Faktadelik.Com – Mahasiswa PMDSU Universitas Hasanuddin Dedy Muhammad Iqbal S.Pi, berkolaborasi dengan BPBAP Takalar, Dinas Peternakan Kesehatan Kabupaten Soppeng salurkan bantuan 30.000 bibit ikan nila di kabupaten Soppeng. Selasa, 2/7/2024.
Keikutsertaannya dalam inisiatif ini menjadi dorongan besar bagi masyarakat lokal, terutama dalam upaya meningkatkan produksi perikanan dan kesejahteraan ekonomi daerah.
Tidak hanya aktif dalam pengembangan bidang perikanan melalui PMDSU UNHAS ini, ia juga merupakan salah satu ketua kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Soppeng.
Dalam kegiatan ini Ia mengungkapkan “ini merupakan salah satu bentuk dari pengamalan tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya PMDSU bukan hanya bicara percepatan studi, tetapi juga proses mengabdi kepada masyarakat.
“Ini adalah manifestasi dari rasa cinta saya terhadap kampung halaman untuk mengaplikasikan ilmu yang saya pelajari di Universitas Hasanuddin,” tegasnya.
Terpisah, BPBAP Takalar sebagai perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan komitmen mereka dalam mendukung pembudidaya ikan untuk mencapai hasil produksi yang optimal.
“Kami berupaya keras untuk membantu pembudidaya ikan agar dapat meningkatkan produksi mereka dengan dukungan yang maksimal,” ungkap perwakilan BPBAP Takallar.
Lebih lanjut, Dinas Perikanan, Peternakan, serta Kesehatan Hewan Kabupaten Soppeng juga ikut mengapresiasi peran semua pihak dalam kegiatan ini.
Mereka melihat bahwa kolaborasi ini memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif yang signifikan bagi ekonomi lokal serta kesejahteraan masyarakat peternak ikan di Kabupaten Soppeng.
Menurut mereka kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi yang kuat antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam memajukan sektor perikanan.
“Harapan kedepannya adalah agar langkah-langkah seperti ini terus dilakukan untuk memberdayakan lebih banyak masyarakat dalam pengembangan usaha perikanan yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi semua pihak,” tutup perwakilan Dinas Perikanan, Peternakan serta Kesehatan Hewan Kabupaten Soppeng.
*(red)













