FAKTADELIK.COM, MAMUJU – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Barat menargetkan sebanyak 3.000 rumah tangga sasaran di enam kabupaten se-Sulawesi Barat menerima program bantuan listrik gratis pada tahun ini.
Program bantuan listrik gratis tersebut hadir melalui dua skema, yaitu Program Listrik Hemat dan Murah (LHM) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat, serta Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian ESDM.
Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar, Qamaruddin Kamil menjelaskan bahwa, penanganan listrik gratis dari porsi APBD Provinsi tahun ini menyasar sebanyak 37 rumah tangga. Namun, porsi anggaran terbesar diperoleh dari pemerintah pusat melalui APBN yakni sebesar 3.000 rumah.
“Target kita untuk tahun ini yang dengan anggaran APBD sebanyak 37 rumah. Tapi kita tidak pesimis, karena ada kucuran dana pusat yang menargetkan sebanyak 3000 rumah tangga sasaran di enam kabupaten se-Sulbar,” ujar Qamaruddin dalam wawancarnya, Kamis, ( 30/07/2026 )
Untuk mengoptimalkan kuota 3.000 rumah dari Kementerian ESDM tersebut, Pemprov Sulbar meminta pemerintah kabupaten segera melengkapi proposal dan data warga kurang mampu di wilayah masing-masing.
Hingga saat ini, Dinas ESDM Sulbar mencatat telah menghimpun sekitar 18.000 data usulan calon penerima dari kabupaten untuk diajukan ke tingkat pusat.
“Tugas pemerintah provinsi adalah memvalidasi dan mengumpulkan data tersebut untuk kita kirim ke Ditjen Ketenagalistrikan sebagai bahan evaluasi penetapan penerima,” terangnya.
Lebih lanjutProses verifikasi dan survei lapangan telah berjalan sejak awal tahun, dan pengerjaan fisik berupa pemasangan instalasi listrik gratis ini dijadwalkan mulai terealisasi pada bulan Agustus mendatang.**













