Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS

Dinas Kesehatan kabupaten Mamasa Gelar Gerakan Nasional Aksi Bergizi di SMAN 1 Mamasa dan SMKN 1 Mamasa

Faktadelik.Com,Sulbar Mamasa – Bertempat di SMAN 1 Mamasa Dan SMKN 1 Mamasa yang berlokasi Jalan pendidikan Tatoa Kelurahan Mamasa Kabupaten Mamasa Dinas Kesehatan kabupaten Mamasa melaksanakan Gerakan Nasional Aksi Bergizi, Rabu, 26/10/2022.

Hadir pada acara Gerakan Nasional Aksi Bergizi Bupati Mamasa Dr.Ramlan badawi ,sekertaris dinkes mamasa Yahya.S.os.kepala sekolah SMAN 1 Mamasa Yance.Spd mpd.dan kepala SMKN 1 mamasa Dominggus madika Spd.Mpd beserta sejumlah pengurus.

Dalam kesempatan tersebut Sekertaris dinas kesehatan Mamasa Yahya .S.os menjabarkan Program Gerakan Nasional Aksi Bergizi di hadapan ratusan Siswa SMAN 1 Mamasa yang hadir dimana kegiatan dalam rangka hari ini pemberian tablet penambah darah khusus bagi siswi perempuan dan olah raga momen ini rangka memperingati hari sumpah pemuda 28 oktober 2022 dan hari kesehatan 12 oktober 2022 tujuan utama untuk pencegahan stanting dan di fokuskan kepada remaja putri sekolah- sekolah umum dan negeri yang ada di kabupaten mamasa dan untuk saat ini kami meyasar dua sekolah SMA 1 Mamasa dan SMKN1 Mamasa .

Adapun pemyampain dilain tempat di SMKN 1 Mamasa kepala dinas kesehatan kabupaten mamasa dr.Hajai T Gerakan Nasional Aksi Bergizi, merupakan salah satu intervensi pemerintah dalam mencegah stunting sebelum kelahiran. Dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 mengatur tentang ketentuan remaja putri menerima TTD.tuturnya

“Digelarnya Gerakan Nasional Aksi Bergizi in dalam rangka menekan kasus stunting di Indonesia melalui pemberian tablet penambah darah kepada seluruh remaja putri di semua sekolah SMA dan SMK dan untuk saat ini kami laksanakan di dua tempat hari ini SMA1 Mamasa dan SMKN 1 Mamasa dan dilanjutkan kesekolah SMA dan SMK lainnya ,”jelas hajai

Masih dr Hajai.T stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita karena kurangnya asupan gizi, infeksi berulang, hingga kurangnya stimulasi gizi,Pemerintah telah menetapkan target capaian angka stunting di Indonesia pada 2024 ditekan hingga 14 persen, dari 24 persen pada 2021. tutupnya

Editor- RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *