Faktadelik.com, MAMASA SULBAR – Aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah tenaga kontrak dan honorer dari kalangan Tenaga Kesehatan (Nakes) ini, menuntut gaji mereka yang hingga saat ini tidak dibayarkan oleh Pemda Kabupaten Mamasa..
Pj. Bupati Mamasa , Yakub F Solon menyebut tenaga kontrak yang tidak mau diatur, akan diputuskan kontraknya oleh Pemerintah Daerah (Pemda).Aktifis mamasa Tambrin kecam perkataan Pj. Bupati Mamasa di depan. Para pendemo tenaga kontrak Nakes Mamasa .Jumat 3/11/2023
Bukan tanpa alasan, Pj. Bupati Mamasa dinilai kecelekaan berkata usai menyampaikan hal tersebut, di depan para tenaga kontrak Nakes saat melakukan audens bersama Pemda. Sehingga, mengundang tanggapan dan komentar pedas dari berbagai kalangan.
Komentar pedas salah satunya datang dari salah satu aktivis Mamasa, Tambrin. Tak tanggung-tanggung, ia menyebutkan jika apa yang disampaikan Yakub F Solon itu, merukan perkataan yang meluakai hati dan perasaan para tanaga kontrak Nakes yang sudah setahun bekerja tanpa digaji.
Mestinya kata dia, Pj. Bupati Mamasa melakukan pendekatan kepada mereka dan memberikan solusi, bukan malah memberikan kata-kata tak pantas yang membuat para tenaga kontrak dan honorer kecewa.
Tambrin yang sedari awal menolak kehadiran Pj. Bupati Mamasa ini dengan bernagai alasan, konsisten akan mengawal segala bentuk kebijakan Pj. Bupati Mamasa selama satu tahun masa jabatannya.
Ia kembali mengecam dan menyesalkan pernyataan Yakub F Solon di depan para tenaga kontrak dan honorer. Sebab, menurutnya perkataan itu tidak pantas diucapkan.
“Apa yang di sampaikan Pj. Bupati Mamasa adalah salah satu kecelakaan berkata yang tidak pantas di ucapkan seorang pemimpin, sebab bisa jadi akan menambah beban sicologis bagi para tenaga kontrak dan Honorer,” kata Tanbrin
Tambrin mengatakan, ucapan Pj. Bupati Mamasa sangatlah tidak pantas, dan sungguh terlalu. Sebab, pernyataan itu tidak menggambarkan sebagai seorang pemimpin, mestinya melakukan pendekatan kepada para Nakes. Bukan berkata tidak pantas.
“Kalau Pemda tetap tidak membayarkan gaji kontrak dan honorer kami akan turun menyuarakan hak-hak mereka yang tak kunjung dibayarakan,” tutupnya ******













