FaktaDelik. Com – Seorang warga di Dusun Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) viral di media sosial usai menampilkan hunian sementara (Huntara) yang roboh usai dibangun.
Dalam video yang beredar, warga tersebut memperlihatkan kondisi rangka Huntara berbahan rangka baja yang telah runtuh total dan berserakan diatas reruntuhan bangunan.
Warga itu mengaku resah karena bangunan yang belum genap tiga hari berdiri itu langsung roboh akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,3 pada Senin (21/9/26) sekitar pukul 09.40 Wita.
”Belum sampai 3 hari sudah dirubuhkan oleh gempa M 5,3 tadi pagi. Ini Huntara dibuat asal-asalan. Ini campuran fondasi 1 berbanding 15, tidak memenuhi standar. Satu kali guncangan sudah roboh,” ungkap pria dalam video tersebut.
Dalam video itu juga, warga sempat mempertanyakan kualitas dan ketahanan konstruksi di kawasan hunian sementara, mengingat material yang digunakan berupa kanal baja ringan berukuran sekitar 15.
”Bagaimana mau tinggal di huntara, satu guncangan saja sudah roboh,” tegas warga dalam video berdurasi 42 detik tersebut.
Media ini coba mengkonfirmasi Dr. Riswandi selaku Direktur Penanganan Darurat Wilayah II sekaligus Ketua Satgas BNPB untuk penanganan korban gempa di Kabupaten Manggarai Timur.
Kepada wartawan ini Riswandi mengaku, Huntara yang roboh di Dusun Ronting, Desa Satar Kampas masih dalam tahap pembangunan.
Selain itu, pihaknya juga masih menunggu arahan resmi dari kantor pusat.
”Tunggu dari Kapusdatin BNPB,” jelasnya
Usai di Bangun Huntara Runtuh, Ada Apa??













