Tanjung Balai, Sumatera Utara – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai Ke-405 tahun 2025 akan dilaksanakan dengan sederhana dan penuh kesederhanaan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap musibah bencana yang melanda Sumatera Utara.
Hal ini disampaikan Wali Kota Mahyaruddin usai memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Forkopimda di Mapolres Tanjungbalai, Senin (15/12/2025). Rakor ini juga membahas persiapan menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
“Pemko Tanjungbalai memutuskan peringatan hari jadi ke 405 disederhanakan dengan acara dzikir dan do’a bersama, serta penyaluran zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai,” tegas Wali Kota.
Peringatan hari jadi akan lebih banyak diisi dengan kegiatan keagamaan dan sosial, yaitu acara dzikir dan doa agar Tanjungbalai terhindar dari bencana, dan dirangkai penyaluran insentif kepada guru mengaji, guru sekolah minggu, bilal mayit, dan penggali kubur.
“Penyederhanaan hari jadi juga karena adanya kebijakan efisiensi anggaran sebagaimana diatur dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025, tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025,” tambah Wali Kota.
Kapolres Tanjungbalai, AKBP Welman Feri, melaporkan bahwa situasi keamanan Kota Tanjungbalai hingga saat ini masih aman dan kondusif. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk mengamankan seluruh rangkaian ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru.
Dukungan penuh datang dari TNI, yang disampaikan Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D. “Kami dari TNI siap membantu dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026, khususnya di wilayah Kota Tanjungbalai,” ujarnya.













