Faktadelik.com – Penolakan terhadap W Super Club dan Wisma Super Club di Makassar mengemuka setelah serangkaian protes dari masyarakat dan aktivis lingkungan. Pembangunan yang telah dibangun di pesisir Pantai Losari (CPI) ini menuai kontroversi karena dikhawatirkan akan merusak lingkungan serta mengganggu keberadaan masyarakat setempat.
Dalam sebuah pernyataan resmi, para aktivis lingkungan dan sejumlah warga setempat menegaskan bahwa pembangunan kompleks tersebut akan memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap ekosistem pesisir serta keberlangsungan hidup masyarakat sekitar.
Pemerintah setempat juga telah mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyatakan penolakan terhadap pembangunan tersebut. Walikota Makassar, dalam konferensi persnya, menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan kepentingan masyarakat dalam pengembangan kota.
Kontroversi ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan pembangunan yang berdampak pada lingkungan, keagamaan,sosial dan kehidupan mereka.
Mengingat jarak Masjid Kubah 99 Asmaul Husna yang sangat dekat. Hal ini akan mencederai ikon agamis yang sangat menarik pemandangan para wisatawan, yang di mana Center Poin of Indonesia (CPI) merupakan ikon Kota Makassar.
Jangan sampai, Ikon Sulsel menjadi tempat bermaksiat jika W Superclub milik pengacara kondang Hotman Paris tersebut tetap beroperasi. Ungkap Ricky sudarman Selaku Ketua BEM FEB UNIBOS
Muh.Riswandi Asis selaku Jenderal Lapangan Aliansi BARISAN MASYARAKAT SUL-SEL mengungkap bahwa dengan hadirnya THM ini dapat merusak moral generasi bangsa indonesia terutama generasi penerus di kota makassar di mana kota ini adalah kota penghasil pemudah yang berpengaruh akan kemajuan bangsa maka dari itu dengan hadirnya THM ini akan sangat berpengaruh bagi bangsa kedepanya dan saya berharap tidak ada lagi THM yang terbuka dengan bebas di kota makassar.
Kami gabungan dari Ikatan Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Wilayah X , BEM FEB UNIBOS dan Baruga Sul-Sel Membentuk aliansi “Barisan Masyarakat Sul-Sel” dengan tegas menolak pembangunan W Super Club juga Wisma W Super Club di Makassar dan mencabut izin serta Menghentikan aktivitas. Karena ini tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Kami mengutuk tindakan yang mengabaikan konsultasi publik dan merusak lingkungan serta budaya kami.(*)













