FAKTADELIK.COM, MAKASSAR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Bone melalui Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo. Bersama Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin (Unhas), desa ini berhasil meraih dua penghargaan Terbaik 1 dalam ajang Anugerah Abdidaya Ormawa Nasional 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar.
Dua penghargaan tersebut meliputi kategori Mitra Keberlanjutan Paling Partisipatif yang diraih Desa Kajaolaliddong serta kategori Tim dengan Realisasi Kemitraan Terkuat yang diberikan kepada Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas. Keberhasilan ini menjadi pencapaian istimewa karena kedua penghargaan tersebut mencerminkan kekuatan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dalam menghasilkan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Predikat Mitra Keberlanjutan Paling Partisipatif diberikan kepada Desa Kajaolaliddong atas kontribusi aktif masyarakat dalam mendukung keberlangsungan program. Keterlibatan tersebut terlihat melalui peran pemerintah desa, kelompok tani, dan pengelola P4S Lamellong yang turut mengambil bagian sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengembangan program. Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan berbagai inovasi yang diperkenalkan dapat terus dimanfaatkan setelah pendampingan mahasiswa berakhir.
Sementara itu, penghargaan Tim dengan Realisasi Kemitraan Terkuat menjadi pengakuan atas kemampuan Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas dalam membangun jaringan kerja sama lintas sektor. Kemitraan yang direalisasikan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Dinas SDABK, Dinas TPHP, Dinas Sosial, pemerintah Kecamatan Barebbo, serta berbagai pihak dari sektor swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Keterlibatan berbagai lembaga tersebut memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan program sekaligus membuka peluang pengembangan kegiatan secara berkelanjutan.
Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan tim memperoleh dua penghargaan tertinggi sekaligus. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan sinergi seluruh pihak yang terlibat. Prestasi ini sekaligus melanjutkan keberhasilan UKM KPI Unhas yang telah tiga tahun berturut-turut berhasil menembus ajang Abdidaya Ormawa Nasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan organisasi, tetapi juga merupakan hasil kontribusi masyarakat Desa Kajaolaliddong yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif selama program berlangsung. Keterlibatan warga menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat program dapat berjalan dan memberikan manfaat secara nyata.
Dosen pendamping PPK Ormawa UKM KPI Unhas, Muh. Adnan Kasogi, S.Sos., M.Si., mengungkapkan bahwa dua penghargaan tersebut menunjukkan pentingnya membangun kemitraan yang kuat dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Ia menjelaskan bahwa penerapan inovasi dan teknologi perlu didukung oleh partisipasi masyarakat serta keterlibatan lembaga terkait agar manfaatnya dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Baginya, keberhasilan ini merupakan hasil dari hubungan kerja sama yang dibangun secara bersama-sama. Perguruan tinggi berperan menghadirkan gagasan dan pendampingan, sedangkan masyarakat serta para mitra menjadi bagian penting dalam menerapkan dan menjaga keberlanjutan inovasi di lapangan.
Kepala Desa Kajaolaliddong, Muh. Yunus, yang hadir secara langsung dalam penerimaan penghargaan, turut mengungkapkan rasa syukur atas prestasi yang diraih. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai kebanggaan bagi seluruh masyarakat desa sekaligus bukti bahwa potensi desa mampu memperoleh pengakuan di tingkat nasional.
Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi penyemangat bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk terus menjaga hasil kolaborasi yang telah dibangun bersama mahasiswa Unhas. Komitmen untuk mempertahankan inovasi dan meningkatkan keterlibatan masyarakat menjadi langkah penting agar manfaat program tetap dirasakan oleh para petani.
Raihan dua penghargaan Terbaik 1 dalam satu ajang nasional ini menjadi bukti bahwa keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh inovasi yang dihadirkan, tetapi juga oleh kekuatan partisipasi dan kemitraan. Kolaborasi yang terbangun antara UKM KPI Unhas dan Desa Kajaolaliddong memperlihatkan bagaimana kerja sama lintas sektor dapat menghasilkan prestasi sekaligus menciptakan manfaat bagi masyarakat.
Bagi Kabupaten Bone, pencapaian ini menjadi kabar membanggakan sekaligus momentum untuk memperkenalkan potensi desa di tingkat nasional. Desa Kajaolaliddong membuktikan bahwa masyarakat desa dapat mengambil peran strategis dalam pembangunan melalui keterlibatan aktif, inovasi, dan semangat gotong royong. Dua penghargaan tersebut bukan sekadar simbol kemenangan, melainkan pengakuan atas kerja bersama yang diharapkan terus memberikan dampak bagi kemajuan pertanian dan pembangunan desa di Kabupaten Bone. (*)