Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
News  

Terkait Proyek 50 Milyar Kota Palopo, Perwakilan Kontraktor : Perbaiki Berita ta Bosku

Makassar, Faktadelik.Com – Proyek Pembangunan Revitalisasi Kawasan Islamic Center Kota Palopo Tahun anggaran 2021 (Tahun Jamak) mendapat sorotan tajam dari Lembaga Komunitas Anti Korupsi (L-KONTAK).

Proyek senilai Rp. 50.042.400.000,- yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Palopo dilaksanakan hingga tahun 2023 itu, diduga terjadi Maladministrasi dan Penggelembungan harga (Mark-Up).

PT. Bangun Bumi Indah selaku penyedia jasa, diduga tidak profesional dalam melaksanakan kegiatannya. Pada beberapa bahagian bangunan gedung terindikasi tidak simetris antara Aluminium Composite Panel (ACP) dengan tiang bangunan gedung.

Menurut Eky sapaan akrab Dian Resky Sevianty, Ketua Divisi Monitoring Dan Evaluasi L-KONTAK, selain ACP yang terindikasi tidak simetris dengan tiang bangunan gedung, pada beberapa titik bahagian plafon telah mengalami kerusakan.

Eky menduga, kerusakan pada palfon tersebut akibat adanya rembesan air sehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan pada plafon.

“Bangunannya tidak simetris antara yang satu dan yang lainnya, belum lagi masalah plafon. Belum dipakai sudah seperti itu. Pembelaannya, ini masih tahap pelaksanaan, dan ada masa garansi. Kita tunggu, berakhirnya kontrak,” tegas Eky.

Ketidak profesionalan PT . Bangun Bumi Indah, menurut Eky, dapat dilihat dari Para pekerja saat melaksanakan kegiatannya. Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) seperti rompi, helm, sepatu, dan kaus tangan tidak digunakan oleh pekerja dengan alasan tidak diberikan oleh pelaksana.

“Saat kami turun ke lokasi, banyak pekerja tidak dilengkapi APD. Jika perwakilan penyedia jasa mengatakan sejak 2021-2023 sudah lebih 1.000 APD disiapkan dan digunakan, kami bisa buktikan. Kemudian dia mengatakan dalam RAB nya APD hanya 25 pasang rompi, kami mau bertanya, proyek senilai Rp. 50 Milyar hanya membutuhkan 25 pasang rompi? Ini sudah keterlaluan,” jelas Eky.

Sebelumnya, perwakilan PT. Bangun Bumi Indah atasnama inisial RM, dalam pesan WhatsApp nya kepada tim L-KONTAK, mengatakan, jika terkait K3 yang terus-menerus disorot sebaiknya dibuka saja Rencana Anggaran Biayanya (RAB). Sebab menurut RM, jumlah K3 yang disiapkan berdasarkan RAB tersebut hanya 25 pasang rompi.

RM juga meminta kepada tim L-KONTAK untuk memperbaiki berita yang ditayangkan, sebab menurutnya ada pertanggungjawaban dunia dan akhirat. RM mengarahkan tim L-KONTAK untuk melakukan pengusutan sebab menurutnya, sejak pelaksanaan selama 3 tahun anggaran rompi, sepatu, dan helm telah menghampiri angka 1.000.

“Perbaiki berita ta Bosku dih. Jangan asal mengangkat berita. Ingatki pertanggung jawaban dunia dan akhirat,”kata RM, Rabu, 14/06/2023.

“Itu kemarin tiang yang katanya miring, saya rasa nda ada ji nabahayakn orang itu, karena finishingnya ji itu. Tapi itukan sudah kerja ta. Jadi nda apa-apa ji kita beritakan. Terkait itu plafon, ini masih masa pelaksanaan bosku. Dan setelah itu masih ada masa pemeliharaan,” kata RM masih dalam pesan WhatsApp.

Selanjutnya RM juga mengarahkan tim L-KONTAK ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk memperjelas jika masih ada yang belum dipahami.

“Kalau kurang dipahami bisa kita perjelas dulu ke PPK nya,” ucap RM melalui pesan WhatsApp.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *