Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila ke-81, Prabowo Tegaskan Pancasila Sebagai Fondasi Keutuhan NKRI

Faktadelik.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti mempersatukan bangsa Indonesia selama 81 tahun di tengah keberagaman suku, bahasa, adat, dan budaya.

Hal itu disampaikan Presiden saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Menurut Prabowo, banyak pihak pernah meragukan kemampuan Indonesia untuk tetap utuh karena memiliki keragaman yang sangat besar.

“Banyak pihak, banyak negara yang mengatakan Indonesia tidak bisa utuh, Indonesia tidak bisa bertahan karena terlalu banyak perbedaan, terlalu banyak suku bangsa, terlalu banyak bahasa daerah, terlalu banyak adat yang berbeda. Tapi kita buktikan hari ini kita masih menjadi bangsa yang utuh, bangsa yang bersatu,” ujar Presiden.

Prabowo meyakini Indonesia akan menjadi negara maju, makmur, dan dihormati bangsa lain apabila Pancasila dijalankan secara sungguh-sungguh dalam seluruh bidang kehidupan, mulai dari politik, hukum, sosial, budaya, hingga ekonomi.

Menurutnya, Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat karena persatuan, makmur karena keadilan, besar karena kemanusiaan, serta mampu berperan dalam perdamaian dunia.

Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi bangsa yang mandiri, tidak bergantung pada bantuan negara lain, serta mampu memberi kontribusi bagi bangsa-bangsa lain.

“Mari kita jaga Pancasila. Mari kita amalkan Pancasila. Mari kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat,” tegasnya.

Adapun dalam peringatan Hari Lahir Pancasila ini, hadir sejumlah mantan Presiden dan Wapres, seperti Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, dan Ma’ruf Amin.

Sedangkan anggota Kabinet Merah Putih yang hadir ada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Pratikno, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menko Pangan Zulkifli Hasan.

Lalu, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Mendagri Tito Karnavian, Menkomdigi Meutya Hafid, Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menaker Yasierli, Menteri PU Dody Hanggodo, dan Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *