Majene, Faktadelik.com – Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulbar menggelar Forum Pemangku Kepentingan Program Sekolah Penggerak Angkatan satu dan dua Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 2 Majene, Sabtu(3/06/2023)
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat Mitthar Thala Ali.
Ketua Panitia Syahril menyampaikan , Program Sekolah Penggerak itu merupakan upaya untuk mendorong peningkatan kualitas dan mutu pendidikan.
Sehingga capaian siswa hasil belajar siswa secara holistik baik dalam segi pemikir mau non pemikir. Dalam upaya meningkat kelayakan siswa.
Forum Pemangku Kepentingan adalah merupakan kegiatan diskusi yang berkaitan dengan berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan. dilakukan oleh Pemangku Kepentingan dimasing masing satuan pendidikan.
“Seluruh pemangku kepentingan dapat mereplikasi semua capaian pendidikan kita dalam satu tahun,” ucapnya
Oleh karena itu setiap pemangku kepentingan memiliki cara berkomitmen tingkat lanjut untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan didaerahnya.
“Jadi kegiatan ini dialokasikan selama 8 jam dan dilaksanakan satu kali dalam satu tahun,” ungkapnya.
Selain itu Kepala BPMP Sulbar Haksan Darwansyah menyampaikan Pemangku Kepentingan harus berkomitmen untuk memajukan mutu pendidikan. Mulai dari Pemerintah Kabupaten, maupun Pemerintah Provinsi hingga anggota DPR dalam hal ini dinas pendidikan. “Kita harapkan dinas pendidikan disuport oleh bagian perencanaan seperti Bappeda serta support dari teman teman legislatif untuk menyiapkan Dana anggaran untuk keberlanjutan sekolah penggerak ini, agar kualitas pendidikan kita bisa lebih baik lagi,” pungkasnya
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat Mithar Thala Ali menyampaikan, bahwa Provinsi Sulawesi Barat telah mampu mendorong satuan pendidikannya dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar. Terutama SMA dan SMK yang mampu meraih seratus persen yang namanya implementasi pendidikan. Serta mampu mendorong sekolahnya melakukan perencaan berbasis data berdasarkan dari hasil asesmen. Jadi membuat perencanaan anggaran nya itu dengan merujuk pada data hasil asesmen,” katanya
Dalam. kurikulum merdeka belajar mampu meningkatkan kemampuan literasi moderasi siswanya.
‘ Sehingga kementerian pendidikan memberikan ganjaran anugrah ke Sulbar Provinsi Tranpormatif Pembelajaran.Ini yang patut kita syukuri dan banggakan,” ungkapnya
Dan Ia berharap bukan hanya Provinsi yang mendapatkan anugerah dari Kementerian Pendidikan tetapi juga semua di kabupaten di Sulawesi Barat
. “Sekolah penggerak itu berawal di Majene, bahkan sekolah penggerak di sudah banyak, olehnya itu saya yakin kualitas dan mutu pendidikan di Majene akan meningkat,” harapnya Dan Diakhir acara dilakukan penandatangan membangun komitmen bersama meningkatkan mutu pendidikan.” Pungkasnya ( Syahril)













