News  

Bupati Wajo Sampaikan Jawaban Ranperda Perubahan APBD 2026 di Rapat Paripurna DPRD

FAKTADELIK.COM, WAJO – Bupati Wajo, Andi Rosman, menyampaikan jawaban Pemerintah Daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Wajo terhadap Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Wajo.

Hal itu disampaikan melalui rapat paripurna Ranperda Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD Kabupaten Wajo, Senin (7/9/2026)

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, Wakil Ketua I DPRD Wajo Andi Merly Iswita dan Wakil Ketua II DPRD Wajo, Andi Muhammad Rasyadi.

Hadir pula unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, Camat dan Lurah se Kabupaten Wajo.

Dalam jawabannya, Bupati merespons sejumlah masukan fraksi terkait pendapatan daerah, infrastruktur, pertanian, pelayanan publik, mitigasi bencana, kemiskinan, stunting, pengangguran dan peningkatan sumber daya manusia.

Terkait percepatan pembangunan infrastruktur, Andi Rosman menyebut 4.785 paket pekerjaan telah terikat kontrak dengan nilai Rp155,045 miliar, atau sekitar 51,16 persen dari total anggaran Rp358,042 miliar.

“Untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan, kami telah memerintahkan KPA/PPK segera menyusun dokumen pengadaan dan berkonsultasi apabila terdapat kendala,” jelas Andi Rosman.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah mendorong optimalisasi produksi gabah, pembangunan dan normalisasi saluran air serta pengembangan komoditas perkebunan seperti sawit, kakao, kelapa dalam dan pala.

Langkah itu juga diarahkan untuk menghadapi dampak El Nino dan kekeringan.

Sementara dalam pelayanan publik, Pemkab Wajo terus mendorong integrasi layanan secara mobile agar sejumlah layanan administrasi dapat diakses masyarakat tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.

Untuk mitigasi bencana, Pemkab Wajo telah menetapkan status siaga darurat kekeringan, kebakaran hutan dan lahan serta angin kencang. BPBD juga merencanakan bantuan air untuk 57 desa.

Adapun dalam Perubahan APBD 2026, pemerintah memprioritaskan program penanganan kemiskinan, penurunan stunting, pengurangan pengangguran dan peningkatan SDM, termasuk peningkatan kompetensi para pencari kerja.

Menutup penyampaiannya, Bupati Wajo mengapresiasi seluruh masukan fraksi DPRD dan menegaskan bahwa berbagai hal yang masih memerlukan penjelasan akan dibahas pada rapat-rapat selanjutnya.

(HARDIWAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *