Faktadelik.com – Nicolas Pepe mencetak brace krusial saat Pantai Gading memastikan tempat di babak gugur untuk pertama kalinya lewat kemenangan meyakinkan atas Curacao. Di sisi lain, kiprah debut Curacao di Piala Dunia FIFA harus berakhir dengan kekecewaan.
Skuad berjuluk The Elephants tersebut melakukan empat perubahan dari susunan pemain yang menelan kekalahan 2-1 dari Jerman, dan salah satu dari perubahan itulah yakni penyerang Villarreal Nicolas Pepe yang sukses menjadi pembeda.
Gol pertamanya tercipta pada menit-menit awal pertandingan ketika pemain sayap lincah, Yan Diomande, menguasai bola liar di tepi kotak penalti Curacao dan melepaskan umpan tarik mendatar ke area berbahaya.
Pepe yang datang merangsek dengan mudah menyontek bola dari jarak dekat, membawa Pantai Gading unggul sekaligus menorehkan rekor gol tercepat mereka di ajang Piala Dunia.
Keunggulan tersebut membantu wakil Afrika ini mengendalikan jalannya pertandingan, meskipun mereka bermain dengan tempo yang terasa lebih lambat dibandingkan laga-laga sebelumnya. Segelintir peluang yang dimiliki oleh Curacao dikreasikan oleh Tahith Chong dan kapten tim, Leandro Bacuna.
Menjelang akhir babak pertama, Chong melepaskan tembakan keras yang melambung tipis di atas mistar gawang. Tak lama berselang, Bacuna berhasil melewati dua pemain bertahan di tepi kotak penalti, tetapi sepakannya masih menyamping dari tiang dekat.
Pepe menggandakan keunggulan The Elephants pada babak kedua. Ia menceploskan bola menggunakan kaki kirinya usai melakukan kerja sama umpan satu-dua sederhana dengan gelandang Nottingham Forest Ibrahim Sangare, yang membuatnya berdiri bebas di dalam kotak penalti saat berhadapan dengan kiper Eloy Room.
Perjalanan perdana Curacao di ajang Piala Dunia memang harus terhenti di Philadelphia, tetapi momen ini akan dikenang selamanya oleh para pendukung setia Blue Wave. Berkat kemenangan ini, Pantai Gading lolos sebagai runner-up Grup E dan akan menghadapi runner-up Grup I di Dallas pada 30 Juni mendatang.
(Gusti Pajong)













