Faktadelik.Com,Sulbar Mamasa — Pejabat Pemda kabupaten mamasa mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi daerah yang berlangsung di Aula mini Rujab Bupati mamasa , Selasa(25/10/2022).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Mamasa Dr.H.Ramlan Badawi.MH,Kapolres Mamasa AKBP Harry Andreas.S.I.K.M.M. , Kajari Mamasa Musa.SH.MH.,serta Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemerintahan kabupaten Mamasa .
Untuk menyikapi penyampaian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian beberapa hari yang lalu dari ruang sidang utama Kemendagri tersebut dimana menyampaikan kepada para kepala daerah di seluruh Indonesia untuk melakukan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mengendalikan inflasi yang terjadi di daerah.
Dimana Mendagri menjelaskan bahwa semua pihak harus bersama-sama melakukan langkah antisipatif dalam menekan dan menangani inflasi. Hal tersebut menjadi instruksi langsung Presiden RI Joko Widodo untuk ditindaklanjuti.
“Pesan kami bagi rekan-rekan di daerah, jadikan isu inflasi ini sebagai isu prioritas sehingga upaya penanganannya pun dilakukan secara matang seperti saat menangani pandemi COVID-19,”
Tito menyampaikan beberapa point yang jadi pedoman bagi pimpinan di daerah dalam menangani inflasi di wilayah masing-masing, di antaranya mengoptimalisasi TPID dengan rutin menggelar rapat.
“Bagi Kepala Daerah jangan ragu untuk lakukan rapat secara berkala di wilayahnya dengan seluruh stakeholder terkait,” katanya.
Kemudian dalam rapat tim pengendalian inflasi kabupaten mamasa dimana dalam rapat di pimpin langsung Bupati mamasa Dr.H Ramlan badawi memeritahkan kepada sekda Mamasa H.muh.syukur agar mengaktifkan satgas pangan, memastikan BBM subsidi tepat sasaran sampai ke masyarakat yang tidak mampu, gerakkan dan galakkan penghematan energi di daerah. Lalu, massifkan gerakan tanam pangan cepat panen sebagai upaya untuk mencukupi ketersediaan pangan rumah tangga dan mengintensifkan jaring pengaman sosial.
Dikesempatan yang sama, sekda Mamasa H.muh.Syukur mengatakan harga bahan pokok di kabupaten Mamasa untuk saat ini masih stabil.
Kita juga akan berusaha agar penanaman pangan di lingkungan pemerintah dan rumah masyarakat terutama yang ada di pedesaan serta melakukan pemantauan terhadap kondisi harga pangan di untuk memastikan harga stabil.
“Kita bersama dinas terkait selalu monitoring terus untuk menjaga kestabilan harga pangan pokok, Harapan kita memang terkendali, tidak menaikkan inflasi dan harga kembali stabil. Sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat,”
Editor- RS














