Faktadelik.Com, Sulbar Mamasa Pana – Babinsa Koramil 1428-04/Pana Serda Suliadin. telah diperoleh informasi tentang adanya salah seorang warga desa Manipi, Kecamatan Pana Kabupaten Mamasa yang hilang di duga terbawah arus sungai.Adapun identitas Korban Nama Sidu (Perempuan),Umur 70 tahun ,Rabu tanggal 16/11/2022 sekitar pukul 07.00 Wita
Serda Suladin mengatakan kronologis kejadian Kamban (Anak kandung Korban) menyampaikan
Pada hari Senin tanggal 14 November 2022, sekitar pukul 18.30 Wita, orang tua korban (Sidu) turun dari rumah, namun perkiraan anak korban bahwa orang tuanya pergi ke kamar mandi.
“Setelah beberapa saat kemudian orang tua korban ternyata tidak berada di dalam kamar mandi, sehingga anak korban langsung menghubungi suaminya untuk mencari korban dimana saat itu suami dari anak korban berada di lapangan sementara berkumpul dengan Masyarakat.Pada saat itu juga anak dari korban langsung mendatangi beberapa tetangga untuk mencari tahu keberadaan orang tua (Korban) sampai pada pukul 20.00 Wita namun tidak ada satu pun tetangga melihat keberadaan korban” ungkapnya
Sumule (Tetangga Korban) menyampaikan Pada hari Senin tanggal.14 November 2022 sekitar pukul 19.15 Wita, Sumule sempat menegur korban dan mengatakan” mau ke mana malam – malam indok” namun korban menjawab saya mau ke sungai ambil obat dan korban pun langsung melanjutkan perjalanan ke arah sungai dengan menggunakan senter.tuturnya
Roby (Tetangga Korban) menyampaikan Pada hari Senin tgl 14 nov 2022, sekitar pukul 19.40 Wita, Roby kembali dari kampung sebelah dusun Sumungin Lembang Rembok-Rembok, Kab Tana Toraja, dalam perjalanan Roby bertemu dgn korban di dekat jembatan Masuppu yang jarak dari rumah korban sekitar kurang lebih 1 Km ke jembatan Masuppu dengan berjalan kaki mengarah ke sungai dengan menggunakan senter.
Menurut Roby bahwa sempat menegur korban dan mengatakan’ ” mau kemana indok? Ini sudah malam ” korban tersebut langsung menjawab” saya mau ke sungai ambil obat”, dan korban langsung melanjutkan perjalanan ke arah sungai.tuturnya
lanjut Babinsa Serda Suladin menagatakan Setelah keluarga korban mendapatkan informasi dari Sumule dan Roby, pada saat itu juga keluarga korban dan masyarakat setempat langsung melakukan pencaharian ke arah sungai sampai pada pukul 23.30 Wita namun korban tidak di temukan.
“Pada pukul 23.30 Wita, pencaharian dihentikan mengingat situasi dan kondisi cuaca tidak memungkinkan di mana air sungai tersebut mengalami peningkatan debit air dan arus deras”
Masih Babinsa Serda Suladin ,Pada hari Selasa tgl 15 November 2022 sekitar pukul 07.00 wita, keluarga korban dan masyarakat setempat kembali melakukan pencaharian di sepanjang pinggir sungai Masuppu. yang berjarak 7 Km dari titik awal (Jembatan Masuppu) sampai pada pukul 15.00 Wita Namun koorban belum juga ditemukan.

“Pada hari Rabu tgl 16 November 2022 pukul 07.00 wita Anggota Koramil Pana dan Polsek Pana beserta warga setempat melakukan pencaharian/penyisiran kembali terhadap korban di sepanjang aliran sungai masuppu.Tindakan yang diambil Mendatangi TKP.,Berkoordinasi dengan pihak terkait dan membantu pencarian korban, Melaporkan ke Komando Atas”.tutupnya.
Sungai tersebut merupakan sungai terbesar di wilayah Kec. Pana yang berbatasan langsung dengan Kabupate Tana Toraja,
Sampai saat ini Personil Koramil Pana dan personil Polsek Pana beserta masyarakat masih melaksanakan pencarian terhadap korban namun hingga pukul 17.00 Wita korban belum ditemukan.tutupnya
( ARIF )













