Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
News  

KEJAKSAAN NEGERI MAMASA UPACARA MEMPERINGATI HARI BHAKTI ADHYAKSA KE – 64 TAHUN

FAKTADELIK.COM,  MAMASA – Hari ini, tanggal 22 Juli 2024, Kejaksaan RI merayakan Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-64 tahun. Angka ini tidak hanya menandai usia institusi yang matang, tetapi juga menjadi saksi perjalanan panjang Kejaksaan RI sebagai tulang punggung dalam upaya penegakan hukum di Indonesia.”Selamat Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64 Tahun”.

H.Musa.SH.MH.Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa, sebagai inspektur upacara. Upacara tersebut diikuti dengan hikmat oleh seluruh pegawai
negeri dan PPNPN Kejaksaan Negeri Mamasa serta anggota Ikatan Adhyaksa
Dharmakarini (IAD) wilayah Mamasa.
Dalam tema peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2024, Kejaksaan RI mengusung
tema “Akselerasi Kejaksaan Untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju
Indonesia Emas”. Tema ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh Insan Adhyaksa
dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada acara peringatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa juga menyampaikan amanat
dari Jaksa Agung Republik Indonesia, yang mengajak seluruh anggota Korps Adhyaksa,
khususnya para jaksa, untuk senantiasa mengembangkan keterampilan hukum dan
memperkaya nilai-nilai keadilan. Hal ini bertujuan agar penegakan hukum dapat mewujudkan keadilan tanpa celah.

Lanjut Kajari mamasa mengatakan Sebagai bagian dari peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64 ini dalam Amanat Jaksa Agung RI, Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa membacakan capaian kinerja Kejaksaan RI
dalam beberapa bidang:
1. Bidang Pembinaan: Hingga 12 Juni 2024, penyerapan anggaran Kejaksaan RI
mencapai 49,50% senilai Rp9.218.897.941.018,-. Kejaksaan juga telah merekrut
7.648 CPNS dan 249 PPPK untuk T.A 2023.
2. Bidang Intelijen: Kejaksaan telah melakukan pengamanan terhadap 258 proyek
pembangunan strategis, termasuk 86 proyek strategis nasional. Selain itu, telah
berhasil menangkap 73 buronan dari Januari hingga Juni 2024.
3. Bidang Tindak Pidana Umum: Penyelesaian penanganan perkara mencapai 46.300
perkara hingga tahap eksekusi dan 55.202 perkara pada tahap dua. Kejaksaan juga
menghentikan penuntutan dengan pendekatan keadilan restoratif sebanyak 5.482
perkara dan membentuk 4.617 Rumah RJ serta 112 Balai Rehabilitasi NAPZ
4. Bidang Tindak Pidana Khusus: Pada Semester I tahun 2024, Kejaksaan berhasil
menyelamatkan dan memulihkan kerugian keuangan negara sekitar Rp1,3 Triliun.
Selain itu, sedang menangani perkara mega korupsi tata kelola pertambangan timah
dengan kerugian total Rp300 triliun.
5. Bidang Perdata dan TUN: Melakukan penyelamatan keuangan negara melalui
perdata sebesar Rp23 triliun dan emas seberat 107 ton, serta pemulihan keuangan
negara sebesar Rp636 miliar. Bidang Datun juga melakukan pendampingan hukum
dalam proyek strategis nasional dan menangani ribuan perkara perdata dan TUN.
6. Bidang Pidana Militer:Sejak Agustus 2023 hingga Juni 2024, melakukan koordinasi
teknis penuntutan sebanyak 118 kegiatan, termasuk penindakan, penuntutan, dan
eksekusi dalam perkara militer.
7. Bidang Pengawasan: Melakukan penjatuhan hukuman disiplin terhadap 48
pegawai, mendorong tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN sebesar 97,5%.
8. Badan Pendidikan dan Pelatihan: Telah melaksanakan Diklat Teknis Fungsional
serta Diklat Manajemen dan Kepemimpinan dengan total peserta mencapai 999
orang untuk T.A 2024.
9. Bidang Pemulihan Aset: Melaksanakan pemulihan aset senilai Rp196 miliar melalui
penjualan lelang dan penggunaan kembali barang rampasan untuk PNBP.
Dalam menghadapi Pilkada yang semakin dekat, Kejaksaan RI menegaskan kepada
seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Kejaksaan, bahwa “Tidak
ada ruang bagi politik praktis” dan “Netralitas Adhyaksa, harga mati!”.ucapnya

Di tempat sama Dalam wawancara di halaman kantor, Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa, Bapak Musa, menambahkan bahwa Kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum
Terpadu (Gakkumdu) akan selalu berkomitmen untuk bekerja secara profesional.
Apabila terdapat penyimpangan dalam pelaksanaan Pilkada, Kejaksaan siap untuk
menindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.tuturnya

Masih Kajari Mamasa H.Musa mengatakan Puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ini juga diwarnai dengan serangkaian kegiatan
pendukung sebelumnya, seperti tes urine, donor darah, Pelayanan SIM, Penyerahan
KTP/KK/KIA, bakti sosial, Pengembalian Barang Bukti, Pelayanan Tilang, anjangsana,
dan upacara ziarah serta kampanye anti Korupsi.
Kiranya Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64 Tahun ini dapat menjadi peringatan bahwa

”Kejaksaan sebagai lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaaan negara
secara merdeka akan senantiasa melakukan penegakan hukum dengan tegas dan
humanis guna mengawal pembangunan nasional serta melalui peringatan ini
berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keadilan dan
penegakan hukum di Indonesia” Tutupnya ( Rdf )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *