Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
Desa  

Masyarakat Desa Limboro Rambu-rambu Akhirnya Beraksi, Perbaikan Jalan Strategis Provinsi

FAKTADELIK.COM, MAJENE – Perbaikan Jalan oleh masyarakat desa Limboro rambu -rambu didampingi Kapala dusun yang dilakukan secara patungan menghubungkan antara dua kabupaten antara Majene dan Polman. Sabtu, 5 April 2025

Mulai dari Pallapallang desa Tallu Banua utara hingga desa limboro kec Sendana yaitu sampai tibung kec tutar. Ruas jalan strategis provinsi pallapalang tibung ini merupakan kewenangan pemerintah provinsi yangg ada di kab. Majene. Panjang jalan tersebut sekitar 16 km.

Kondisi jalan tersebut sangat parah dan memprihatinkan sudah banyak yang jadi korban.

Selain daripada itu akibat akses jalan yang sangat parah dan rusak parah mengakibatkan pelayanan termasuk pelayanan kesehatan tidak mampu diakses dengan baik dan mudah oleh masyarakat setempat sudah banyak orang yang sakit orang yang hamil mau melahirkan bahkan orang yang sudah meninggal terpaksa harus ditandu karena kondisi jalan yang tidak bisa dilewati oleh kendaraan dengan baik akibat jalan yang rusak parah.

Sudah berpuluh-puluh tahun jalanan ini rusak parah. Dan bukan hari ini saja kami terus meneriakkan akan tetapi sudah berpuluh-puluh kali juga kami terus menyampaikan kepada pemerintah akan tetapi belum ada perhatian yang serius

Maka oleh karena itu kembali atas nama masyarakat mulai dari desa khususnya di Tallu Banua utara desa limboro rambu-rambu kec Sendana dan desa desa yg ada di kec. Tutar menyampaikan kepada pemerintah provinsi dlm hal ini bapak gubernur Suardi duka dan bapak Salim mengga dan bekerjasama pemerintah kabupaten besar harapan kami agar memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan perbaikan jalan strategis provinsi ini yaitu jalan Pallapallang sampai ke limboro hingga ke tibung.

Apalagi banyak potensi yang ada di sepanjang jalan tersebut yaitu potensi wisata permandian air panas makula dan potensi sumber daya alam yang lain seperti cengkeh kemiri coklat dan lain-lain kesemuanya itu adalah merupakan penyangga ekonomi Sulbar yang apabila jalan itu baik dan diperbaiki maka akan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam memobilisasi dan mengakses hasil-hasil pertanian dan perkebunan dan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gilang, ketum Lingkar studi untuk perubahan (LSUP), persoalan jalan yang masih dalam janji janji politik dari pemerintah terkait, masyarakat yang berada pada titik Poros jalan tersebut resah akibat rusaknya jalan tak kunjung dalam perbaikan , mengingat Tahun 2022 sampai 2025 kami sudah berjuang bahkan dari kantor daerah kab.majene,sampai pada Provinsi kami sudah melakukan audensi dan katanya akan di anggarkan di tahun 2023.

Perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan masih Menjadikan Harapan Masyarakat Sendana (TBU,Libra) dan tutar (Tibung , besoangin, Ratte), tutur Gilang, ketum Lingkar studi untuk perubahan.

( Penulis: Mawan)