Faktadelik.com, Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengimbau masyarakat melakukan lima langkah untuk mengurangi dampak paparan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Imbauan tersebut disampaikan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Sesuai data BMKG, Gunung Anak Krakatau sedang mengalami beberapa kali erupsi. Untuk mengantisipasi paparan debu vulkanik, kami mengimbau warga untuk melakukan langkah-langkah ini,” ujar Teddy, dikutip dari unggahan akun media sosial resmi Sekretariat Kabinet, Minggu (6/9/2026).
Pertama, masyarakat yang hendak keluar rumah diimbau menggunakan masker yang tepat, seperti N95 atau KN95, untuk membantu menyaring partikel debu vulkanik.
Kedua, masyarakat disarankan menggunakan kacamata pelindung serta menghindari penggunaan lensa kontak atau softlens selama kondisi udara terdampak debu vulkanik.
“Ketiga, masyarakat diminta mengurangi aktivitas terlalu lama di ruang terbuka selama udara masih dipenuhi debu vulkanik,” katanya.
Keempat, pengendara diimbau mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan. Debu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang serta membuat permukaan jalan menjadi licin.
“Kelima, masyarakat disarankan mencuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan,” tuturnya.
Selain itu, Teddy menyampaikan informasi mengenai dampak kondisi tersebut terhadap penerbangan. Menurut keterangannya, penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dihentikan sementara hingga pukul 13.30 WIB.
“Pembaruan mengenai perubahan tujuan penerbangan maupun kompensasi akan disampaikan secara berkala oleh Kementerian Perhubungan,” pungkasnya.













