Faktadelik.com, Mamasa – Setelah Apel Pagi Pemkab Mamasa, PJ Bupati, Zain didampingi ketua Penggerak PKK, Asriaty beserta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkunjung ke desa Bombong Lambe, Kecamatan Mamasa, Senin pagi (29/012024).
Kehadiran PJ Bupati bagian dari upaya dalam mensosialisasikan penanganan stunting di kalangan ibu hamil dan balita. Dalam sambutannya, PJ Bupati menyampaikan informasi tentang pentingnya gizi seimbang dan perawatan kesehatan bagi ibu hamil dan balita untuk mencegah stunting.
“Stunting bukan hanya fisik, tapi juga perkembangan otak. Hindari untuk memukul fisik anak terutama pada bagian kepala. Usahakan makanan itu hasil olahan dari ibu, bukan instan” Ujar Zain.
“Mestinya dari kecil, anak harus diperkenalkan buku bergambar buah-buahan, sayur-mayur dan Ikan. Agar itu bisa tersimpan dalam memori anak dan cenderung suka makanan yang bergizi” Imbuhnya.
Zain mengambil contoh, bahwa di Begkulu ada gerakan menanam daun kelor, dan Stunting nya menurun. Sangat manfaat bagi tubuh, salah satunya dapat mencegah kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak akibat kekurangan gizi.
Masyarakat desa yang hadir mendengarkan dengan antusias, sementara ibu-ibu yang menjadi fokus program PKK tampak begitu antusias menerima pengetahuan baru. Mereka diajak untuk memahami pentingnya nutrisi yang baik dan pola makan sehat bagi tumbuh kembang anak-anak mereka.
Selain sosialisasi, Pemerintah melalui Dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana (BKKBN) berkolaborasi beberapa OPD termasuk Dinas Kesehatan juga memberikan bantuan langsung kepada 21 anak Stunting berupa telur dan susu.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Bambong lambe, Andri juga mengapresiasi kehadiran PJ Bupati.
“Seingat saya, baru pertama kali ini seorang Pak Bupati hadir di Desa kami. Ucapan terima kasih atas bantuan dari Pemerintah bekerjasama dengan BKKBN dan OPD yang terkait” Kata Andri. (Rls)














