Faktadelik.com, Mamasa – Memasuki hari keempat bulan Ramadhan 1445 H. yang bertepatan dengan Jum’at, 15/3/2024, Kabupaten Mamasa mendapat giliran kunjungan Pj. Gub. Sulawesi Barat Prof. DR. Zudan Arif Fakhrulloh dalam tajuk Safari Ramadhan.
Prof. Zudan mengawali kegiatannya di Kab. Mamasa dengan melakukan peresmian Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Mamasa, dirangkaikan dengan penyerahan bantuan korban banjir bandang Kecamatan Nosu yang terjadi beberapa waktu lalu hingga menyebabkan ratusan hektar sawah gagal panen.
Setelah peresmian gedung DEKRANASA Mamasa, dilanjutkan kemudian dengan acara buka puasa bersama yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Mamasa. Acara buka puasa bersama yang diikuti oleh rombongan Pj. Gub. Sulbar, Pj. Bupati Mamasa dan beberapa pejabat pemerintahan, tokoh adat dan tokoh agama Kab. Mamasa berlansung semarak dalam hangatnya keakraban dan toleransi antar umat beragama.
Sembari menanti saat berbuka puasa, DR. Zain dalam kata sambutannya mengungkap program strategis Pj. Bupati Mamasa baik yang telah dan akan dikembangkan di Kabupaten Mamasa. Menurutnya, Kabupaten Mamasa ini mempunyai potensi yang luar biasa dan potensi-potensi ini harus dikelola dengan sistem manajerial yang baik. Termasuk melakukan re-branding.
“Contohnya komoditi kopi. Mamasa yang memproduksi kopi, ironinya daerah lain yang punya stempel (Dibranding daerah lain_red.). Ini seperti telur mata sapi. Ayam yang bersusah payah bertelur, tapi sapi yang mempunyai nama,” jelasnya.
Zain juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas atensi yang ditunjukkan oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Barat atas bencana banjir bandang yang menerjang Kecamatan Nosu dan kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa beberapa waktu lalu, dengan menurunkan bantuan 5,8 ton beras dan paket-paket sembako untuk keluarga yang terdampak banjir sebanyak 465 Kepala keluarga.ucapnya
“Terima kasih kami ucapkan atas atensi yang responsif dari Pemprov. Sulbar. Pagi kami kirimkan permintaan, disetujui, dan sorenya bantuan langsung dikirim. Sekali lagi, kami sangat berterima kasih atas ini,” ucap Zain, Jumat 15 Maret 2024.
Bantuan berupa beras tersebut merupakan bagian dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Pemprov. Sulbar yang disiapkan untuk mengantisipasi kejadian bencana.
Terkait program kerja selama bulan Ramadhan, Zain mengungkap beberapa agenda yang diramu dalam sebuah tema besar Moderasi Beragama, mengingat Mamasa ini sebuah daerah yang uniqly diversity. Agenda tersebut di antaranya adalah Safari Ramadahan di beberapa titik, lalu ada juga Cuizine Ramadhan yang melibatkan para Remaja Mesjid dan Pemuda Gereja yang berkolaborasi menyiapkan takjil buka puasa untuk masyarakat Mamasa.
Di kesempatan yang sama, Prof. Zudan juga menyampaikan sambutan dengan menyebut bahwa kerukunan dan kedamaian merupakan aset terbesar yang dimiliki oleh Mamasa. Ia berharap agar setiap OPD bisa membuka komunikasi intensif dan membangun sinergitas, sebab sinergitas dan kolaborasi akan menciptakan energi baru untuk membangun Sulbar dan membangun Mamasa.
“Terkait Museum Kopi, saya juga mendukung penuh kebijakan Pak Zain. Pembahasannya tinggal dibawa ke MUSREMBANG,” jelas Zudan.
Prof. Zudan juga membuka rahasia promosi hemat melalui sosial media. Beliau mencontohkan, dengan asumsi lima ribu ASN Kab. Mamasa, jika dalam satu pagi serentak membuat postingan tiktok mengenai promosi wisata Mamasa, maka potensinya untuk viral sangat besar. Ini adalah peluang Mamasa bisa dikenal secara nasional bahkan mendunia.
“Mari kita jaga kerukunan dan kedamaian, galakkan re-branding wisata Mamasa. Saya dukung penuh program Kabupaten Mamasa. Selamat ulang tahun Kab. Mamasa ke-22. Mamasa Mamase, Mamasa maju, Mamasa Makmur, Mamasa Sejahtera,” tandas Zudan menutup sambutannya.( Alan / Rdf )













