Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS

SMA Negeri 2 Enrekang Ikut Festival Literasi Kabupaten Enrekang 2025

Faktadelik.com, Enrekang – Selasa 30 September 2025, Festival Literasi Kabupaten Enrekang Tahun 2025 menjadi ajang penting untuk memperkaya dan mempromosikan budaya literasi di kalangan masyarakat.

Diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang, festival ini berlangsung dari Selasa hingga Jumat, 30 September sampai 3 Oktober 2025. Lokasi acara bertempat di Pelataran Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Bupati Enrekang, H. Muh Yusuf Ritangnga, yang memberikan sambutan hangat dan dorongan bagi seluruh peserta untuk terus mengembangkan minat baca dan tulis.

SMA Negeri 2 Enrekang turut serta dalam festival ini dengan semangat tinggi. Perpustakaan sekolah tersebut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan literasi, termasuk Pameran Hasil Karya Guru dan Murid.

Dalam pameran ini, perpustakaan SMA Negeri 2 Enrekang memamerkan beragam buku yang merupakan hasil karya dari guru dan murid sekolah tersebut. Buku-buku ini mencakup berbagai genre dan topik, menunjukkan kreativitas dan dedikasi dalam bidang literasi.

Karya Tulisan Kepala Sekolah: Selain karya dari guru dan murid, Kepala SMA Negeri 2 Enrekang juga menyumbangkan hasil tulisan yang menjadi inspirasi bagi para peserta dan pengunjung festival.

Menurut Jusmiati,S.Pd. (Kepala Perpustakaan SMA Negeri 2 Enrekang) Keterlibatan SMA Negeri 2 Enrekang dalam festival ini bertujuan untuk:

– Mendorong Minat Baca: Menginspirasi para siswa dan masyarakat untuk lebih mencintai buku dan literasi.
– Memperkenalkan Karya Lokal: Memberikan platform bagi karya lokal agar dikenal lebih luas.
– Mengembangkan Kreativitas: Mendorong guru dan murid untuk terus berkarya dan berbagi pengetahuan melalui tulisan.

Dengan partisipasi aktif dalam Festival Literasi, SMA Negeri 2 Enrekang berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan literasi di Kabupaten Enrekang, ungkap Sukayono. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *