar dalam rangka semarak Hari Pramuka ke-65 tersebut diikuti sekitar 700 peserta didik.
Bumi Perkemahan Buntutambo yang berada di kawasan perbukitan dengan panorama alam Mamasa menjadi lokasi kegiatan yang dirancang tidak hanya sebagai ajang pengembangan keterampilan kepramukaan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kepedulian sosial peserta didik.
Dalam amanatnya, Bupati Welem memberikan perhatian khusus terhadap persoalan perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan.
Ia mengingatkan seluruh peserta didik agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan, menyakiti, atau merendahkan sesama siswa.
Menurut Welem, sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh peserta didik untuk belajar serta mengembangkan potensi diri.
Selain perundungan, Bupati juga mengingatkan para siswa untuk menjauhi penyebaran berita bohong atau hoax, saling menghina, serta berbagai perilaku yang tidak mencerminkan karakter pelajar dan nilai-nilai kepramukaan.
Pesan tersebut, kata dia, penting dalam membentuk generasi muda Mamasa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama.
𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐒𝐞𝐤𝐨𝐥𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐝𝐮𝐥𝐢 𝐋𝐢𝐧𝐠𝐤𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧
Dalam kesempatan yang sama, Welem juga menyoroti persoalan kebersihan lingkungan. Ia meminta sekolah-sekolah di Kabupaten Mamasa mengambil peran lebih aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Bupati mendorong setiap sekolah mengalokasikan setidaknya satu jam dalam sepekan untuk kegiatan membersihkan lingkungan.
Menurut dia, sekolah tidak boleh hanya menjadi tempat berlangsungnya proses belajar-mengajar, tetapi juga harus menjadi pusat pembentukan budaya hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan.
Welem menilai kontribusi lingkungan pendidikan dalam menjaga kebersihan masih perlu ditingkatkan. Karena itu, ia berharap gerakan kebersihan dapat dilakukan secara rutin dan melibatkan seluruh warga sekolah.
𝐖𝐚𝐝𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐞𝐧𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐊𝐚𝐫𝐚𝐤𝐭𝐞𝐫
Perkemahan ke-13 Gugus Depan Pangkalan UPTD SMA Negeri 1 Mamasa menjadi salah satu ruang bagi peserta didik untuk belajar hidup mandiri di alam terbuka.
Berbagai kegiatan kepramukaan disiapkan selama perkemahan, diantaranya kerohanian, hingga api unggun.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai kemandirian, kerja sama, disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap alam.
Ketua Panitia Pelaksana, Yubal, M.Hd.K, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Bupati Mamasa bersama jajaran pemerintah daerah serta Kepala UPTD SMA Negeri 1 Mamasa dalam pembukaan kegiatan.
Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembinaan generasi muda.
Dengan mengusung semangat kebersamaan, Perkemahan ke-13 SMAN 1 Mamasa diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi mampu meninggalkan pengalaman dan nilai positif bagi seluruh peserta.
Khususnya dalam membangun generasi muda Mamasa yang disiplin, mandiri, berkarakter, menjunjung persaudaraan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.**













