Faktadelik.Com – H.Haruna MA,MBA Anggota DPR RI Komisi IX FPKB Melakukan kegiatan pada hari minggu Tanggal 16 oktober di kab Bantaeng 2022. Bersama Mitra Kerja BKKBN Komunikasi Informasi dan Edukasi Program Percepatan penurunan stunting .
Dalam kegiatan ini Kepala BKKBN Propinsi Sulawesi ibu Hj Andi Rita Mariani Mpd.diwakili oleh ibu Sitti Sulfiani s.sos Msi sekretaris BKKBN Propinsi Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya Bapak H.Haruna mendorong Agar penanganan stunting di daerah berjalan dengan baik. Dalam kegiatan ini menghimbau kepada BKKBN Propinsi bersinergi dengan pihak lain dalam mendukung program pemerintah dalam menangani masalah stunting.
BKKBN diharapkan mampu melakukan kegiatan diantaranya adalah turun langsung kelapangan dalam melihat kasus kasus yang terjadi dimasyarakat.diharapkan peran yang lebih dan Fokus oleh BKKBN dalam menajalankan program pemerintah tersebut
Pada kegiatan ini, Bapak Sitti Sulfiani s.sos M.si mengatakan, angka stunting di tanah air masih tinggi yaitu diangka 27%. Sementara presiden Joko Widodo memerintahkan BKKBN sebagai lembaga yang ditugasi mengurus kependudukan dan Keluarga Berencana, diminta untuk menekan angka stunting di tanah air di angka 14%. “Ini pesan presiden yang mesti kita capai tahun depan, yaitu 14%. Caranya ya salah satunya seperti ini, gencar mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya stunting ini. Sebab ini menyangkut generasi penerus dan masa depan bangsa.
Menurut Kepala OPD KB Kab Bantaeng Bapak Abdi Sam , stunting dapat dicegah sejak dini dengan menjaga asupan gizi ibu hamil sejak usia kehamilan nol hingga seribu hari kehidupan.Gizi yang sangat berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak.
kegiatan ini di ikuti oleh banyak lapisan masyarakat.mulai dari remaja,pelajar, tokoh masyarakat,dan pemuda serata anggota DPC PKB Kab Gowa, tokoh agama ,pemuda petani dan remaja. kegiatan ini diharapkan mampu memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat agar dapat meningkatkan taraf kesehatan Masyarakat.













