Berita  

Tidak Ikutnya Atlet Silat Luwu O2SN, Bikin Prihatin Atlet Kejuaraan Dunia

Faktadelik.com, Luwu – Atlet Kejuaraan Dunia (Kejurda) Pencak Silat, Salmawati angkat bicara soal gagalnya Atlet-atlet Pencak Silat di Luwu ikuti O2SN.

“Mengenai kabar seperti ini, (tidak ada anggaran untuk O2SN di Disdik Luwu) tentu sangat prihatin, dan kecewa jika karena Anggaran para pelajar tidak bisa ikut O2SN padahal ajang ini adalah ajang tingkat Nasional, kesempatan untuk para pelajar Luwu menyalurkan bakatnya di tingkat nasional bahkan berlanjut ke international, kasihan sekali kalau mereka tidak di beri kesempatan,” kata Salma sapaan akrabnya, saat diwawancarai wartawan.

Menurutnya, sebagai mantan atlet yang mengharumkan nama Indonesia di Kancah Dunia, siswa yang telah mempersiapkan diri untuk ajang seperti itu akan sedih jika tidak disupport dengan baik.

“Sebagai mantan atlet tau bagaimna perasaan Mereka tentunya kecewa apalagi jika para pelajar selama ini sudah mempersiapkan bakat mereka di bidang masing-masing untuk mderaih mimpi mereka tapi harus terputus karena masalah dana,” tambah Salama.

Seharusnya kata pesilat berdarah Luwu itu, jika untuk masalah seperti ini harusnya bisa diantisipasi oleh Dinas terkait, karena menurutnya O2SN bukan hanya kali ini adanya tapi merupakan agenda yang pasti digelar setiap tahunnya.

Sebelumnya, diberitakan Seorang Atlet, Rifki yang berumur 14 tahun, akhirnya harus mengubur mimpinya untuk berlaga di O2SN untuk tahun 2025.

Rifki warga Pattedong, Kecamatan Ponrang Selatan yang sudah latihan Silat sejak 4 tahun lalu, sebelumnya menggantungkan impiannya untuk berlaga di ajang bergengsi tersebut.

“Ingin belajar beladiri, agar tubuh kuat dan sehat. Sangat besar harapan saya bisa berlaga di O2SN karena kejuaraan ini sangat bergengsi,” katanya kepada Wartawan pada Sabtu, (5/7).

Untuk diketahui, O2SN 2025 Menurut Petunjuk Teknis (Juknis) diselenggarkan di tingkat Kab./Kota mulai Mei–Juni. Sementara untuk seleksi Tingkat Provinsi dilakukan pada Juni–Juli.

O2SN adalah singkatan dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, yaitu ajang kompetisi olahraga tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek).

Sejumlah Kabupaten/kota yang dipastikan melakukan tahapan O2SN diantaranya, Kota Makassar. Melalui panitia Disdik dan KONI Kota Makassar. Sejumlah kecamatan memulai seleksi sejak Mei–Juni 2025, termasuk di Kecamatan Tallo, Mamajang, dan Ujung Tanah. Di tingkat kota SD, tercatat 97 peserta dari 14 kecamatan mengikuti cabang pencak silat, karate, dan senam.

Di Kabupaten Sinjai, Disdik Sinjai menggelar O2SN jenjang SD & SMP pada 26–28 Mei 2025, mempertandingkan cabor senam, karate, dan pencak silat dengan total 67 peserta SD dan 23 peserta SMP .

Sementara, di Kabupaten Bulukumba SLBN 1 Bulukumba mengirim 12 anak SLB untuk O2SN tingkat provinsi Sulsel, Juni 2025 .