Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
Berita  

Mahasiswa UNCAPI Bone Pertanyakan Transparansi Pengelolaan Anggaran KKN

Faktadelik.com, Bone – Mahasiswa Universitas Cahaya Prima (UNCAPI) Bone menuntut adanya transparansi dari pihak Kampus terkait biaya Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dinilai tidak transparan penggunaannya.

Mahasiswa menginginkan profesionalisme dari pihak kampus untuk terbuka terkait biaya KKN yang di kelola oleh pihak kampus. Pasalnya, biaya KKN yang di bayarkan mahasiswa terkesan ditutup tutupi. Sebab sampai saat ini penggunaan anggaran KKN itu nyaris tak tersentuh penggunaannya ke mahasiswa. Ungkap sumber yang minta identitasnya tidak di sebutkan.

“dari pembayaran itu mahasiswa hanya mendapatkan satu Jas Almamater dan baju olahraga”.

Bahkan sejumlah kegiatan KKN minim support pihak kampus. Seperti kegiatan Porseni tingkat pelajar Sekolah Menengah Atas yang baru-baru ini dilaksanakan.

“Itu kepanitiaan mahasiswa di tunjuk. Anggaran yang gunakan pun hanya bersumber dari uang pendaftaran. Itu hanya digunakan sebagai operasional selama kegiatan berlangsung.

Belum lagi pelaksanaan kegiatan reguler di Desa yang sedang berjalan. Mahasiswa bahkan harus merogoh uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama di posko yang berlangsung selama satu Bulan.

“Jangankan untuk kebutuhan di posko. Hal kecil saja dibebankan ke Mahasiswa seperti pembuatan spanduk posko. Jadi kami swadaya saja pengadaannya”.

Menurutnya, pihak kampus harus terbuka paling tidak menyampaikan poin penting terkait penggunaannya apalagi ini menyangkut penggunaan anggaran yang jumlahnya cukup besar”.

Sumber menyebutkan bahwa Tahun 2025 UNCAPI Bone memberangkatkan sebanyak 189 Mahasiswa KKN, dengan rincian pembayaran 5.5 juta per orang.
KKN itu terbagi dua bagian KKN tematik dan reguler.

Sementara, pihak kampus UNCAPI Bone melalui Dekan Fakultas Sians dan Teknologi Awaluddin yang di konfimasi melalui sambungan telepon whatsApp Kamis 13/02/25 menjelaskan bahwa terkait dengan transparansi penggunaan biaya KKN sudah ada kesepakatan dengan semua mahasiswa. Termasuk dengan biaya living kost masing-masing ditanggung mahasiswa. Kerena untuk Anggara living kost di alihkan ke sumbangan pembangunan.

“Jadi, semua sudah ada kesepakatan pak dengan pihak kampus dengan mahasiswa. Kecuali yang tidak hadir saat pertemuan”.

Kesepakatan tersebut disampaikan kepada seluruh mahasiswa KKN terkait poin-poin penting penggunaan biaya KKN.

“Tapi tentu hal itu tidak bisa kita buka begitu saja ke bapak informasinya. Kan bapak saya tidak tahu medianya apa? Legalitasnya seperti apa? Wartawan atau reporter?”. Kan bisa saja kita berspekulasi terkait informasi yang di sampaikan ke saya.

Ia bahkan meminta identitas siapa pemberi informasi. ” Sumbernya siapa pak? Ketua angkatan atau mahasiswa siapa. Silahkan tanya siapa yang mengadu, semuanya sudah ada kesepakatan. Bahkan termasuk sumbangan pembangunan di tiadakan. Jelasnya. (*)