Search
Close this search box.
iklan ART MEDIA DISKOMINFO 2024

Penyebab Kanker Prostat dan Peran Faktor Usia dalam Risiko Terkena Kanker

Facebook
Twitter
WhatsApp

Faktadelik.com – Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum di kalangan pria, terutama pada usia lanjut.

Kanker ini berkembang di prostat, sebuah kelenjar kecil di pelvis pria yang mengelilingi bagian awal uretra dan berfungsi dalam pembentukan cairan seminal yang penting bagi sel sperma.

Bersama dr. Gia Pratama, dalam artikel ini, kita akan mengulas secara singkat mengenai penyebab kanker prostat dan pada usia berapa seseorang lebih berisiko untuk terkena penyakit ini.

Penyebab Kanker Prostat

Walaupun penyebab pasti kanker prostat masih belum sepenuhnya dipahami, beberapa faktor risiko telah diidentifikasi yang meningkatkan kemungkinan seorang pria mengalami penyakit ini. Faktor-faktor tersebut meliputi:

1. Genetik dan riwayat keluarga

Kanker prostat memiliki komponen genetik yang signifikan. Risiko seorang pria berpotensi mengidap kanker prostat meningkat jika dia memiliki saudara kandung atau ayah yang telah didiagnosis dengan kanker ini.

Mutasi genetik tertentu, seperti mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2, juga dapat meningkatkan risiko secara substansial.

2. Usia

Usia adalah faktor risiko utama untuk kanker prostat. Kanker ini jarang ditemukan pada pria di bawah usia 40 tahun, dan risikonya meningkat pesat setelah usia 50 tahun.

Menurut statistik, sekitar enam dari sepuluh kasus kanker prostat didiagnosis pada pria yang berusia 65 tahun atau lebih.

3. Ras dan etnisitas

Ras dan etnisitas juga memainkan peran dalam risiko kanker prostat. Pria keturunan Afrika memiliki risiko tertinggi untuk kanker prostat, termasuk risiko terkena kanker pada usia muda dan jenis kanker yang lebih agresif.

Sebaliknya, pria Asia memiliki risiko lebih rendah dibandingkan dengan pria Kaukasia atau Afrika.

4. Faktor lingkungan dan gaya hidup

Faktor lingkungan dan gaya hidup juga dapat mempengaruhi risiko terkena kanker prostat. Pola makan tinggi lemak jenuh dan rendah serat telah dikaitkan dengan peningkatan risiko.

Konsumsi daging merah dan produk susu tinggi lemak juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat. Sebaliknya, diet yang kaya akan sayuran dan buah-buahan dapat membantu menurunkan risiko.

5. Hormon

Hormon, khususnya testosteron, memainkan peran dalam pertumbuhan prostat. Tingginya kadar hormon ini dapat memicu atau mempercepat pertumbuhan sel kanker prostat. Inilah mengapa terapi pengurangan androgen sering digunakan sebagai pengobatan untuk kanker prostat.

Usia dan Risiko Kanker Prostat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, usia adalah faktor risiko utama untuk kanker prostat. Berikut ini adalah pandangan lebih rinci tentang bagaimana usia mempengaruhi risiko kanker prostat:

1. Di bawah usia 40 tahun

Kanker prostat sangat jarang terjadi pada kelompok usia ini. Ketika kasus terjadi, biasanya bersifat sangat agresif dan seringkali memiliki latar belakang genetik yang kuat.

2. Usia 40-59 tahun

Risiko mulai meningkat, meskipun sebagian besar kasus masih tergolong ringan dan dapat terdeteksi melalui pemeriksaan rutin, seperti tes PSA (Prostate-Specific Antigen).

3. Usia 60 tahun ke atas

Risiko pertumbuhan kanker prostat meningkat secara signifikan. Pada rentang usia ini sebaiknya mulai menjalani pemeriksaan rutin sehingga dapat terdeteksi pada stadium awal, karena kanker prostat sering tidak menunjukkan gejala sampai mencapai tahap lanjut.

Deteksi dan Pencegahan

Menyadari pentingnya deteksi dini dalam menangani kanker prostat secara efektif, tes PSA dan pemeriksaan fisik prostat secara rutin menjadi kunci.

Meskipun ada kontroversi mengenai tes PSA karena potensi overdiagnosis dan overtreatment, banyak dokter masih merekomendasikan penggunaannya, terutama bagi individu dalam kelompok usia berisiko tinggi atau dengan faktor risiko tambahan.

Pencegahan kanker prostat dapat diupayakan dengan mengadopsi gaya hidup sehat, termasuk:

  1. Menerapkan pola makan seimbang dengan konsumsi tinggi buah dan sayuran
  2. Mengurangi konsumsi daging merah dan lemak jenuh
  3. Berolahraga secara teratur
  4. Mengelola berat badan yang sehat

Meskipun kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling umum di kalangan pria, pemahaman yang baik tentang faktor risiko dan pilihan gaya hidup yang sehat dapat membantu mengurangi risiko.

Usia, genetik, ras, dan gaya hidup adalah faktor-faktor utama yang perlu dipertimbangkan. Melakukan pemeriksaan rutin dan memperhatikan perubahan dalam kesehatan menjadi langkah penting untuk deteksi dini dan pengelolaan efektif kanker prostat.

Jika Kamu memiliki pertanyaan seputar topik diatas, Kamu bisa gunakan fitur layanan Tanya Dokter Seputar Kanker atau Temu Dokter untuk konsultasi yang lebih praktis. (Red)

Berita Terkait

FAKTA DELIK TERKINI
IMG-20240615-WA0073
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Mengultimatum Prajurit Yang Masih Bermain Judi Online
str
Pengurusan STR Named dan Nakes tidak Dipungut Biaya
IMG-20240615-WA0069
Eks Pemain PSM Makassar, Syamsuddin Batola dan Ardan Aras Menikmati Waktu Santai di Sandeq Rock Polewali
IMG-20240615-WA0067
Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sulbar Polres Polman Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-78
IMG-20240615-WA0066
Kapolres Mamuju Tengah Memimpin Penanaman 100 Bibit Pohon Sukun di Wilayah Rawan Tanah Longsor untuk Peringati HUT Bhayangkara ke-78
IMG-20240615-WA0065
Sambut Hari Bhayangkara Ke-78, Kapolresta Mamuju Hadiri Gerakan Penanaman Pohon Secara Serentak Jajaran Polda Sulbar
IMG-20240615-WA0064
Satuan Lalu Lintas Polres Mamasa Laksanakan Patroli Jalan Kaki
IMG-20240615-WA0062
Personel Polsek Sumarorong Cepat Tanggap Monitoring Kejadian Bencana Alam Tanah Longsor di Messawa
IMG-20240615-WA0061
Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-78 Polres Mamasa Laksanakan Penanaman Pohon Bersama
IMG-20240615-WA0038
DR. H Ferryandi : Sempena Milad Inhil ke 59,Membawa Warna Baru Bagi Masyarakat Inhil,"KEDEPAN PERLU STABILITAS HARGA KELAPA