Faktadelik.com, Enrekang – Selasa 10 Maret 2026, Pembelajaran daring di SMA Negeri 2 Enrekang telah memunculkan tantangan dan peluang baru bagi guru dan siswa. Dalam konteks ini, peran Guru Bimbingan dan Konseling (BP/BK) serta Wali Kelas menjadi sangat penting untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan baik dan efektif.
Sukayono,S.Pd.,M.Pd. Kepala SMA Negeri 2 Enrekang menyatakan Guru BP/BK dan Wali Kelas memiliki tanggung jawab untuk memantau aktivitas pembelajaran siswa selama proses daring. Beberapa hal yang mereka lakukan meliputi:
– Memantau Kehadiran Siswa: Memastikan siswa mengikuti kelas daring sesuai jadwal yang telah ditentukan.
– Mengevaluasi Partisipasi Siswa: Menilai sejauh mana siswa berpartisipasi aktif dalam diskusi dan kegiatan kelas.
– Memantau Kemajuan Akademis: Bekerja sama dengan guru mata pelajaran untuk mengidentifikasi siswa yang mungkin memerlukan bantuan tambahan.
Menurut Mardiana,S.Pd. salah seorang guru BP/BK menyatakan selain ditugaskan memantau aktivitas kehadiran siswa dalam pembelajaran, kami juga tetap memberikan layanan konsultasi yang komprehensif, baik untuk siswa maupun orang tua. Layanan ini mencakup:
Konsultasi untuk Siswa
– Dukungan Akademis: Membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar dengan memberikan strategi belajar yang efektif.
– Dukungan Emosional: Memberikan konseling untuk siswa yang merasa tertekan atau stres akibat pembelajaran daring.
– Pengembangan Diri: Membantu siswa mengembangkan keterampilan personal dan sosial yang penting dalam lingkungan pembelajaran daring.
Konsultasi untuk Orang Tua
– Panduan Pendampingan: Memberikan saran kepada orang tua tentang cara mendampingi anak selama pembelajaran daring.
– Konsultasi Komunikasi: Membantu orang tua berkomunikasi secara efektif dengan anak dan pihak sekolah.
– Menjembatani Informasi: Menyampaikan informasi penting terkait kebijakan sekolah dan perkembangan akademis siswa.
Peran Guru BP/BK dan Wali Kelas dalam pembelajaran daring di SMA Negeri 2 Enrekang sangatlah krusial.
Dengan pemantauan yang tepat dan layanan konsultasi yang komprehensif, mereka berhasil mendukung siswa dan orang tua dalam menghadapi tantangan pembelajaran daring, sekaligus memastikan proses belajar tetap berjalan lancar dan efektif, ungkap Sukayono.














