Mamasa – KODIM 1428 MAMASA- pada hari Minggu tanggal 05 Maret 2023 pukul 09.30 Wita, di Desa Leko Kecamatan Rantim, Kabupaten Mamasa Provinsi Sulbar, Tim Gegana Brimob Polda Sulbar telah mengamankan bahan peledak jenis Granat yang ditemukan warga pada hari Sabtu tanggal 04 Maret 2023.
Yang hadir dalam tempat kejadian perkara ( TKP ) yaitu
1).Iptu Sulkarnaim (Dantim Brimob Polda Sulbar).
2.Iptu Andi Panaunge (Kasat Intel Polres Mamasa).
3.Iptu Hamring ( Kasat Res polres Mamasa).
4.Ipda A.Khairul ( Kapolsek Mambi).
5. Babinsa Koramil 03 Mambi.
6.Babinkantinmas Polsek Mambi.
7. Personel Unit Inteldim 1428/Mamasa.
Adapun kronologis kejadian Pada hari Sabtu sekitar pukul 08.00 Wita, . Muliadi bersama anaknya (Panji) melakukan penggalian batu di sungai yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya. Pada saat itu Panji anak dari Muliadi tidak sengaja memegang benda tersebut dan kemudian mencoba membersihkannya dan membawah pulang kerumahnya karena dianggapnya benda tersebut hanyalah buah cekolat yang sudah kering. Sesampainya di rumah,Muliadi merasa curiga bahwa benda tersebut benda berbahaya, mereka menghubungi adiknya yang bertugas di Polres Majene Andi Sitayib dan selanjutkan menghubungi pihak Polres Mamasa. Karena merasa berbahaya Muliadi mengembalikan granat tersebut ketempat semula ditempat granat tersebut ditemukan.
Lanjut Sekitar pukul 11.00 Wita, Personel Polsek Mambi dan Babinsa Koramil 03/Mambi mendatangi TKP untuk mengamankan area tersebut sambil menunggu Tim Gegana dari Polda Sulbar.
Pada hari ini pukul 09.30 Wita, personel Gegana Brimob Polda Sulbar tiba di lokasi tempat ditemukannya Granat di desa Leko, Kecamatan . Rantim Kabupaten Mamasa, dan langsung mengamankan granat tersebut. Sekitar pukul 11.20 Wita, granat tersebut di bawah ke Mapolres Mamasa untuk diamankan dan penyelidikan lebih lanjut.
Adapun Spesifikasi granat tersebut yaitu
– Jenis/Type : Granat genggam yang biasa digunakan militer.
– Buatan : Amerika
– Tahun : 1953.
– Status : Granat masih aktif (Cincin pengait sudah patah, sudah berkarat dan ditutupi dengan tanah sehingga tidak bisa bergerak Dan Pada pukul 11.25 Wita, kegiatan selesai dengan aman dan kondusif.( Arif )














