<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ragam Arsip - Fakta Delik</title>
	<atom:link href="https://www.faktadelik.com/category/ragam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktadelik.com/category/ragam/</link>
	<description>Mengungkap Fakta Dibalik Pena</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2026 13:42:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.faktadelik.com/wp-content/uploads/2026/07/cropped-Logo-Fakta-Delik-1-32x32.png</url>
	<title>Ragam Arsip - Fakta Delik</title>
	<link>https://www.faktadelik.com/category/ragam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gerak Cepat, Resmob dan URC Polresta Mamuju Bekuk Pencuri Spesialis Rumah Kosong</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/gerak-cepat-resmob-dan-urc-polresta-mamuju-bekuk-pencuri-spesialis-rumah-kosong/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/gerak-cepat-resmob-dan-urc-polresta-mamuju-bekuk-pencuri-spesialis-rumah-kosong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rusdi RFD]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 13:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[#Polresta Mamuju]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=101279</guid>

					<description><![CDATA[<p>FAKTADELIK.COM, MAMUJU – Gerak cepat kembali ditunjukkan Unit V Resmob Satreskrim Polresta Mamuju bersama Unit...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/gerak-cepat-resmob-dan-urc-polresta-mamuju-bekuk-pencuri-spesialis-rumah-kosong/">Gerak Cepat, Resmob dan URC Polresta Mamuju Bekuk Pencuri Spesialis Rumah Kosong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTADELIK.COM, MAMUJU –</strong> Gerak cepat kembali ditunjukkan Unit V Resmob Satreskrim Polresta Mamuju bersama Unit Reaksi Cepat (URC) dengan berhasil menangkap seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang selama ini meresahkan warga. Pelaku diamankan di Jalan Poros Sampaga-Trailu, Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 13.20 Wita.</p>
<p>Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan dua laporan polisi, yakni LP/B/220/VI/2026/SPKT/Polresta Mamuju/Sulbar tertanggal 17 Juni 2026 dan LP/B/221/VI/2026/SPKT/Polresta Mamuju/Sulbar tertanggal 24 Juni 2026.</p>
<p>Terduga pelaku diketahui berinisial Fitra Di Lapian Kadir (30), warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju. Dari hasil penyelidikan dan interogasi awal, pelaku mengakui telah berulang kali melakukan aksi pencurian di rumah korban, Aminah, warga Desa Bunde, Kecamatan Sampaga.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Agustinus Pigay, S.I.K., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan serangkaian penyelidikan oleh personel Resmob bersama URC.</p>
<p>Setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Sampaga untuk menjalani pemeriksaan sebelum diamankan di Posko Unit V Resmob Satreskrim Polresta Mamuju guna proses hukum lebih lanjut.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku diduga telah berulang kali menyasar rumah korban dengan memanfaatkan situasi ketika rumah dalam keadaan sepi. Dalam aksi terakhirnya, pelaku mengambil sebuah telepon genggam merek Vivo Y17s. Sementara dari pengakuan korban, aksi pencurian sebelumnya juga mengakibatkan hilangnya uang tunai Rp5 juta serta emas dengan total sekitar 68 gram, sehingga keseluruhan kerugian diperkirakan mencapai Rp169,1 juta.</p>
<p>Polisi juga mengungkap motif pelaku melakukan pencurian, yakni untuk memperoleh uang yang kemudian digunakan membayar utang atau cicilan bank serta bermain judi online.</p>
<p>Dalam penggeledahan dan penyidikan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone Vivo Y17s warna Forest Green, empat lembar nota bukti gadai emas, serta satu unit speaker merek High Power.</p>
<p>Dari hasil pengembangan, pelaku diketahui menggadaikan emas hasil curiannya di dua lokasi berbeda, yakni di pegadaian kawasan Pasar Baru Mamuju dan Pegadaian Trailu. Barang-barang yang digadaikan terdiri atas beberapa gelang emas dengan berat bervariasi yang digadaikan secara bertahap sejak Februari hingga Mei 2026.</p>
<p>Tidak hanya itu, saat dilakukan interogasi lanjutan, pelaku juga mengaku melakukan pencurian di rumah korban lain, yakni Chairil Kadri. Atas pengakuan tersebut, korban kemudian diarahkan untuk membuat laporan resmi di SPKT Polresta Mamuju agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum.</p>
<p>Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polresta Mamuju masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun barang bukti tambahan. Sementara itu, kondisi pelaku dilaporkan dalam keadaan sehat sejak proses penangkapan hingga diamankan di Posko Unit V Resmob Satreskrim Polresta Mamuju.**</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/gerak-cepat-resmob-dan-urc-polresta-mamuju-bekuk-pencuri-spesialis-rumah-kosong/">Gerak Cepat, Resmob dan URC Polresta Mamuju Bekuk Pencuri Spesialis Rumah Kosong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/gerak-cepat-resmob-dan-urc-polresta-mamuju-bekuk-pencuri-spesialis-rumah-kosong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolsek Urban Wonomulyo Pimpin Olah TKP Kasus Penganiayaan Bersajam di Banua Baru</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/kapolsek-urban-wonomulyo-pimpin-olah-tkp-kasus-penganiayaan-bersajam-di-banua-baru/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/kapolsek-urban-wonomulyo-pimpin-olah-tkp-kasus-penganiayaan-bersajam-di-banua-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rusdi RFD]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 13:39:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[#Polsek Urban Wonomulyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=101276</guid>

					<description><![CDATA[<p>FAKTADELIK.COM, POLMAN – Aparat Polsek Urban Wonomulyo bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana penganiayaan...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/kapolsek-urban-wonomulyo-pimpin-olah-tkp-kasus-penganiayaan-bersajam-di-banua-baru/">Kapolsek Urban Wonomulyo Pimpin Olah TKP Kasus Penganiayaan Bersajam di Banua Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTADELIK.COM, POLMAN –</strong> Aparat Polsek Urban Wonomulyo bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 03.30 WITA.</p>
<p>Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., memimpin langsung personel piket mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) didampingi AIPTU Nuralim untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan, serta mengamankan barang bukti.</p>
<p>Korban dalam peristiwa tersebut merupakan seorang pelajar berinisial R.A.M. (15) yang mengalami luka terbuka pada lengan kanan akibat diduga terkena senjata tajam. Korban sempat mendapatkan pertolongan dari teman-temannya sebelum dibawa ke RSUD Wonomulyo untuk menjalani perawatan medis.</p>
<p>Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula saat korban bersama beberapa rekannya berkumpul di pinggir Jalan Poros Jenderal Sudirman, Desa Banua Baru.</p>
<p>Tidak lama kemudian, melintas sekelompok orang sambil berteriak di jalan. Aksi tersebut diduga memicu saling provokasi hingga berujung pengejaran terhadap korban dan teman-temannya.</p>
<p>Saat berusaha menyelamatkan diri, korban tertinggal dan terjatuh. Dalam kondisi tersebut, korban diduga menjadi sasaran penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka pada lengan kanan. Setelah kejadian, rombongan terduga pelaku meninggalkan lokasi.</p>
<p>Warga sekitar kemudian mengamankan dua orang yang diduga merupakan bagian dari rombongan terduga pelaku.</p>
<p>Saat petugas tiba di lokasi, masyarakat juga menunjukkan sebilah parang yang ditemukan tidak jauh dari TKP dan diduga milik salah seorang pelaku. Barang bukti tersebut langsung diamankan polisi untuk kepentingan penyelidikan.</p>
<p>Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap pelaku utama penganiayaan.</p>
<p>&#8220;Kami langsung mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan korban dan para saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengungkap pelaku utama penganiayaan,&#8221; ujar Kapolsek.</p>
<p>Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak mudah terpancing provokasi yang dapat berujung pada tindak pidana.</p>
<p>&#8220;Kami mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan. Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian dan jangan melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mendalami keterlibatan para terduga yang telah diamankan.</p>
<p>Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya guna mempercepat proses pengungkapan kasus.**</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/kapolsek-urban-wonomulyo-pimpin-olah-tkp-kasus-penganiayaan-bersajam-di-banua-baru/">Kapolsek Urban Wonomulyo Pimpin Olah TKP Kasus Penganiayaan Bersajam di Banua Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/kapolsek-urban-wonomulyo-pimpin-olah-tkp-kasus-penganiayaan-bersajam-di-banua-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temuan L-KONTAK: Proyek Jalan Toraja Utara Terindikasi Kemahalan dan Bermutu Rendah</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/temuan-l-kontak-proyek-jalan-toraja-utara-terindikasi-kemahalan-dan-bermutu-rendah/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/temuan-l-kontak-proyek-jalan-toraja-utara-terindikasi-kemahalan-dan-bermutu-rendah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hardiwan FD]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 06:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Jalan Toraja Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=101089</guid>

					<description><![CDATA[<p>FAKTADELIK.COM, RANTEPAO – Anggaran pembangunan jalan senilai lebih dari Rp4,1 miliar di Kabupaten Toraja Utara...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/temuan-l-kontak-proyek-jalan-toraja-utara-terindikasi-kemahalan-dan-bermutu-rendah/">Temuan L-KONTAK: Proyek Jalan Toraja Utara Terindikasi Kemahalan dan Bermutu Rendah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTADELIK.COM, RANTEPAO –</strong> Anggaran pembangunan jalan senilai lebih dari Rp4,1 miliar di Kabupaten Toraja Utara kini menjadi sorotan tajam. Lembaga Komunitas Anti Korupsi (L-KONTAK) menuding dua proyek yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mengandung ketidakwajaran serius, mulai dari indikasi penggelembungan harga, sumber material yang meragukan, hingga dugaan mutu beton yang jauh di bawah Standar Nasional Indonesia (SNI).</p>
<p>Dua proyek yang dimaksud adalah Pembangunan Perkerasan Jalan ruas Perangian–Ampang Batu senilai Rp1.686.803.135 bersumber APBD, dikerjakan CV. Karya Maseroh Abadi, serta Pekerjaan Rabat Beton senilai Rp2.468.145.640,89 dari dana hibah provinsi, yang dilaksanakan CV. Adhy Tama.</p>
<p>Menurut L-KONTAK, nilai kontrak tidak sebanding dengan volume pekerjaan yang dijanjikan.</p>
<p>“Secara perhitungan teknis dan harga pasar saat ini, nilainya terasa tidak wajar. Pertanyaan mendasar, apa acuan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat menetapkan harga satuan? Apakah berdasarkan survei pasar nyata, analisis teknis, atau sekadar angka rekayasa?” tantang Parera, Perwakilan L-KONTAK, Rabu (24/6/2026).</p>
<p>Lebih dari itu, legalitas sumber material pun dipertanyakan. “Jika kontraktor dan PPK tidak bisa menunjukkan bukti izin penambangan sah dan hasil uji mutu bahan baku, maka ini tidak sekadar pelanggaran administrasi, tetapi berpotensi masuk ranah tindak pidana karena menggunakan bahan ilegal sekaligus berisiko merusak struktur jalan secara permanen,” tegasnya.</p>
<p>Untuk proyek rabat beton, kecurigaan paling besar tertuju pada kualitas konstruksi. L-KONTAK menduga kuat mutu beton tidak memenuhi syarat SNI. Menurut ketentuan teknis, kuat tekan beton harus mencapai minimal 85% dari rencana desain (f’c) agar struktur aman dan tahan lama.</p>
<p>“Kami meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak hanya memeriksa kertas. Wajib diminta dokumen Job Mix Design (JMD), Job Mix Formula (JMF), dan laporan trial mix dari laboratorium terakreditasi. Jangan sampai dokumen dibuat rapi untuk administrasi, tapi di lapangan komposisi diubah sembarangan demi memangkas biaya,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan, ketidaksesuaian antara spesifikasi di kontrak dengan kenyataan fisik adalah tanda jelas adanya penggelembungan harga (mark-up). “Kalau kualitas diturunkan tapi harga tetap dibayar penuh sesuai standar tinggi, selisih uangnya mengalir ke mana? Ini bentuk kerugian negara yang terstruktur,” tambahnya.</p>
<p>L-KONTAK menyoroti sikap PPK yang dinilai lambat bertindak. “Jika pemeriksaan awal BPK sudah menemukan indikasi ketidaksesuaian, seharusnya kontrak langsung dihentikan sesuai aturan. Mengapa masih menunggu? Apakah akan ada perubahan kontrak lagi yang justru memperparah kerugian?,” tantangnya.</p>
<p>Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan UU Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, setiap pihak yang sengaja menurunkan mutu pekerjaan, merekayasa harga, atau menggunakan bahan tidak sesuai spesifikasi dapat dijerat tuntutan pidana dengan ancaman penjara dan denda yang berat.</p>
<p>L-KONTAK akan menyerahkan ringkasan temuan awal dan meminta BPK Perwakilan Sulawesi Selatan segera melakukan audit mendalam, pengujian sampel beton secara independen, dan verifikasi harga satuan. Hasilnya nanti akan menjadi dasar hukum untuk dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum guna membuktikan ada tidaknya kerugian keuangan negara.</p>
<p>“Uang rakyat bukan mainan. Kami tidak akan berhenti sampai kualitas jalan sesuai perencanaan dan setiap pelanggaran dipertanggungjawabkan hingga ke akar-akarnya,” pungkasnya</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUTR Toraja Utara dan kedua kontraktor pelaksana belum memberikan tanggapan resmi.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/temuan-l-kontak-proyek-jalan-toraja-utara-terindikasi-kemahalan-dan-bermutu-rendah/">Temuan L-KONTAK: Proyek Jalan Toraja Utara Terindikasi Kemahalan dan Bermutu Rendah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/temuan-l-kontak-proyek-jalan-toraja-utara-terindikasi-kemahalan-dan-bermutu-rendah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapan Kita ke Mekkah, Nek?&#8221; Tanya Cucu Tunanetra Nenek Penjual Nasi Kuning</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/kapan-kita-ke-mekkah-nek-tanya-cucu-tunanetra-nenek-penjual-nasi-kuning/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/kapan-kita-ke-mekkah-nek-tanya-cucu-tunanetra-nenek-penjual-nasi-kuning/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rosdiana FD]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 12:27:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=101030</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Luwu &#8211; Setiap subuh di Jalan Andi Djemma, Palopo, Nenek Sutinah sudah sibuk menanak...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/kapan-kita-ke-mekkah-nek-tanya-cucu-tunanetra-nenek-penjual-nasi-kuning/">Kapan Kita ke Mekkah, Nek?&#8221; Tanya Cucu Tunanetra Nenek Penjual Nasi Kuning</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com, Luwu &#8211;</strong> Setiap subuh di Jalan Andi Djemma, Palopo, Nenek Sutinah sudah sibuk menanak nasi kuning. Dari keuntungan kecil yang dikumpulkannya bertahun-tahun, ia dan enam kerabatnya berhasil mengumpulkan Rp112 juta untuk berangkat umroh.</p>
<p>Sekarang uang itu hilang. Impian ke Tanah Suci yang sudah di depan mata buyar setelah mereka ikut program umroh subsidi yang ditawarkan Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka.</p>
<p>Yang paling berat, Sutinah harus menjawab pertanyaan cucunya yang berusia 7 tahun. Daffa Gassal, bocah tunanetra, kerap bertanya polos, “Kapan kita berangkat ke Mekkah, Nek?”</p>
<p>Sutinah hanya bisa diam. “Uang puluhan juta itu hasil keringat saya jualan nasi kuning bertahun-tahun. Saya cuma mau uang saya kembali di masa tua ini,” katanya sambil mata berkaca-kaca.</p>
<p>Sutinah adalah satu dari 59 korban yang dananya belum kembali. Total ada 69 orang yang melapor ke polisi dengan kerugian mencapai lebih dari Rp1 miliar. Hingga kini, baru 10 orang yang menerima pengembalian secara cicilan.</p>
<p>Kasus ini sudah masuk penyidikan di Ditreskrimsus Polda Sulsel sejak September 2025. Penyidik juga sudah meminta keterangan ahli dari Kementerian Agama. Namun sampai sekarang belum ada perkembangan berarti.</p>
<p>Kanit II Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Abdul Kadir, tidak memberikan respons saat dikonfirmasi. Kuasa hukum Putri Dakka juga belum memberikan tanggapan.</p>
<p>Kuasa hukum korban, Ardianto Palla, menilai bukti sudah cukup. Ia menyebut uang jemaah masuk ke rekening Putri Dakka dan dua adminnya, Dahliana Sudarmin serta Putri Apriani, antara Agustus hingga Oktober 2024. Waktu itu bertepatan dengan kampanye Pilwalkot Palopo saat Putri Dakka maju sebagai calon walikota.</p>
<p>Putri Dakka sendiri punya rekam jejak panjang. Awal 2026 ia sempat ditetapkan tersangka dalam kasus sangkaan serupa, tapi kemudian SP3 setelah diklaim ada pelunasan.</p>
<p>Ardianto mendesak polisi segera menggelar perkara untuk menetapkan tersangka. Pekan ini dijadwalkan ada pertemuan antara korban dan pihak Putri Dakka untuk membahas pengembalian dana. Jika gagal, Ardianto mengancam akan membawa kasus ini ke Mabes Polri, Komisi III DPR RI, dan melapor ke DPP Partai NasDem.</p>
<p>Sementara itu, Putri Dakka masih aktif di media sosial dan berulang kali menyatakan dirinya korban fitnah.</p>
<p>Bagi Nenek Sutinah, urusan politik dan pasal hukum bukanlah prioritas. Ia hanya ingin uang hasil jerih payahnya kembali, agar tidak perlu lagi mencari jawaban saat Daffa bertanya tentang keberangkatan ke Mekkah.</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/kapan-kita-ke-mekkah-nek-tanya-cucu-tunanetra-nenek-penjual-nasi-kuning/">Kapan Kita ke Mekkah, Nek?&#8221; Tanya Cucu Tunanetra Nenek Penjual Nasi Kuning</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/kapan-kita-ke-mekkah-nek-tanya-cucu-tunanetra-nenek-penjual-nasi-kuning/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LSM LEMKIRA TANTANG BPK DAN KADISDIK SULSEL BUKA LHP TERKAIT MUNDURNYA 326 KEPALA SEKOLAH</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/lsm-lemkira-tantang-bpk-dan-kadisdik-sulsel-buka-lhp-terkait-mundurnya-326-kepala-sekolah/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/lsm-lemkira-tantang-bpk-dan-kadisdik-sulsel-buka-lhp-terkait-mundurnya-326-kepala-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 08:18:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[LSM LEMKIRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=100716</guid>

					<description><![CDATA[<p>FAKTADELIK.COM, MAKASSAR &#8211; 15 JUNI 2026, Fenomena pengunduran diri massal sebanyak 326 Kepala Sekolah SMA...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/lsm-lemkira-tantang-bpk-dan-kadisdik-sulsel-buka-lhp-terkait-mundurnya-326-kepala-sekolah/">LSM LEMKIRA TANTANG BPK DAN KADISDIK SULSEL BUKA LHP TERKAIT MUNDURNYA 326 KEPALA SEKOLAH</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTADELIK.COM, MAKASSAR &#8211;</strong> 15 JUNI 2026, Fenomena pengunduran diri massal sebanyak 326 Kepala Sekolah SMA dan SMK Negeri di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menggelinding bak bola salju.</p>
<p>Menanggapi polemik yang kian memanas ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lemkira melayangkan tantangan terbuka kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sulsel dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel untuk membuka secara transparan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) serta rekomendasi yang mendasari kegaduhan tersebut.</p>
<p>Langkah ini diambil karena dokumen LHP yang memicu mundurnya ratusan kepala sekolah tersebut dinilai masih menjadi misteri di mata publik dan berpotensi menimbulkan maladministrasi.</p>
<p>Perkara ini juga telah memicu ketegangan politik dan birokrasi antara Disdik Sulsel dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel.</p>
<p><strong>Berikut adalah 5 fakta krusial dan duduk perkara terkini yang dihimpun oleh LSM Lemkira:</strong></p>
<p>1. Misteri Dokumen LHP dan Kekosongan Rekomendasi Resmi</p>
<p>BPK sebelumnya mengindikasikan adanya masalah tata kelola di lingkungan sekolah, termasuk isu penerimaan cashback dari pengadaan buku. Namun, Rizal dari LSM Lemkira mengungkapkan adanya kejanggalan dalam prosedur tindak lanjut temuan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami telah mengajukan permintaan resmi untuk melihat LHP dari BPK. Sayangnya, hingga kini tidak ada dokumen rekomendasi resmi dari LHP yang diserahkan oleh Kepala Disdik Sulsel kepada para kepala sekolah yang bersangkutan. Ini penuh tanda tanya. Tidak perlu ada yang ditutupi karena rentan berdampak pada maladministrasi. Ratusan kepala sekolah diminta mundur tanpa pernah diberikan surat perintah resmi terkait temuan BPK,&#8221; tegas Rizal.</p>
<p>2. Kronologi Desakan Pengunduran Diri Massal</p>
<p>Dampak dari temuan sepihak tersebut, Disdik Sulsel disinyalir mengarahkan sekitar 326 kepala sekolah untuk menandatangani surat pernyataan pengunduran diri. Proses pencopotan massal berkedok mundur sukarela ini dilakukan dalam dua gelombang: tahap pertama menyasar 128 orang dan tahap kedua menyasar 198 orang.</p>
<p>3. DPRD Sulsel Intervensi, Desak Penghentian Pencopotan</p>
<p>Komisi E DPRD Sulsel bergerak cepat dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Disdik Sulsel. Dalam forum tersebut, parlemen mendesak agar proses penandatanganan surat pengunduran diri dihentikan seketika.</p>
<p>Dewan menilai temuan administratif dari BPK sebenarnya telah ditindaklanjuti dan dana yang dipersoalkan telah dikembalikan oleh para kepala sekolah ke kas negara. Sehingga, kebijakan pengunduran diri massal dinilai cacat prosedur dan bukan solusi yang bijak.</p>
<p>4. Alasan Evaluasi Kinerja Oleh Disdik Dinilai Cacat Logika</p>
<p>Kepala Disdik Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin, berkilah bahwa mundurnya ratusan kepala sekolah merupakan bagian dari evaluasi kinerja, pengujian integritas, dan penegakan tata kelola anggaran.</p>
<p>Namun, argumentasi tersebut dipatahkan oleh LSM Lemkira yang menilainya sangat tidak rasional dan kontradiktif dengan fakta administratif di lapangan.</p>
<p>&#8220;Jika dalihnya adalah evaluasi kinerja, alur penilaian itu berjenjang dari bawah; ditandatangani oleh pengawas bina sekolah, lalu ke Cabang Dinas wilayah, baru ke Kadisdik. Faktanya, dalam dua tahun terakhir, Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) para kepala sekolah ini berpredikat sangat baik. Jika SKP mereka buruk, mustahil Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) mereka bisa cair. Jadi, alasan evaluasi kinerja ini jelas keliru dan dipaksakan,&#8221; tambah Rizal.</p>
<p>5. Jaminan Kelancaran PPDB 2026/2027</p>
<p>Meskipun internal manajerial pendidikan di Sulsel sedang diguncang prahara, pihak Disdik Sulsel memberikan garansi bahwa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak akan lumpuh. Disdik memastikan persiapan menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA/SMK di seluruh wilayah Sulawesi Selatan tetap berjalan normal dan kondusif.</p>
<p>Sumber : LSM Lemkir</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/lsm-lemkira-tantang-bpk-dan-kadisdik-sulsel-buka-lhp-terkait-mundurnya-326-kepala-sekolah/">LSM LEMKIRA TANTANG BPK DAN KADISDIK SULSEL BUKA LHP TERKAIT MUNDURNYA 326 KEPALA SEKOLAH</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/lsm-lemkira-tantang-bpk-dan-kadisdik-sulsel-buka-lhp-terkait-mundurnya-326-kepala-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pordi Apresiasi LMD Sport Maros Laksanakan Turnamen Domino Silaturrahim Gratis dan Siapkan Hadiah Uang</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/pordi-apresiasi-lmd-sport-maros-laksanakan-turnamen-domino-silaturrahim-gratis-dan-siapkan-hadiah-uang/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/pordi-apresiasi-lmd-sport-maros-laksanakan-turnamen-domino-silaturrahim-gratis-dan-siapkan-hadiah-uang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 05:06:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[LMD Sport Maros]]></category>
		<category><![CDATA[Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pordi]]></category>
		<category><![CDATA[Silaturrahim]]></category>
		<category><![CDATA[Turnamen Domino]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=100661</guid>

					<description><![CDATA[<p>Faktadelik.com, Maros &#8211; Manajemen Liga Mini Domino (LMD) Sport Maros yang dikomandoi Sjamsu Abdillah, S.Pd,...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/pordi-apresiasi-lmd-sport-maros-laksanakan-turnamen-domino-silaturrahim-gratis-dan-siapkan-hadiah-uang/">Pordi Apresiasi LMD Sport Maros Laksanakan Turnamen Domino Silaturrahim Gratis dan Siapkan Hadiah Uang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Faktadelik.com, Maros &#8211;</strong> Manajemen Liga Mini Domino (LMD) Sport Maros yang dikomandoi Sjamsu Abdillah, S.Pd, sukses menggelar Turnamen Domino Silaturrahim di Billiard &#8220;Ta&#8221; Nur Jaya Cafe Bantimurung, Maros, Sabtu 13 Juni 2026.</p>
<p>Gelaran Turnamen Domino Silaturahim ini diikuti 64 Pasang Pemain Domino dari 22 gardu dan komunitas pemain domino yang berasal dari Maros, Makassar dan sekitarnya.</p>
<p>Turut hadir dalam Turnamen ini, Wakil Ketua Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Sulsel HM Syarkawi Ramly, SE, MM, Ketua LMD Sport Makassar Sadar Sandy, SHi, Ketua Pordi Maros Andi Sudirman Page, Ketua Pordi Biringkanaya &#8211; Makassar drg M Saleh, M.Kes, dan beberapa Ketua Gardu dan Komunitas Domino dari Maros dan Makassar.</p>
<p>Syarkawi dalam arahannya menyampaikan, turnamen ini merupakan ajang silaturahim sekaligus syukuran kepada Ketua Kamaseta Domino Comunnity Maros dan juga Ketua LMD Sport Maros Sjamsu Abdullah yang segera memasuki usia pensiun sebagai ASN pada 1 Juli 2026 mendatang.</p>
<p>Mantan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pangkep ini, juga menjelaskan kalau turnamen ini dihadiri pecinta domino dari beberapa komunitas dan gardu domino baik dari Maros maupun Kota Makassar.</p>
<p>&#8220;Yang pasti, kegiatan ini untuk memupuk persaudaraan di antara kawan-kawan pemain domino. Dan dalam sebuah organisasi khususnya di Pordi, Kita tetap konsisten dalam aturan Pordi karena itu silakan main secara fair,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara Ketua Pordi Maros A Sudirman Page memuji pengurus Pordi Sulsel, demikian juga Ketua Pordi Biringkanaya, M Saleh yang juga sempat hadir meramaikan turnamen ini juga turut mengapresiasi pelaksanaan turnamen ini.</p>
<p>A Sudirman juga memuji kerja keras panitia terutama Sjamsu Abdillah bersama crew yang telah bekerja maksimal untuk melaksanakan turnamen domino silaturrahim ini, dengan penyediaan fasilitas yang terbilang lengkap dan memuaskan bagi para pemain domino.</p>
<p>Dia juga bicara soal domino, bahwa bicara masalah domimo itu tak ada habisnya, ada seni bermain domino dan banyak suka-dukanya dalam mengurus domimo dan dalam bermain domino.</p>
<p>A Sudirman juga mengungkap bahwa di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua Pordi Maros, pihaknya tidak memungut iuran, dan tidak ada dana sponsor, bahkan tidak pernah membebankan kepada anggotanya termasuk dalam pengurusan rekomendasi dan yang lainnya biaya apapun, jelasnya.</p>
<p>Turnamen Domino Silaturrahim yang dilaksanakan di Billiar &#8220;Ta&#8221; Nur Jaya Cafe Bantimurung &#8211; Maros yang digagas Sjamsul Abdillah ini, keluar sebagai Juara I Daeng Sarrang/Yudhi (Pattottongan Maros), Juara II Anzar/A Nawa (Batangase), Juara III Dzoel/Asis (Kangen Domino Indonesia Makassar), dan Juara IV diraih Angga/Rais dari Bantimurung. (HDT)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/pordi-apresiasi-lmd-sport-maros-laksanakan-turnamen-domino-silaturrahim-gratis-dan-siapkan-hadiah-uang/">Pordi Apresiasi LMD Sport Maros Laksanakan Turnamen Domino Silaturrahim Gratis dan Siapkan Hadiah Uang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/pordi-apresiasi-lmd-sport-maros-laksanakan-turnamen-domino-silaturrahim-gratis-dan-siapkan-hadiah-uang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Respon Cepat, Tim Resmob Jatanras Polda Sulbar Tangkap 3 Pelaku Pencurian Tembaga Menara PLN</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/respon-cepat-tim-resmob-jatanras-polda-sulbar-tangkap-3-pelaku-pencurian-tembaga-menara-pln/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/respon-cepat-tim-resmob-jatanras-polda-sulbar-tangkap-3-pelaku-pencurian-tembaga-menara-pln/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rusdi RFD]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 13:34:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tangkap 3 Pelaku Pencurian Tembaga Menara PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Resmob Jatanras Polda Sulbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=101273</guid>

					<description><![CDATA[<p>FAKTADELIK.COM, MAMUJU &#8211; Kepolisian Daerah Sulawesi Barat kembali menunjukkan ketangkasan dalam menindak tegas gangguan keamanan...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/respon-cepat-tim-resmob-jatanras-polda-sulbar-tangkap-3-pelaku-pencurian-tembaga-menara-pln/">Respon Cepat, Tim Resmob Jatanras Polda Sulbar Tangkap 3 Pelaku Pencurian Tembaga Menara PLN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTADELIK.COM, MAMUJU &#8211;</strong> Kepolisian Daerah Sulawesi Barat kembali menunjukkan ketangkasan dalam menindak tegas gangguan keamanan dan kerusakan fasilitas vital negara.</p>
<p>Dimana Tim Resmob Jatanras Polda Sulbar berhasil menangkap tiga orang pelaku pencurian komponen tembaga menara transmisi milik PLN di wilayah Kabupaten Mamuju, hanya dalam waktu singkat setelah menerima laporan.</p>
<p>Kejadian bermula pada Kamis, 11 Juni 2026 beberapa pekan lalu, saat tim menerima laporan resmi dari petugas pengawas menara PLN Mamuju mengenai dugaan pencurian kabel dan tembaga penangkal petir yang terjadi di lokasi menara transmisi Desa Rosso, Kecamatan Sampaga.</p>
<p>Segera setelah laporan masuk, petugas bergerak menuju TKP untuk melakukan pemeriksaan lokasi, mengumpulkan petunjuk serta melacak jejak pelaku.</p>
<p>Berdasarkan data dan bukti yang ditemukan di lapangan, rangkaian penangkapan berlangsung tepat di dini hari Jumat, 12/06/2026 pukul 00.10 Wita.</p>
<p>Pelaku pertama berinisial MA berhasil diamankan di kediamannya di Desa Kabuloan, Kecamatan Sampaga.</p>
<p>Selanjutnya, sekitar pukul 00.30 Wita petugas menemukan keberadaan dua tersangka lainnya yaitu MF dan DP di kawasan sekitar Bandara Tampa Padang, Kecamatan Kalukku diamankan tanpa perlawanan.</p>
<p>Ketiga tersangka kemudian dibawa ke Polda Sulbar untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Di hadapan penyidik, mereka mengakui seluruh perbuatannya dan mengaku telah melakukan aksinya tidak hanya di satu lokasi, melainkan di tiga titik menara yang berbeda.</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi kunci dari tim pengawas PLN, sejak awal tahun 2026 hingga saat ini saja, jalur transmisi Mamuju Niw Topoyo telah kehilangan komponen penangkal petir pada sebanyak 12 menara, dengan estimasi kerugian materi mencapai sekitar Rp80.000.000.</p>
<p>Selain mengamankan para tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang yang menjadi alat pelaku maupun hasil kejahatan, antara lain:</p>
<p>“Satu buah pelat penanda menara, Seperangkat alas kaki merk Swallow warna hitam, Satu jaket warna hitam, Dua karung hijau dan putih, Sepeda motor Yamaha Mio M3 (alat transportasi), Dua potong tembaga hasil curian dari lokasi berbeda, Linggis dan gunting besi (alat utama merusak dan memotong) dan Pakaian yang digunakan saat melakukan tindak pidana.”</p>
<p>Tim jatanras Polda Sulbar menegaskan bahwa fasilitas kelistrikan merupakan aset vital yang melayani kepentingan luas masyarakat. Segala bentuk tindakan merusak atau mencuri akan ditindak dengan cepat dan tegas demi menjaga kestabilan pelayanan publik serta keamanan wilayah.**</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/respon-cepat-tim-resmob-jatanras-polda-sulbar-tangkap-3-pelaku-pencurian-tembaga-menara-pln/">Respon Cepat, Tim Resmob Jatanras Polda Sulbar Tangkap 3 Pelaku Pencurian Tembaga Menara PLN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/respon-cepat-tim-resmob-jatanras-polda-sulbar-tangkap-3-pelaku-pencurian-tembaga-menara-pln/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GC Sul-Sel Tegas Tolak Klaim Palsu Juliardi, Koordinator Gibran Center Indonesia Timur adalah DR. Bastian Lubis</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/gc-sul-sel-tegas-tolak-klaim-palsu-juliardi-koordinator-gibran-center-indonesia-timur-adalah-dr-bastian-lubis/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/gc-sul-sel-tegas-tolak-klaim-palsu-juliardi-koordinator-gibran-center-indonesia-timur-adalah-dr-bastian-lubis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 14:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran Center Provinsi Sulawesi Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=100383</guid>

					<description><![CDATA[<p>FAKTADELIK.COM, JAKARTA – Adnan, Panglima Gibran Center Provinsi Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara dengan nada...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/gc-sul-sel-tegas-tolak-klaim-palsu-juliardi-koordinator-gibran-center-indonesia-timur-adalah-dr-bastian-lubis/">GC Sul-Sel Tegas Tolak Klaim Palsu Juliardi, Koordinator Gibran Center Indonesia Timur adalah DR. Bastian Lubis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTADELIK.COM, JAKARTA –</strong> Adnan, Panglima Gibran Center Provinsi Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara dengan nada tegas terkait klaim sepihak yang dilontarkan oleh Juliardi Achmad Karangan. Panglima GC SulSel ini dengan lantang membantah dan menegaskan bahwa nama Juliardi tidak tercatat sama sekali dalam struktur resmi sebagai Koordinator Gibran Center Indonesia Timur.</p>
<p>Pernyataan keras ini disampaikan langsung oleh Panglima Gibran Center, Devhanan jufri, atau yang akrab disapa Adnan, pada Sabtu (06/06/2026). Ia menilai tindakan pihak yang bersangkutan merupakan upaya yang tidak berdasar, menyesatkan, dan merusak tatanan organisasi yang telah dibangun dengan rapi dan profesional.</p>
<p>&#8220;Tindakan mengklaim jabatan yang bukan haknya adalah sebuah pelanggaran nyata. Kami tegaskan, Juliardi Achmad Karangan tidak pernah, tidak sedang, dan bukan Koordinator Gibran Center Indonesia Timur. Hal ini adalah fakta mutlak yang harus diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat,&#8221; ujar Adnan.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-100387" src="https://www.faktadelik.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260606-WA0080.jpg" alt="" width="657" height="879" /></p>
<p>Menurut Adnan panglima GC, struktur organisasi Gibran Center diatur dengan sangat ketat, tertib, dan memiliki landasan hukum organisasi yang kuat. Seluruh surat keputusan, penunjukan, hingga pembagian wewenang telah disahkan secara resmi. Posisi strategis untuk wilayah yang sangat vital ini, sepenuhnya diamanahkan kepada sosok yang kompeten dan resmi, yakni DR. Bastian Lubis.</p>
<p>&#8220;Yang memegang jabatan, memegang wewenang, serta memiliki hak dan tanggung jawab penuh sebagai Koordinator Wilayah Indonesia Timur adalah DR. Bastian Lubis. Beliau ditunjuk secara sah, memiliki surat tugas resmi, dan diakui oleh Ketua Umum Gibran Center. Inilah kenyataan yang tidak dapat diganggu gugat, apalagi dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,&#8221; tegas Adnan panglima Gibran Center Sulawesi Selatan.</p>
<p>Bukan sekadar membantah, Panglima DPW Gibran Center SulSel juga memberikan peringatan keras dan terakhir kepada Juliardi Achmad Karangan. Adnan meminta agar pihak yang bersangkutan segera dan tanpa syarat menghentikan segala aktivitas, ucapan, maupun tindakan apa pun yang menggunakan nama, atribut, simbol, atau mengatasnamakan DPP Gibran Center.</p>
<p>Langkah tegas ini diambil demi menjaga marwah, kehormatan, serta integritas organisasi yang senantiasa menjunjung tinggi prinsip keteraturan dan kebenaran.</p>
<p>&#8220;Kami berikan peringatan serius, hentikan segera segala bentuk penyalahgunaan nama baik organisasi ini. Jangan lagi menggunakan nama Gibran Center untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Jika peringatan ini diabaikan, kami tidak segan-segan mengambil langkah tegas sesuai aturan organisasi dan hukum yang berlaku demi melindungi nama baik kami,&#8221; tandas Adnan.</p>
<p>Lebih jauh, Adnan juga mengimbau dan meminta perhatian khusus kepada seluruh elemen masyarakat pemerintahan, tokoh masyarakat, serta instansi terkait khususnya Pemerintah Provinsi di Sulawesi Selatan dan wilayah Indonesia Timur lainnya. Pemerintah dan masyarakat diminta untuk berhati-hati dan tidak lagi memberikan kepercayaan atau mengakui oknum-oknum yang mengatasnamakan diri sebagai bagian dari pimpinan Gibran Center, terutama yang bernama Juliardi Achmad Karangan.</p>
<p>&#8220;Kami harap pemerintah dan masyarakat tidak terkelabui. Jangan berikan ruang atau pengakuan kepada mereka yang mengatasnamakan/ menggunakan nama tanpa dasar hukum yang sah. Kepercayaan publik adalah hal yang kami jaga, dan kami pastikan hanya mereka yang memiliki surat tugas resmi dari pusatlah yang berhak berbicara dan bertindak atas nama organisasi,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/gc-sul-sel-tegas-tolak-klaim-palsu-juliardi-koordinator-gibran-center-indonesia-timur-adalah-dr-bastian-lubis/">GC Sul-Sel Tegas Tolak Klaim Palsu Juliardi, Koordinator Gibran Center Indonesia Timur adalah DR. Bastian Lubis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/gc-sul-sel-tegas-tolak-klaim-palsu-juliardi-koordinator-gibran-center-indonesia-timur-adalah-dr-bastian-lubis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Qualoka Bangun Jaringan Startup Souvenir dari Sabang sampai Merauke</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/qualoka-bangun-jaringan-startup-souvenir-dari-sabang-sampai-merauke/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/qualoka-bangun-jaringan-startup-souvenir-dari-sabang-sampai-merauke/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fakta Delik]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 09:32:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Ekosistem Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Oleh-oleh Khas Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Pengrajin Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Qualoka]]></category>
		<category><![CDATA[Sabang Sampai Merauke]]></category>
		<category><![CDATA[Startup Souvenir]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=99888</guid>

					<description><![CDATA[<p>FAKTADELIK.COM, MAKASSAR &#8211; Di tengah derasnya arus digitalisasi ekonomi kreatif, sebuah startup asal Makassar bernama Qualoka...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/qualoka-bangun-jaringan-startup-souvenir-dari-sabang-sampai-merauke/">Qualoka Bangun Jaringan Startup Souvenir dari Sabang sampai Merauke</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTADELIK.COM, MAKASSAR &#8211;</strong> Di tengah derasnya arus digitalisasi ekonomi kreatif, sebuah startup asal Makassar bernama Qualoka mencoba mengambil jalan berbeda. Bukan sekadar menjual produk, perusahaan ini ingin menghubungkan cerita, budaya, dan kenangan dari berbagai daerah di Indonesia melalui jaringan souvenir Nusantara.</p>
<p>Dari miniatur Tongkonan khas Toraja, rumah gadang dari Sumatera Barat, hingga berbagai kerajinan tangan daerah lainnya, semuanya diproyeksikan masuk dalam satu ekosistem digital bernama Qualoka.</p>
<p>Direktur PT. Qualoka Natura Ars, Indra, mengatakan perusahaan yang dibangunnya tidak hanya fokus pada bisnis penjualan souvenir, tetapi juga membuka ruang baru bagi para pengrajin lokal untuk bertemu langsung dengan pasar nasional hingga internasional.</p>
<p>“Selama ini banyak produk khas daerah yang bagus, tetapi hanya dikenal di lokasi wisata tertentu. Kami ingin produk-produk itu bisa ditemukan siapa saja, kapan saja,” ujar Indra di Makassar, Senin (25/05/2026).</p>
<p>Menurutnya, Qualoka hadir sebagai startup wisata yang menggabungkan informasi destinasi, promosi budaya, hingga marketplace khusus souvenir dan aksesoris khas daerah.</p>
<p>Konsep tersebut lahir dari keresahan melihat banyak pengrajin lokal kesulitan memperluas pasar karena keterbatasan akses promosi dan distribusi.</p>
<p>“Pengrajin sebenarnya punya kualitas. Mereka hanya butuh ruang untuk menjual dan memperkenalkan produknya lebih luas,” katanya.</p>
<p>Melalui platform yang tengah dikembangkan, para pengrajin nantinya dapat membuka toko sendiri secara digital dan memasarkan produknya langsung kepada konsumen tanpa harus bergantung pada tengkulak.</p>
<p>Tidak hanya itu, wisatawan yang pernah berkunjung ke suatu daerah juga tetap bisa membeli kembali souvenir khas daerah tersebut secara online meski telah kembali ke kota asal mereka.</p>
<p>“Souvenir itu bukan hanya barang. Di dalamnya ada kenangan perjalanan, ada cerita, ada rasa ingin kembali ke tempat itu,” tutur Indra.</p>
<p>Qualoka sendiri saat ini mulai membangun jaringan kerja sama dengan pengrajin dari berbagai wilayah Indonesia. Targetnya, marketplace tersebut dapat menjadi etalase digital produk UMKM dari Sabang sampai Merauke.</p>
<p>Selain menampung produk pengrajin lokal, Qualoka juga tengah menyiapkan lini produk dengan merek sendiri yang telah memiliki legalitas merek dagang resmi.</p>
<p>Indra menjelaskan, produk brand Qualoka nantinya akan dirancang dengan konsep modern namun tetap membawa identitas budaya lokal Indonesia.</p>
<p>“Kami ingin produk lokal tampil lebih elegan, punya packaging yang bagus, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” jelasnya.</p>
<p>Dalam pengembangannya, Qualoka juga memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai strategi pemasaran utama. Website, marketplace, TikTok, Instagram, hingga Facebook dipersiapkan menjadi jalur promosi sekaligus transaksi.</p>
<p>Meski baru berkembang sebagai startup, Qualoka optimistis dapat menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi kreatif nasional, khususnya di sektor pariwisata dan UMKM.</p>
<p>Indra berharap kehadiran platform tersebut tidak hanya memberi dampak ekonomi bagi pengrajin lokal, tetapi juga membantu memperkenalkan identitas budaya Indonesia kepada wisatawan dunia.</p>
<p>“Indonesia kaya akan budaya dan kerajinan. Tugas kita sekarang adalah bagaimana membawa semua itu masuk ke ruang digital agar bisa dikenal lebih luas,” pungkasnya (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/qualoka-bangun-jaringan-startup-souvenir-dari-sabang-sampai-merauke/">Qualoka Bangun Jaringan Startup Souvenir dari Sabang sampai Merauke</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/qualoka-bangun-jaringan-startup-souvenir-dari-sabang-sampai-merauke/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua IOF Pengcab Mamasa Klarifikasi Isu di Medsos: Adventure Fun 4&#215;4 di Pana Bukan Balapan, Tapi Dorong Wisata Lokal</title>
		<link>https://www.faktadelik.com/ketua-iof-pengcab-mamasa-klarifikasi-isu-di-medsos-adventure-fun-4x4-di-pana-bukan-balapan-tapi-dorong-wisata-lokal/</link>
					<comments>https://www.faktadelik.com/ketua-iof-pengcab-mamasa-klarifikasi-isu-di-medsos-adventure-fun-4x4-di-pana-bukan-balapan-tapi-dorong-wisata-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rusdi RFD]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 08:38:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Adventure Fun 4x4]]></category>
		<category><![CDATA[Bukan Balapan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Federasi Offroad Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[IOF Pengcab Mamasa]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Nosu–Pana’–Tabang]]></category>
		<category><![CDATA[Kajian Rute Offroad]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Suhadi Kandoa]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi Medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Wisata Mamasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktadelik.com/?p=99683</guid>

					<description><![CDATA[<p>FAKTADELIK.COM, MAMASA – Ketua IOF Pengcab Mamasa Suhadi Kandoa meluruskan informasi yang beredar dan dinilai...</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/ketua-iof-pengcab-mamasa-klarifikasi-isu-di-medsos-adventure-fun-4x4-di-pana-bukan-balapan-tapi-dorong-wisata-lokal/">Ketua IOF Pengcab Mamasa Klarifikasi Isu di Medsos: Adventure Fun 4&#215;4 di Pana Bukan Balapan, Tapi Dorong Wisata Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FAKTADELIK.COM, MAMASA –</strong> Ketua IOF Pengcab Mamasa Suhadi Kandoa meluruskan informasi yang beredar dan dinilai berlebihan di media sosial terkait rencana kegiatan Adventure Fun 4&#215;4 di wilayah Pana.</p>
<p>Adapun yg diviralkan di media sosial adalah plamfet untuk event 4 X 4 extrim yg lokasinya sudah disiapkan khusus dekat dengan mamasa</p>
<p>Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut masih sebatas wacana dan usulan. Tujuan utamanya bukan untuk balap, melainkan untuk mengajak peserta menjelajah wisata, menikmati keindahan alam Pana, serta menggelar camping ground satu malam.jumat, (22/05/2026)</p>
<p>Beberapa yang bisa kita berikan dari kegiatan yang kita lakukan untuk daerah tujuan Tujuan Wisata diantaranya Promosi gratis Peserta pulang bawa foto, video, cerita. Temannya jadi tahu “oh ternyata di Pana/Mamasa ada tempat sebagus ini”. Peta wisata makin lengkap*: Destinasi yang selama ini belum terekspos jadi masuk radar wisatawan. Buka peluang wisata berkelanjutan Kalau respon bagus, bisa jadi event rutin yang bikin daerah itu dikenal sebagai destinasi wisata</p>
<p>“Ini sangat jauh dari kesan balap-balapan. Yang kita dorong adalah wisata petualangan yang santai, di mana peserta bisa menikmati perjalanan, mengenal destinasi Pana, dan menginap semalam di alam terbuka,” ujarnya.</p>
<p>Lanjut Suhadi Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang bagi wisatawan lokal maupun dari luar daerah agar lebih mengenal destinasi-destinasi wisata di Pana yang jauh dari kebisingan dan polusi udara. Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.</p>
<p>“Jika ada sekitar 100 peserta yang hadir, dan masing-masing membawa belanja sekitar Rp1 juta untuk kebutuhan selama kegiatan, maka akan ada perputaran uang sekitar Rp100 juta di kalangan pelaku UMKM di sekitar Pana,” jelasnya.</p>
<p>Masih Suhadi menambahkan, jika masyarakat tidak menghendaki rute di Pana, pihaknya siap mencari alternatif rute lain yang tetap berada di wilayah Kabupaten Mamasa.</p>
<p>“Kami terbuka. Intinya bagaimana kegiatan ini bisa memberi manfaat untuk promosi wisata dan penguatan ekonomi lokal, tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat,” tutupnya.**</p>
<p>Artikel <a href="https://www.faktadelik.com/ketua-iof-pengcab-mamasa-klarifikasi-isu-di-medsos-adventure-fun-4x4-di-pana-bukan-balapan-tapi-dorong-wisata-lokal/">Ketua IOF Pengcab Mamasa Klarifikasi Isu di Medsos: Adventure Fun 4&#215;4 di Pana Bukan Balapan, Tapi Dorong Wisata Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://www.faktadelik.com">Fakta Delik</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.faktadelik.com/ketua-iof-pengcab-mamasa-klarifikasi-isu-di-medsos-adventure-fun-4x4-di-pana-bukan-balapan-tapi-dorong-wisata-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
