Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
Ragam  

Ubah Sampah Menjadi Nilai Ekonomi, DLHK Polewali Mandar Launching Gerakan Polman Zero Sampah

FAKTADELIK, POLMAN – Dalam rangka mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Polewali Mandar menggelar kegiatan Launching Gerakan Polman Zero Sampah. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam menghadapi masalah sampah yang semakin kompleks.

Dalam acara Launching Gerakan Zero Sampah, Bank Sulselbar Cabang Polewali Mandar turut berpartisipasi dengan menyumbangkan 50 unit bak sampah sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam menjaga kebersihan,Jumat (26/05/2023).

Bak sampah tersebut akan didistribusikan ke berbagai wilayah di Polewali Mandar untuk memfasilitasi pengelolaan sampah yang lebih baik.

Bupati Polewali Mandar, H. Andi Ibrahim Masdar (AIM), menyambut baik aksi Zero Sampah ini dan berharap bahwa dengan adanya Gerakan Polman Zero Sampah, masyarakat dapat menjadi lebih bijak dalam mengelola sampah. Beliau juga mengungkapkan kegembiraannya atas bantuan 50 unit bak sampah dari Bank Sulselbar, dan berharap bahwa langkah ini akan membantu menjadikan Polewali Mandar lebih bersih.

AIM mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kebersihan dimulai dari diri sendiri, dan dengan pola pikir yang tepat, Polewali Mandar akan menjadi daerah yang bersih. Beliau juga menekankan bahwa sampah memiliki nilai ekonomi, dan di kantor DLHK, mereka menerima sampah dari masyarakat yang ingin menukarnya dengan sembako, Kata AIM.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar, Dr. Agusnia Hasan Sulur, menjelaskan bahwa Gerakan Polman Zero Sampah merupakan upaya pemerintah bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengelola sampah dengan baik, bahkan sampai memiliki nilai ekonomi.

Agusnia mengungkapkan terima kasih kepada Bank Sulselbar atas sumbangan 50 unit bak sampah yang akan didistribusikan ke tempat-tempat yang selama ini menjadi tumpukan sampah. Selain itu, dalam acara ini juga dilakukan program “Sampah ditukar dengan sembako” dan pemeriksaan kesehatan untuk para petugas kebersihan. Semua ini dilakukan dalam rangka mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam membuang sampah, di mana sebenarnya sampah dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomi, Ucapnya.

Gerakan Polman Zero Sampah diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.(Bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *