Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
Berita  

INOVASI GUJEKELOR (GULA-GULA JELLY KELOR) KAYA SERAT DAN ANTIOKSIDAN DI DESA PUCAK KABUPATEN MAROS

Faktadelik.com – Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan Dosen Farmasi UMI dibiayai oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Makassar. Tim Pengabdi Rezki Amriati Syarif (Ketua) Faradiba., Dosen Fakultas Farmasi UMI https://farmasi.umi.ac.id/. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor Desa Pucak, Maros. Rabu (08/11/2023)

Pengabdian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat mengenai tanaman yang dapat digunakan sebagai obat yaitu kelor. Kelor memiliki kandungan kimia flavonoid yang mempunyai aktivitas senyawa antioksidan dan serat serta kandungan vitamin yang tinggi. Kelor banyak tumbuh di Desa Pucak, pemanfaatan Kelor selama ini hanya terbatas dikonsumsi sebagai sayur oleh masyarakat di Desa Pucak.

Membuat inovasi produk daun kelor menjadi GUJEKELOR yang dapat digunakan secara praktis dan penyimpanannya lebih lama . Membuat Gujekelor dengan berbagai rasa dan dikemas dalam bentuk yang menarik sehingga memiliki nilai jual
Penjualan Gujekelor akan meningkatkan pendapatan petani dengan cara diversifikasi produk, bukan hanya menjual daun kelor tetapi juga Gujekelor.

Proses pembuatan permen antioksidan GUJEKELOR (Gula-Gula Jelly Kelor) meliputi tahapan penyiapan bahan baku,berupa bubuk daun kelor, gula pasir, agar-agar, air Pembuatan Gujekelor mencampur semua bahan diaduk sehingga bercampur, Permen dicetak, setalah dingin dikeluarkan dari cetakan, dikeringkan selama 3 hari kemudian dikemas dalam bentuk yang menarik dan higienis.

Pada saat pelatihan dihadiri oleh kepala desa beserta perangkatnya dan kelompok tani, Masyarakat desa. Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan, dengan ikut berpartisipasi dalam proses pengolahan gula-gula jelly kelor. (Tiwa )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *