Berita  

Surat Pernyataan Yang Dikeluarkan Oleh Bupati Tentang Penundaan Pilkades 2023, 4 kepala Desa siap Mendukung

Faktadelik, Sulbar Majene Pemilihan kepala desa(Pilkades) serentak yang Dilaksanakan 43 desa Di kabupaten majene 2023 mendatang, akan Ditunda

Sesuai Surat edaran Pernyataan Bupati Majene Nomor:014/688/2023 Tentang Pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Majene Dan sesuai dengan surat edaran Kemendagri Nomor:100.3.5.5/244/SJ tanggal 14 Januari 2023. dapat melaksanakan pemilihan kepala desa sebelum tanggal 1 November 2023 atau menunda sampai dengan selesainya tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024.

Adapun sejumlah kepala Desa yang ikut mendukung tentang penundaan pelaksanaan pilkades tahun ini,yaitu” Kades salutahongan, Kades,lombang Timur,Kades Lombong Timur,dan kades Kayuangin,

Menurut kades Kayuangin Muh, Yusuf
Keputusan Yang diambil Bupati Majene sudah tepat, kita Sebagai Pemerintah Desa sebaiknya menghormati Keputusan tersebut Demi Kebaikan kita Semua, Karena tidak Pilkades Bukan Berarti pemerintahan Desa Tidak jalan”ucapnya

Langkah Penundaan Pilkades Tentu sudah melalui proses Kajian Yang matang Ditingkat Pemerintah Daerah Sebagaimana Petunjuk Dari Pusat melalui Edaran Mendagri Tentang Pelaksanaan Pilkades di Tahun 2023.

“Bupati Diberikan Amanah oleh Pemerintah Pusat Melalui Edaran Mendagri Untuk memutuskan Terkait Pelaksanaan Pilkades serentak, karena Sudah di Putuskan Tentu Oleh Bupati, maka itulah yang terbaik Untu Majene dan Kita mendukung Langkah penuh Atas apa yang telah di putuskan.” ungkapnya,

“Selain itu kades salutahongan Ramli pihaknya tak memberikan komentar dan menghormati keputusan Bupati Majene terkait penundaan pilkades 2023.Keputusan Bupati Majene memiliki sifat final dan mungkin memiliki pandangan lain terkait penundaan pilkades,” Kita semua memiliki andil dalam mensukseskan agenda nasional pemilu 2024. Sehingga penundaan pilkades menjadi jalan tengah untuk berkontribusi terhadap suksesi pemilu,”ucap Ramli. pihaknya tak mempersoalkan masalah penundaan yang telah disampaikan Bupati Majene Kami akan tetap fokus bekerja dan memberikan yang terbaik diakhir masa jabatan kami,” ungkapnya InsyaAllah kami akan tetap patuh dan jalankan perintah bapak Bupati dengan membangun komunikasi secara baik. Dan Saya selaku kepala desa Salutahongan tetap patuh dan tunduk pada ketetapan yang telah berjalan.,

Sedangkan Kades Lombong Timur Bahtiar s
Mengatakan”kita semua patut menghormati apa yang telah menjadi keputusan olehpimpinan kita dalam hal ini Bupati Majene.
“Saya pribadi menyampaikan kepada semua pihak untuk melihat secara jernih dan mengedepankan rasionalitas dalam menilai keputusan Bupati Majene,” ungkapnya Bahtiar.

Kades Lombong Timur mengajak Kepada Semua Pihak Untuk Menahan Diri dan menghormati Keputusan Yang Sudah Ada agar situasi dan polemik yang selama ini terjadi dapat segera berakhir serta melahirkan kondisi keamanan kondusifitas. Jabatan tidak akan kekal melekat pada diri kita semua dan akan berpisah nantinya. Mari bersatu dan kompak melekatkan persaudaraan diantara kita semua,”pungkasnya

Olehnya itu”Kades lombang Timur Jusman mengatakan”Dukungan penundaan pikades 2023, . Mendukung Bupati Majene untuk melakukan penundaan Pilkades hingga selesai tahapan pemilu dan pemilu 2024.

semua pihak penting menjernihkan pemikiran dan mengedepankan perilaku saling menghargai dalam menanggapi keputusan Bupati Majene.
Tentu dengan keputusan Bupati Majene sudah tepat dan serta memiliki pandangan dalam melihat kondisi yang sedang dihadapi daerah saat ini,” ungkap jusman.

Keputusan yang diambil Bupati Majene, telah menjadi keputusan yang tepat dan memiliki pandangan lain didalamnya.

“Apapun keputusan Bupati Majene, saya selaku kepala desa lombang timur legowo dan menghormati seluruhnya,” tuturnya (Syahril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *