FAKTADELIK.COM, EWALI MANDAR — Polres Polewali Mandar bersama Tim Satgas Karhutla Kabupaten Polewali Mandar bergerak cepat menangani kebakaran lahan kebun yang terjadi di kawasan perbukitan Mabi, Dusun Dongi, Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (17/9/2026).
Informasi kebakaran diterima dari masyarakat sekitar pukul 14.50 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Binuang yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Binuang AIPTU Aras bersama Bhabinkamtibmas Desa Paku AIPTU Mansyur S. langsung mendatangi lokasi.
Personel tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama warga. Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan tangki semprot dan mesin pompa air.
Kebakaran terjadi di kawasan perbukitan dengan kondisi medan yang cukup sulit. Satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemda Polman juga dikerahkan ke lokasi, namun akses jalan yang sempit dan kondisi medan perbukitan membuat kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau titik api secara langsung.
Untuk memperkuat penanganan, Polres Polman menerjunkan Unit Turjawali Sat Samapta yang dipimpin Ps. Kanit Turjawali AIPDA La Kise bersama 13 personel Patmor.
Personel kemudian melakukan pemadaman dan pengendalian api bersama personel Polsek Binuang, Tim Satgas Karhutla serta masyarakat setempat.
“Kami langsung menuju lokasi setelah menerima informasi adanya kebakaran. Kondisi medan yang berada di perbukitan dan akses yang cukup sulit menjadi tantangan dalam proses pemadaman, sehingga kami bersama personel lainnya dan masyarakat melakukan pemadaman secara manual,” ujar AIPDA La Kise.
Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan di lokasi, kebakaran berdampak pada sejumlah lahan kebun milik warga dengan total luas sekitar 4,25 hektare.
Adapun lahan yang terdampak masing-masing milik Lk. Lolang sekitar 50 are, Agus sekitar 1,25 hektare, Yudi sekitar 1 hektare, Pr. Gariting sekitar 50 are, serta Sapri sekitar 1 hektare.
Setelah dilakukan pemadaman selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.45 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.58 WITA dalam keadaan aman dan terkendali.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama personel dan masyarakat, api berhasil dipadamkan. Kami tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api,” kata AIPDA La Kise.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Petugas juga terus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api di sekitar lokasi.
Polres Polewali Mandar bersama Tim Satgas Karhutla mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya pada kawasan perbukitan dan lahan yang mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api agar dapat segera dilakukan penanganan.**











