Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
News  

seorang anak nekat habisi nyawa kedua orangtuanya dengan keji

Faktadelik.com MAMASA – Pelaku inisial YJ (37) bunuh ayah dan ibunya B (65) dan L (68) menggunakan sebilah badik.Mirisnya, pelaku menusuk bagian perut ibunya saat sedang memasak di dapur.

Ayahnya yang bermaksud datang menyelamatkan nyawa istrinya justru tak berdaya karena ditusuk badik di bagian dadaknya oleh pelaku yang merupakan anak sendiri.Kejadian tersebut di Dusun Bakaru, Desa Buntu Tanete, Kecamatan Messawa, Rabu (3/4/2024).

Belakang diketahui, pelaku diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).Kejadian pukul 06.30 WITA, baru terungkat sekira pukul 08.30 WITA karena korban sempat lari ke hutan dan menutup jenazah orangtuanya pakai selimut.

Kasat Reskrim Polres Mamasa, AKP Eru Reski, mengungkapkan, kejadian sadis itu sekira pukul 06.30 Wita perempuan B atau ibu kandung pelaku sedang memasak didapur selanjutnya pelaku datang menusuk dari arah belakang dengan menggunakan sajam jenis badik.

Korban sempat lari meminta pertolongan dengan cara berteriak dan didengar oleh warga dan suaminya (L) yang berada di rumah tetangganya.

Ayah pelaku inisial (L) langsung di serang oleh pelaku dengan menusuk bagian dada menggunakan sebilah badik hingga mengakibatkan kedua orangtuanya meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Pelaku sempat mengangkat jenazah kedua orangtuanya ke dalam rumah dan ditutupi selimut.

Sekitar pukul 08.30 Wita pelaku mengambil anaknya di dalam rumah dan pergi ke arah hutan belakang rumahnya.

Tak berselang lama, sekitar pukul 09.00 Wita Personil Polsek Sumarorong berjumlah 10 orang dipimpin langsung Kapolsek Sumarorong Iptu Reynhard, tiba di TKP.

Selanjutnya sekira pukul 11.30 wita pelaku sempat muncul di sekitaran TKP dan selanjutnya dilakukan negosiasi sebanyak dua kali oleh Kapolsek Sumarorong Iptu Reynhard agar menyerahkan sajamnya namun pelaku tidak menghiraukan.

“Pada saat dilakukan negosiasi anak dari pelaku langsung melarikan diri dari ke arah keluarganya dan seketika pelaku mengamuk dan membabi buta serta menyerang masyarakat yang berada di sekitaran TKP,” jelas Akp Eru Reski dalam keterangan tertulisnya.

Karena pelaku terus mengamuk hingga salah seorang warga bernama Tato warga setempat mengalami luka robek pada bagian punggung sebelah kanan.

Sementara korban yang lainnya ialah seorang dokter, bernama Dr Arme Amelia Eka Putri.

Setelah pelaku menyerang warga, selanjutnya Polisi memberikan tembakan peringatan namun pelaku tetap menyerang warga dan personil Polsek di sekitaran TKP.

Pelaku terus melakukan perlawanan hingga personil polisi melakukan penembakan pada bagian paha untuk melumpuhkan pelaku.

Usai ditembak, palaku masih mengayunkan parang dan melawan polisi.
Polisi kemudian memberikan tembakan peringatan kembali hingga pelaku terjatuh.Pelaku akhirnya meninggal dunia di TKP pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *