Berita  

Pelayanan Pengambilan Sertifikat di Bank BTN Cabang Bone Tuai Kritik

Faktadelik.com, Bone – Layanan proses pengambilan sertifikat kepemilikan perumahan di bank BTN kantor cabang Bone menuai kritik dari masyarakat.

Bukan tanpa sebab, proses mengambilannya yang di nilai tidak beres dalam memberikan layanan dan informasi ke user. Ungkap salah satu nasabah asal Bone A. Nurfah yang ditemui Rabu 23/07/2025.

Dijelaskan bahwa awalnya saya melakukan pelunasan kredit perumahan di bank BTN cabang Bone. Dari situ saya di rekomendasikan untuk mengambil sertifikat di Bank BTN cabang Makassar tepatnya di Jalan Kajaolaliddong dengan membawa bukti pelunasan dan KTP dan materai sebagai syarat pelengkap administrasi pengambilan jaminan.

Saya sudah mewanti-wanti pihak cabang Bone mengenai pengambilan jaminan di Makassar dipastikan tak ada kendala dan petugas bank BTN cabang Bone memastikan tidak ada kendala.

Selang beberapa hari, saya bersama suami berangkat ke bank BTN cabang Makassar. Nah di sana juga hanya melayani 25 user setiap hari. Jika terlambat sedikit tidak kebagian antrian. Tapi untungnya saat itu saya dapat antrian dan mengatri untuk selanjutnya setor berkas. Cabang ini juga di ketahui melayani user dari sejumlah Kabupaten di Sulawesi Selatan.

Giliran antrian saya disitu pihak bank memverifikasi berkas namun ternyata kelengkapan berkas dianggap kurang karena harus menyerartakan surat keterangan beda nama. Sebab kontrak awal berbeda dengan identitas saya saat ini. Makanya harus melengkapi persyaratan suket beda nama dari pemerintah setempat domisili user.

“Hanya itu berkasnya dan saya diminta pulang pulang untuk melengkapi kekurangan berkas. Andaikan ini di sampaikan dari awal tentu tidak demikian”.

Disisi lain saya memahami persyaratan pengambilan surat surat berharga seperti sertifikasi rumah harus sesuai data yang di persyaratkan. Namun disisi lain ada ketidak telitian antara pihak BTN cabang Bone dan cabang Makassar yang tidak memberikan informasi valid ke user. Sebagai nasabah tentu kami akan patuh dengan petunjuk yang di berikan. Nah ini justru anti klimaks antara informasi cabang Bone dan Makassar. Imbasnya nasabah yang di rugikan apalagi user dari dari daerah yang jauh. Selain rugi tenaga, waktu dan materi jika harus pulang balik hanya untuk mengambil sertifikat.

Bahkan ironisnya. Di cabang Makassar pun kami mencoba ingin mengkonfirmasi atasan perihal case tersebut namun lagi-lagi kami tidak di izinkan dan hanya di minta melengkapi berkas yang di butuhkan. Kami menyayangkan sikap bank yang terkesan tidak memberikan ruang dan terbuka menerima keluhan nasabah. Apalagi subtansinya ini tidak serta merta menjadi kesalahan nasabah. Melainkan ada kesalahan petugas internal yang semestinya menjadi kompensasi atas kekeliruan pihak bank kepada nasabah yang justru berujung pada kerugian nasabah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *