Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS

Dewas KPK Mulai Soroti Pertemuan Firli Bahuri Dengan SYL,Begini Tanggapan KPK

Faktadelik.Com- Pertemuan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atau SYL,kini disoroti Dewan Pengawas KPK. Dewas KPK kini mulai mengusut foto pertemuan antara keduanya buntut pengusutan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan).

“Terkait pelaporan dugaan pelanggaran etik pimpinan yang disampaikan para pihak kepada Dewas KPK, kami tentunya menghormati hak setiap masyarakat untuk menyampaikan aduan tersebut, sebagai bagian dari kontrol sosial terhadap upaya-upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK,” ujar juru bicara KPK Ali Fikri Selasa (10/10/2023).

Ali juga menyebutkan bahwa pihaknya menghormati proses yang sedang berjalan di Dewas KPK terkait foto pertemuan antara Ketua KPK Firli Bahuri dan SYL. Dia yakin Dewas KPK akan independen mengusut persoalan itu.

“Sekaligus, kami juga menghormati proses pemeriksaan nantinya oleh Dewas, yang tentunya dilakukan secara profesional dan independen,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ali meminta semua pihak untuk menunggu proses pengusutan Dewas KPK. Dia berharap tidak ada opini-opini yang disampaikan tanpa adanya fakta-fakta.

“Mari kita tunggu hasil proses yang sedang berjalan, dengan tidak menyampaikan opini tanpa didasari fakta-fakta yang justru akan membuat situasi menjadi kontraproduktif. Dan tentunya agar pemberantasan korupsi dapat berjalan secara efektif dan efisien,” Tandasnya.

Dewas Mulai Usut Pertemuan Firli dan SYL Sebelumnya diberitakan, Firli Bahuri dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait foto pertemuannya dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Laporan itu mulai diusut oleh Dewas.

“Dewas masih mempelajari pengaduan yang masuk,” kata anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris, saat Senin (9/10) kemarin.

Firli dilaporkan kelompok mahasiswa bernama Komite Mahasiswa Peduli Hukum pada Jumat (6/10). Pelapor menilai ada pelanggaran etik yang dilakukan Firli usai mengadakan pertemuan dengan pihak beperkara di KPK.

Syamsuddin mengujarkan bahwa pihak Dewas KPK masih menelaah laporan tersebut. Bukti-bukti terkait adanya dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Firli tengah dikumpulkan.

“Sedang kumpulkan bahan dan keterangan,” jelas Syamsuddin.

(Azis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *