Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
News  

SMA Bunda Hati Kudus Rayakan HUT Yang Ke-53 Tahun

FAKTADELIK.COM – Tepat tanggal 12 Januari 2024, SMA Bunda Hati Kudus yang bernaung di bawah Yayasan Asti Dharma merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-53. Sebagai ungkapan syukur atas kebahagiaan ini, keluarga besar mengadakan perayaan hari ulang tahun dan berbarengan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru (NATARU) bertempat di Aula Yayasan Asti Dharma pada Sabtu, 12/01/24.

Acara ini dihadiri oleh seluruh keluarga besar SMA Bunda Hati Kudus serta segenap undangan.

Perayaan HUT dan NATARU ini diawali dengan perayaan ekaristi di Gereja st. Kristoforus yang dipandu langsung oleh pastor Jhony Luntungan, MSC dalam kotbahnya menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru juga berbahagia atas usia yang baru dari lembaga pendidikan SMA BHK yang ke 53. Pada kesempatan yang sama juga, pastor Jhony mengingatkan kepada semua untuk senantiasa dapat bertransformasi diri.

Seperti halnya para murid yang berubah dari penjala ikan menjadi penjala manusia, hendaknya kalian juga bisa bertransformasi dari motivasi melayani diri sendiri menjadi motivasi melayani sesama.

Sementara itu, dalam sambutan singkatnya, Sr. M. Veronica, PBHK selaku Kepala Sekolah SMA Bunda Hati Kudus mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota keluarga besar SMA BHK yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan dan kemajuan sekolah. “Kiranya kita semakin peka dengan sesama di sekitar, selalu berbagi dan bekerja sama”, tuturnya.

Dalam perayaan HUT dan NATARU ini dimeriahkan oleh berbagai macam penampilan ide kreatif dari peserta didik yang diwujudkan dalam bentuk paduan suara dan dramatisasi. Lebih seruh lagi di penghujung acara para guru dan staf serta karyawan menampilkan gerakan dalam alunan musik yang sungguh unik dan mempesona hingga menggugah hati para audiens tergelitik untuk tertawa.

Akhirnya, dirgahayu yang ke -53 SMA BHK, semoga tetap menjadi persekolahan yang eksis, menjadi wadah bagi proses pengembangan akademik dan non akademik peserta didik. Selain itu juga, tetap menjadi medan perutusan dan pelayanan bagi para guru, staf kepegawaian dan karyawan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *