Banner Media 2026 LUWU UNGUL BERKARAKTER DAN BERBASIS AGRIBISNIS
News  

Acara Refleksi 80 THN Indonesia Merdeka Dalam Vingkai Keberagaman Dan Kerukunan Dikabupaten Mamasa

FAKTADELIK.COM, MAMASA  – Acara Refleksi 80 THN Indonesia Merdeka dalam bingkai keberagaman dan kerukunan di Kabupaten mamasa bertempat di Aula Mini Bupati Mamasa Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa,senin ( 15/09/2025 )

berlangsung acara refleksi 80 THN Indonesia Merdeka dalam bingkai keberagaman dan kerukunan Oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB Kab.Mamasa) yang di hadiri ± 80 Orang

Ada yang hadir dalam acara ini: Welem Sambolangi, S.E.,M.M (Bupati Mamasa) Drs. H. Sudirman (Wakil Bupati Mamasa),Letkol Arh Edwin Hermawan S.H., M.A.P. (Dandim 1428/Mamasa),Dr. H. Adnan Nota, M.A ( Kepala Kantor Kementrian Agama,AKP Muh. Akhir Anwar, SH (Wakapolres Mamasa) ,Pangerang SB, S.H.,M.H(Kasi PAPBB Kajari Mamasa),H. Ramli Laeha, S.Ag.,M.pdi, (Kemenag Mamasa), Kompol Adnan Ansyari ( Densus 88),Abdul Hafid, S.HI.,MH (Ketua MUI Mamasa), Para Pimpinan OPD sekabupaten Mamasa,Hermanus Tandi, S.T, Ms.i (Ketua Panitia), Para Camat se Kabupaten Mamasa dan Tokoh Agama, tokoh Adat dan toko Masyarakat kabupetan mamasa

Adapun Laporan Panitia Drs. Edison tangga (Mewakili FKUB Kabupaten Mamasa) yang Intinya :
Acara ini dapat terlaksana atas dukungan dari berbagai pihak terutama Bupati Mamasa, Kami FKUB Mamasa bgtu besar komitmen dalam mendukung tugas pemerintah Kabupaten Mamasa.

” Untuk itu FKUB Kabupaten Mamasa Harus memberi contoh dalam kehidupan sehari hari dalam menjaga toleransi antar umat beragama khusnya di wilaya Mamasa”.tuturnya

Lanjut Edison Tangga Tugas kami FKUB Mamasa yaitu membangun, memelihara, dan memberdayakan kerukunan antar umat beragama di wilayah Kab.Mamasa dengan melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat, menampung aspirasi umat beragama dan masyarakat, menyalurkan aspirasi tersebut melalui rekomendasi kepada pemerintah daerah, serta menyosialisasikan peraturan perundang-undangan di bidang keagamaan untuk menjaga keharmonisan nasional. Ungkapnya

Adapun Sambutan dari Bupati Mamasa welem Sambolangi mengatakan Pada kesempatan yang sungguh luar biasa ini menyampaikan selamat atas refleksi yang kita lakukan pada hari ini dalam mengenang 80 tahun Indonesia merdeka yang akan kita refleksikan makna kemerdekaan untuk Daerah tercinta kita Kabupaten Mamasa

” Terima kasih kepada jajaran pengurus forum kerukunan umat beragama Kabupaten Mamasa yang telah mendesain kegiatan yang kita lakukan Hari ini, karena sesungguhnya ketika forum kerukunan umat beragama (FKUB) sudah bergerak dan mengambil peran di tengah-tengah masyarakat Saya sangat yakin bahwa Daerah ini akan sejuk aman dan damai’.ungkapnya

Lanjut Welem Sambolang terima kasih yang telah memberikan pencerahan memberikan ceramah memberikan khotbah-khotbah yang menyejukkan di tengah-tengah jemaat, tengah-tengah umat dan Saya yakin betul bahwa tidak ada orang-orang Mamasa yang punya niat yang jahat terhadap sesamanya

Serta tidak ada orang Mamasa yang tidak tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, ini yang menjadi harapan kita bahwa forum kerukunan umat beragama betul-betul menjadi panutan menjadi pengayom sekaligus juga menjadi mitra kritis pemerintah Daerah jadi berharap seluruh jajaran pemerintahan mulai dari Bupati sampai kepala Desa RT kita adalah mitra sekaligus juga kami berharap forum kehormatan ini akan menjadi lembaga yang mengkritisikan ketika Kami tidak bertanggung jawab untuk kesejahteraan rakyat pada masyarakat

“Mari bergandengan tangan Kita turun ke bawah memberikan pencerahan, menyampaikan informasi-informasi yang bisa menyejukkan hati Masyarakat, dan Pemerintah Kami bangga kami, berterima kasih keaktifan kehadiran itu sangat dibutuhkan di Kabupaten Mamasa.” Tuturnya

Masih Welem Sambolangi ,Mamasa adalah salah satu tempat yang sangat menjaga dan menjunjung tinggi yang namanya moderasi dan toleransi beragama memasak kemarin dari 43 kabupaten kota menerima penghargaan dari kementerian Agama Republik Indonesia bahwa Mamasa salah satu daerah yang menjaga moderasi dan toleransi beragama.

‘Pesan kami dari Pemerinta Kita rawat kita jaga keutuhan kekompakan toleransi dan moderasi beragama yang sudah terjaga selama jangan kita memberi ruang sekecil apapun kepada pihak-pihak pada orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memecah belah kita mengadu domba kita memprovokasi kita apalagi kalau kita mau di kacau balaukan, kita semua elemen harus bersatu agar Kabupaten Mamasa tetap aman dan damai seperti yang kita harapkan semua”. Ungkapnya

Adapun penyampaian Dandim 1428/ mamasa Letkol Arh Edwin Hermawan mengatakan Dari lembaga adat kami sudah merasakannya sendiri luar biasa kondisi Mamasa dari segi keamanan dibandingkan Daerah lain bisa dibilang wilayah Mamasa paling kondusif baik dari segi kontekstual keamanannya maupun suasana wilayah masyarakatnya

Lanjut Edwin Hermawan ,Kita masyarakat yang tinggal hidup di Mamasa adat budaya kita juga mengenal di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung inilah budaya Mamasa kita junjung tinggi budaya Mamasa kita pertahankan adat istiadat Mamasa tentunya sesuai dengan refleksi agama masing masing

Masih Edwin Hermawan ,Sesuai dengan amanat undang-undang juga salah satunya di undang-undang TNI bahwa kami Kodim 1428/Mamasa membantu pemerintah Daerah dalam melaksanakan tugas-tugasnya baik yang berhubungan dengan keamanan bersama dengan pihak Polres, berhubungan dengan bidang lainnya dalam pemerintahan karena kami juga instruksi vertikal yang secara hirarki juga di bawah Presiden sebagai Panglima tertinggi kami jadi sasaran kita secara global adalah negara, kebetulan Kami Kodim 1428/Mamasa jadi lingkup sasaran Kami adalah Kabupaten Mamasa. bagaimana pemerintahan di Mamasa ini berjalan aman dan sesuai apa yang diharapkan oleh masyarakat Mamasa menuju Mamase.tutupnya

Liputan : Rusdi Rdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *