Faktadelik.com, Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh masih dalam tahap evaluasi dan belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Hal tersebut disampaikan mengingat rangkaian operasi lalu lintas memiliki tahapan dan agenda yang telah disusun oleh Korlantas Polri.
Sedianya agenda Operasi Patuh dijadwalkan digelar tanggal 8 Juni 2026 hingga 21 Juni 2026. Namun pelaksanaan Operasi Patuh kini ditunda.
Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum menerangkan bahwa terdapat lima agenda besar operasi kepolisian di bidang lalu lintas. Operasi Keselamatan menjadi agenda awal yang mendahului Operasi Ketupat, kemudian dilanjutkan dengan Operasi Patuh dan Operasi Zebra yang merupakan bagian dari operasi cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Operasi Patuh memang sudah kami sosialisasikan. Ada lima agenda besar operasi di kepolisian khususnya di Korlantas. Yang pertama adalah Operasi Keselamatan, itu mendahului Operasi Ketupat. Setelah Operasi Ketupat ada Operasi Patuh dengan Zebra, itu adalah operasi cipta kondisi pada saat Operasi Natal dan Tahun Baru. Jadi jaraknya masih jauh, sehingga Operasi Patuh hasil analisa dan evaluasi mungkin nanti setelah mendekati kegiatan Nataru,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi yang telah dilakukan, pelaksanaan Operasi Patuh untuk sementara waktu ditunda dikarenakan masih cukup jauh dari agenda pengamanan Natal dan Tahun Baru yang menjadi sasaran utama operasi cipta kondisi tersebut.
“Jadi itu evaluasi dan tentunya kami berharap dengan sosialisasi kemarin, Operasi Patuh sementara kita tunda karena memang agenda besar operasi cipta kondisi Operasi Nataru itu masih jauh. Sehingga ini kita tunda,” tambah Kakorlantas Polri.
Lebih lanjut, Kakorlantas menegaskan bahwa penentuan jadwal pelaksanaan Operasi Patuh termasuk Operasi Zebra akan menunggu hasil evaluasi lanjutan serta arahan dari pimpinan Polri. Korlantas, kata Irjen Pol. Agus Suryonugroho, juga akan berkoordinasi dengan Asisten Utama Operasi (Astamaops) Polri untuk menentukan waktu yang paling tepat dalam pelaksanaannya.
“Tentunya nanti kami akan evaluasi dan minta petunjuk pimpinan, dalam hal ini Astamaops. Nanti tepatnya kapan, apakah setelah HUT Bhayangkara atau mungkin satu bulan setelah HUT Bhayangkara, yang mana operasi tersebut adalah cipta kondisi mendekati Operasi Natal dan Tahun Baru. Baik itu Patuh dan Operasi Zebra,” kata Irjen Pol. Agus Suryonugroho.













